Bagaimana Video Porno Bisa Merusak Otak Anda?

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 06/09/2017 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Semakin mudahnya mengakses konten pornografi dapat membawa dampak negatif secara psikologis dan perilaku seseorang. Tidak terhitung hasil kriminal pemerkosaan yang terjadi karena konten pornografi yang tersebar melalui internet. Ada satu pernyataan menarik dari salah satu mantan Menteri Komunikasi dan Informasi yang mengatakan bahwa konten pornografi  membawa dampak buruk pada kesehatan pengakses. Bagaimana video porno bisa merusak otak? Simak ulasannya.

Bagaimana video porno bisa merusak otak?

Dari total pencarian dengan semua keyword di internet, 25 persen di antaranya atau sekitar 68 juta setiap harinya berhubungan dengan pornografi.  Hal tersebut dapat dijadikan acuan pernyataan bahwa manusia di era internet sangat mudah atau juga bahkan sudah menjadi seorang pecandu konten porno di internet.

Sebuah penelitian mengungkapkan, bahwa menonton film porno dapat berdampak buruk bagi kesehatan otak. Para peneliti di Jerman menemukan, terlalu sering atau secara teratur menonton film atau video porno dapat membuat volume otak di daerah striatum mengalami penyusutan. Striatum merupakan daerah di otak yang berkaitan dengan motivasi.

Ketika menonton film porno, produksi dopamin akan meningkat sehingga membuat suasana hati bahagia. Akan tetapi, jika terlalu sering justru dapat menurunkan sensitifitas otak terhadap rangsangan seksual.

Otak akhirnya membutuhkan lebih banyak dopamin untuk bisa terangsang secara seksual. Dengan begitu, seseorang pun akan memiliki keinginan lebih banyak untuk menonton film porno.

Penelitian yang membuktikan kerusakan otak akibat pornografi

Menurut penelitian yang dipublikasikan di JAMA Psychiatry tahun 2014, menonton pornografi secara teratur dapat menumpulkan respon terhadap rangsangan seksual dari waktu ke waktu.

Sementara itu, menurut sebuah penelitian tahun 2011 yang diterbitkan dalam Psychology Today, jika terlalu sering menonton film porno, pria atau wanita akan membutuhkan pengalaman seksual yang lebih ekstrem untuk bisa terangsang.

Mereka akan sulit terangsang jika hanya melakukan hubungan seksual biasa. Peneliti menyimpulkan, pornografi dapat menciptakan generasi muda yang putus asa di kamar tidur.

Ahli Bedah Otak dari AS, Dr. Donald Hilton Jr, mengatakan bahwa pornografi sesungguhnya merupakan penyakit, karena dapat mengubah struktur dan fungsi otak, atau dengan kata lain merusak otak.

Terjadi perubahan fisiologis ketika seseorang memasukkan gambar-gambar pornografi lewat mata ke otaknya. Dr. Mark Kastelmen memberi nama pornografi sebagai visual cocain atau narkoba lewat mata. Bagian otak yang paling dirusak adalah pre frontal cortex (PFC) yang membuat seseorang sulit membuat perencanaan, mengendalikan hawa nafsu dan emosi, serta mengambil keputusan dan berbagai peran eksekutif otak sebagai pengendali impuls-impuls.

Kerusakan otak pecandu pornografi lebih parah dibandingkan dengan pencandu narkoba

Bila kecanduan narkoba mampu merusak tiga bagian otak, maka penggunaan materi pornografi yang berketerusan atau kecanduan mampu merusak lima bagian otak. Dalam sebuah penelitian, seorang peneliti mengatakan bahwa lebih susah untuk menghilangkan kecanduan konten pornografi (khususnya yang dari internet), dibandingkan kecanduan narkoba.

Ketika seseorang telah menjadi pecandu konten pornografi, maka ada satu protein yang terbentuk alami di dalam tubuh yaitu yang disebut dengan DeltaFosB. Akumulasi dari DeltaFosB ini akhirnya memicu perubahan dalam otak secara perlahan-lahan.

Pernyataan serupa juga datang dari seorang ahli saraf dari Universitas California, Dr. Gary Lynch yang mengatakan bahwa ketika adegan porno ditangkap oleh mata manusia, maka secara otomatis akan direspon dan diteruskan ke dalam lapisan struktur dalam otak.

Hanya melihat konten atau video porno dalam waktu setengah detik saja, maka dalam waktu lima sampai sepuluh menit akan menghasilkan perubahan struktural yang dapat merusak otak. Hal inilah yang menyebabkan video porno bisa merusak otak.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

4 Penyebab Sakit Kepala Saat Puasa dan Cara Mengatasinya

Sakit kepala saat puasa tentu sangat mengganggu. Nah, kira-kira apa penyebabnya dan bagaimana cara mengatasinya? Ini dia jawabannya!

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hari Raya, Ramadan 27/04/2020 . Waktu baca 4 menit

Meningitis (Radang Selaput Otak)

Meningitis adalah peradangan pada selaput otak dan sumsum tulang belakang (meninges). Bagaimana gejala dan cara mengobatinya?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fajarina Nurin
Penyakit A-Z, Kesehatan A-Z 09/04/2020 . Waktu baca 9 menit

Revenge Porn, Balas Dendam Ketika Hubungan Cinta Kandas

Pornografi balas dendam atau revenge porn yang banyak dialami oleh kalangan remaja dan perempuan masih menjadi hal yang memprihatinkan.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Hidup Sehat, Seks & Asmara 30/03/2020 . Waktu baca 6 menit

Benarkah Pil KB Bisa Mengubah Bentuk Otak?

Akhir tahun ini, sebuah penelitian menyebutkan bahwa pil KB bisa mengubah bentuk otak. Benarkah demikian dan apa saja dampak yang mungkin muncul?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Kontrasepsi, Seks & Asmara 23/12/2019 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

akibat jarang minum air putih

Ini Akibatnya Jika Anda Jarang Minum Air Putih

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Dipublikasikan tanggal: 23/06/2020 . Waktu baca 5 menit
buah untuk alzheimer

Rutin Makan Buah Bermanfaat Menurunkan Risiko Penyakit Alzheimer

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 27/05/2020 . Waktu baca 4 menit
diet rendah karbohidrat mencegah penuaan otak

Diet Rendah Karbohidrat Bisa Memperlambat Penuaan pada Otak

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Dipublikasikan tanggal: 16/05/2020 . Waktu baca 5 menit
marah saat lapar

Kenapa Kita Mudah Marah Saat Sedang Lapar?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 10/05/2020 . Waktu baca 4 menit