4 Gejala Pada Bibir yang Bisa Jadi Tanda Penyakit Tertentu

Oleh

Tampilan bibir yang halus dan merah merona adalah dambaan semua wanita. Bibir bisa menjadi daya tarik seorang wanita, sehingga banyak wanita yang sangat memerhatikan penampilan bibir, entah itu memolesnya dengan pelembap sampai berbagai macam warna lipstik. Tapi tahukah Anda, terkadang tampilan dan warna bibir merupakan tanda bahwa Anda mengalami suatu kondisi kesehatan tertentu? Simak beberapa jenis tampilan dan warna bibir yang mungkin saja Anda alami.

1. Warna bibir berubah menjadi gelap

Salah satu alasan yang membuat warna bibir Anda berubah adalah kebiasaan merokok. Rokok memiliki berbagai jenis bahan kimia berbahaya yang dapat mengubah warna bibir Anda menjadi hitam. Namun jika Anda tidak merokok dan warna bibir menghitam, maka menandakan bahwa Anda mengalami:

  • Anemia adalah kondisi kesehatan yang terjadi akibat kekurangan hemoglobin di dalam tubuh. Sementara hemoglobin berperan dalam memberikan warna merah pada permukaan tubuh, termasuk bibir.  
  • Keracunan berbagai logam yang terkandung dalam kosmetik. Anda harus memerhatikan dengan benar kualitas kosmetik yang Anda gunakan, karena bisa saja di dalam kosmetik tersebut terkandung zat yang berbahaya bagi kesehatan
  • Hiperpigmentasi, terjadi akibat terlalu sering dan lama terpapar sinar matahari. Oleh karena itu lebih baik menggunakan tabir surya khusus bibir untuk mencegah hal ini terjadi.

2. Bibir pecah-pecah

Jangan remehkan kondisi bibir yang sering pecah-pecah, terkadang penyebabnya bukan hanya karena Anda kurang minum atau tidak memakai pelembap pada bibir. Beberapa kondisi kesehatan yang cukup serius juga ditandai dengan bibir yang pecah-pecah, seperti:

  • Pellagra, yaitu kondisi kesehatan yang terjadi akibat kekurangan vitamin B3 atau niasin. Biasanya, gejala yang muncul ketika seseorang mengalami pellagra adalah diare, masalah pada lidah, bibir kering, dan masalah kulit – memerah atau gatal. Pellagra disebabkan oleh kurangnya mengonsumsi makanan yang mengandung vitamin B3 atau mengalami penyakit infeksi lain seperti peradangan pada usus, sehingga penyerapan vitamin B3 terganggu.
  • Angular cheilitis, merupakan penyakit yang sering menyerang bibir yang ditandai oleh bibir yang pecah-pecah hingga lecet serta produksi air liur berkurang. Menggunakan lipbalm atau pelembap bibir dapat membantu mengatasi gejala bibir pecah yang Anda alami.

3. Bibir membesar dan bengkak

Penyebab utama dari bibir yang bengkak adalah alergi terhadap sesuatu, entah itu makanan, kosmetik, binatang, mengonsumsi obat-obatan, atau hal lain yang pernah berkontak langsung dengan bibir Anda. Namun, terkadang bibir bengkak disebabkan oleh infeksi atau peradangan yang terjadi. Beberapa jenis makanan yang mungkin membuat Anda alergi kemudian menyebabkan bibir bengkak adalah:

  • Kacang-kacangan
  • Kerang
  • Putih telur
  • Berbagai produk susu

4. Bibir yang asalnya merona berubah jadi pucat

Bibir pucat bisa saja menandakan Anda mengalami beberapa masalah kesehatan seperti:

  • Anemia
  • Adanya masalah pada jantung dan pembuluh darah
  • Memiliki kadar gula darah yang rendah atau mengalami hipoglikemia

Jika Anda mengalami beberapa kondisi tersebut, tidak hanya bibir saja yang akan terlihat pucat, tetapi hampir semua permukaan kulit akan mendapati hal yang sama. Lebih baik untuk memeriksakan diri ke dokter apabila gejala ini terus berlanjut dalam beberapa hari.

Baca Juga:

Share now :

Direview tanggal: Maret 17, 2017 | Terakhir Diedit: September 6, 2017

Sumber
Yang juga perlu Anda baca