Benarkah Rebahan di Lantai Bisa Menyembuhkan Nyeri Punggung?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 15 Oktober 2020 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Anda selama ini mungkin sering dilarang orangtua untuk rebahan di lantai karena takut bikin masuk angin. Namun nyatanya, tidur di lantai bisa jadi cara yang efektif nan murah meriah untuk meredakan nyeri punggung.

Tidur di lantai bantu mengatasi nyeri punggung

Mengutip Women’s Health, Jennifer L. Solomon, M.D., seorang ahli fisioterapi di Hospital for Special Surgery New York, Amerika Serikat, mengatakan bahwa rebahan di lantai dapat menjadi solusi jangka pendek untuk meredakan nyeri punggung.

Nyeri punggung pada umumnya disebabkan oleh postur tubuh yang buruk atau kurang gerak. Kebiasaan ini akan terus memberi tekanan besar pada tulang belakang, otot, dan sendi yang akan sehingga mengubah lekukan normal pada tulang belakang. Akibatnya, muncullah rasa sakit dan nyeri di daerah punggung Anda.

Nah, rebahan di atas permukaan lantai yang rata dan keras diyakini dapat membantu memperbaiki keselarasan tulang belakang.

Meski begitu, cara ini mungkin dapat membawa efek berbeda pada tiap orang, tutur Jennifer. Beberapa orang mungkin bisa merasa lebih nyaman dengan tidur di lantai, sementara yang lainnya menganggap tidur di atas kasur yang empuk lebih manjur meredakan rasa sakit mereka.

Cara terbaik untuk memutuskan mana permukaan tidur yang tepat untuk mengatasi nyeri punggung Anda adalah dengan mencobanya sendiri. Dengan begitu Anda akan mengetahui mana yang terbaik untuk tulang Anda.

Tips tidur di lantai untuk meredakan nyeri punggung

Tidur di lantai adalah cara yang baik untuk membantu meregangkan otot dan persendian di punggung Anda.

Berikut adalah beberapa kiat sederhana untuk mendapatkan hasil yang maksimal jika Anda ingin mencoba berbaring di lantai demi menyembuhkan punggung Anda:

  • Pilih permukaan lantai yang benar-benar datar.
  • Berbaring dengan kedua kaki diluruskan. Jika tidak bisa, letakkan bantal di bawah lutut Anda.
  • Rentangkan kedua tangan ke samping dengan telapak tangan mengarah ke atas
  • Tutup mata Anda dan fokus pada semua kontak tubuh ke lantai
  • Tarik dan hembuskan napas dalam, lambat-lambat.
  • Habiskan lima hingga tujuh menit dalam posisi ini.

Nyeri punggung tidak bisa sembuh hanya dengan rebahan

Jika Anda merasa kurang nyaman tidur di lantai, Anda boleh tidur berbaring telentang di kasur dengan meletakkan bantal di belakang lutut untuk mencapai keselarasan tulang belakang yang tepat. Atau jika Anda lebih suka tidur menyamping, selipkan guling di antara kedua lutut Anda.

Saat tidur malam, jangan pakai bantal kepala yang terlalu tinggi karena ini dapat menyebabkan sakit leher yang menjalar ke punggung. Selain itu, jangan tidur tengkurap demi menghindari tekanan berlebih pada punggung Anda.

Namun, lokasi dan posisi tidur Anda bukan satu-satunya hal yang memengaruhi tulang belakang Anda.

“Tidak ada satu obat mujarab untuk menyingkirkan nyeri punggung sekali untuk selamanya,” kata Jennifer. “Kebiasaan tidur hanyalah salah satu dari banyak aspek lainnya.”

Menurutnya, kesehatan tulang belakang juga ditentukan oleh seberapa rutin Anda berolahraga, seberapa baik Anda makan, dan bagaimana Anda mengelola stres sehari-hari.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

6 Efek Samping Aromaterapi yang Harus Diwaspadai

Terlepas manfaatnya bagi tubuh, romaterapi ternyata menyimpan efek buruk yang dapat merugikan kesehatan. Simak efek samping aromaterapi berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Hidup Sehat, Fakta Unik 6 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit

7 Komplikasi Asam Urat yang Berbahaya untuk Kesehatan dan Perlu Diwaspadai

Asam urat Anda sering kambuh? Yuk, segera obati. Jika tidak, hal ini bisa memicu komplikasi akibat asam urat yang bahaya bagi tubuh. Apa saja itu?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Arthritis (Radang Sendi), Kesehatan Muskuloskeletal 6 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit

Jangan Salah, Kenali Perbedaan antara Rematik dan Asam Urat

Rematik dan asam urat adalah dua penyakit beda, yang sama-sama bikin nyeri sendi. Apa saja perbedaan asam urat dan rematik?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Arthritis (Radang Sendi), Kesehatan Muskuloskeletal 6 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit

4 Jenis Suplemen dan Vitamin Penambah Darah untuk Anemia

Salah satu cara mengatasi masalah anemia adalah dengan mengonsumsi vitamin dan suplemen penambah darah. Apa saja vitamin untuk kurang darah?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fajarina Nurin
Anemia, Penyakit Kelainan Darah 2 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

apa itu intuisi

Dari Mana Datangnya Intuisi? Dan Kenapa Harus Kita Turuti?

Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 13 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit
bra kawat

Mana yang Lebih Sehat Buat Payudara: Bra Biasa Atau Berkawat?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 13 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit
eksim kering dan eksim basah

Apa Bedanya Eksim Basah dan Eksim Kering?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 8 Oktober 2020 . Waktu baca 7 menit
penyebab telinga gatal

5 Penyebab Telinga Gatal dan Cara Mengobatinya

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 7 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit