Daftar Makanan dan Minuman Penghilang Bau Mulut

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 07/09/2017 . 4 mins read
Bagikan sekarang

Punya masalah dengan bau mulut padahal Anda rajin menyikat gigi? Berarti bau mulut Anda bisa saja muncul karena makanan atau minuman yang Anda konsumsi. Beberapa makanan dan minuman tertentu dapat “mencemari” napas Anda selama beberapa jam, sehingga mulut Anda berbau tak sedap dan mengganggu orang lain. Tapi, ada juga sejumlah makanan yang bisa jadi solusi menghilangkan bau mulut.

Makanan dan minuman yang biasanya menjadi penyebab bau mulut

Seperti dikutip WebMD, ada beberapa makanan dan minuman penyebab bau mulut, yaitu:

1. Bawang putih dan bawang bombay

Lisa Harper Mallonee, MPH, RD, profesor di Texas A&M Health Science Center Baylor College of Dentistry, mengatakan kedua bahan makanan tersebut merupakan daftar teratas penyebab bau mulut atau halitosis.

“Ini dikarenakan senyawa sulfur dalam kedua bawang tersebut masih tertinggal di dalam mulut Anda dan diserap ke dalam aliran darah, kemudian dikeluarkan ketika Anda mengeluarkan napas,” ujar Lisa.

2. Kopi dan alkohol

Ketika Anda minum kopi dan alkohol, Anda akan menciptakan lingkungan yang baik untuk pertumbuhan bakteri di mulut. Kopi dan alkohol juga dapat mengeringkan mulut dengan mengurangi aliran saliva dan membuat bakteri penyebab bau tinggal lebih lama.

Makanan dan minuman yang bisa menghilangkan bau mulut

Untuk menghilangkan bau mulut, Anda tidak hanya harus mengurangi atau menghindari makanan dan minuman penyebab mulut Anda berbau. Ada beberapa makanan dan minuman yang bisa Anda konsumsi untuk menghilangkan dan mencegah bau di mulut Anda. Apa saja?

1. Keju dan yogurt

Julie Linzel, ahli kebersihan gigi di Charlottetown, Kanada mengatakan kepada besthealthmag.ca, Anda bisa memakan sepotong keju setelah makan untuk menetralisir beberapa asam makanan yang dapat tertinggal di gigi dan membuat mulut Anda bau.

Linzel menambahkan, yogurt tanpa gula juga dapat membantu. Sebuah studi kecil di Jepang menemukan bahwa orang yang mulutnya bau dapat berkurang baunya setelah memakan yogurt dua kali sehari. Ini dikarenakan yogurt mengurangi kadar hidrogen sulfida, senyawa yang dapat menyebabkan bau mulut.

2. Air putih

Juru bicara untuk Academy of Nutrition and Dietetics, Amy Jamieson-Petonic mengatakan kepada Huffingtonpost, hidrasi yang teratur dapat membuat aroma napas Anda lebih baik. Ini karena air putih melembapkan mulut dan tenggorokan, serta membersihkan bakteri penyebab bau mulut dan sisa-sisa makanan.

Meminum air putih dapat meningkatkan produksi saliva, yang bekerja konstan sebagai agen pembersih dan menghilangkan zat penyebab bau dalam makanan dan minuman.

3. Permen karet bebas gula

Camilan yang dapat meningkatkan aliran saliva dalam mulut Anda, seperti permen karet bebas gula, akan mengurangi bau di mulut Anda. Linzel mengatakan, rasa mint dapat menutupi bau tak sedap di mulut. Lain lagi dengan cinnamon, ia dapat menghentikan bau di sumber baunya.

4. Makanan kaya vitamin C

Makan makanan yang kaya vitamin C, seperti paprika merah dan brokoli, adalah salah satu cara menghilangan bau mulut. Vitamin C membuat lingkungan jadi tidak nyaman untuk bakteri penyebab bau mulut. Ketika dimakan mentah, mereka lebih ampuh melawan bakteri yang membuat mulut Anda bau. Karena lebih renyah dan dapat menimbulkan abrasi, makanan tersebut dapat melepas sisa-sisa makanan yang masih menempel atau bersembunyi di gigi.

5. Apel

Buah renyah seperti apel, yang juga kaya akan serat adalah cara praktis menghilangkan bau mulut. Mengunyah apel dapat membuat mulut memproduksi lebih banyak saliva. Apel dapat membantu mengurangi plak dan sisa-sia makanan di gigi, yang biasanya jadi sumber bakteri penyebab mulut Anda berbau.

6. Teh hijau

Flavonoid merupakan antioksidan yang baik untuk Anda. Ia ditemukan pada sayuran dan teh hijau. Amy mengatakan, teh hijau sangat berguna untuk mengusir senyawa sulfur penyebab bau, dan bakteri yang ada di dalam mulut Anda, sehingga efektif untuk menghilangkan bau mulut.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"

Yang juga perlu Anda baca

Sudah Benarkah Cara Cuci Tangan Anda?

Cuci tangan bukan sekadar gosok, bilas, dan keringkan. Ada cara cuci tangan yang baik untuk benar-benar efektif bunuh kuman.

Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Hidup Sehat, Tips Sehat 22/06/2020 . 4 mins read

Apakah Anda Termasuk Orang yang Cukup Bersih? Cek Dulu di Sini!

Selama ini Anda sudah mahir menjaga kebersihan diri atau belum? Ini dia tips-tips supaya tubuh selalu bersih dan bebas dari penyakit.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Hidup Sehat, Tips Sehat 22/06/2020 . 5 mins read

4 Penyebab Kanker Kembali Lagi Setelah Sembuh

Setelah melakukan pengobatan yang cukup panjang dan kanker dinyatakan sembuh, rasanya sangat melegakan. Namun, bagaimana kalau kanker kembali muncul?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Rizki Pratiwi
Hidup Sehat, Tips Sehat 21/06/2020 . 6 mins read

9 Makanan yang Ampuh Mengusir Perut Kembung

Perut kembung atau begah pasti sangat mengganggu. Untuk segera meredakan rasa tidak nyaman, siapkan berbagai makanan berikut untuk mengusir perut kembung.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hidup Sehat, Tips Sehat 20/06/2020 . 6 mins read

Direkomendasikan untuk Anda

gejala penyakit yang diacuhkan

8 Gejala Penyakit Berbahaya yang Sering Anda Abaikan

Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 03/07/2020 . 4 mins read
mengatasi mimpi buruk

Sering Mimpi Buruk? Ini Cara Mengatasinya

Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 02/07/2020 . 5 mins read
mitos fakta cacingan

Mengungkap Mitos dan Fakta Seputar Masalah Cacingan

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Willyson Eveiro
Dipublikasikan tanggal: 29/06/2020 . 5 mins read
kacang almond

Khasiat Mujarab Kacang Almond untuk Penderita Hipertensi

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 25/06/2020 . 5 mins read