Ternyata Benar, Tersenyum Bisa Bikin Bahagia. Ini Penjelasan Medisnya

Oleh

Tanggal update September 6, 2017
Bagikan sekarang

Dalam agama, senyum dianggap sebagai ibadah. Dan kata orang, murah senyum bikin bahagia. Lalu apakah benar senyum bikin bahagia? Bagaimana pandangannya dalam ilmu sains? Apa yang terjadi pada otak jika Anda sering senyum? Kabar baiknya, senyum ternyata benar memiliki pengaruh terhadap cara kerja otak Anda

Senyuman itu menular

Senyum disebut-sebut bisa ditularkan. Ya, pernyataan klasik ini mungkin sering Anda dengar dari orangtua Anda di rumah atau ibu guru ketika Anda masih duduk di bangku sekolah dasar. Tetapi memang ternyata menular.

Coba saja Anda perhatikan jika ada orang yang senyum kepada Anda – entah itu disengaja atau pun tidak – pasti Anda juga akan membalas senyumannya. Pada saat itu bisa dibilang Anda “tertular” senyuman dari orang yang memberikan senyumannya pada Anda. Tanpa Anda sadari, mulai dari senyuman yang Anda lakukan itu, dari sana kebahagiaan Anda mulai terbentuk.

Sebenarnya, senyum dianggap bisa menular diakibatkan oleh rangsangan saraf yang secara otomatis muncul ketika seseorang melihat orang lain senyum. Saraf yang terangsang tersebut akan memberikan sinyal pada otot muka untuk membentuk senyuman di wajah Anda.

Senyum bisa mempengaruhi cara kerja otak

Apakah Anda pernah mencoba menahan pensil dengan gigi Anda? Beberapa penelitian menyatakan bahwa kegiatan tersebut membuat otot-otot di sekitar mulut dan wajah menjadi berkontraksi, dan dapat membuat Anda senang. Tapi, Anda tidak perlu susah-susah melakukan hal tersebut. Mudah saja, karena kegiatan tersebut sama dengan ketika Anda tersenyum.

Tanpa Anda ketahui, sebenarnya ada pesta yang sedang terjadi di dalam otak Anda, apabila Anda sedang tersenyum – tak peduli senyum yang menular atau tidak. Ya, otak akan secara alami mengaktifkan pusat saraf yang mengatur emosi manusia dan rasa kebahagiaan.

Begini mulanya: senyum akan mengaktifkan pelepasan neuropeptida – yaitu molekul kecil yang menjadi perantara antar-sel saraf agar bisa berkomunikasi – untuk menghilangkan stres. Tidak hanya stres, neuropeptida juga menjadi jembatan emosi dan perasaan yang Anda rasakan. Lewat semua neuropeptida tersebut, semua organ tubuh akan tahu jika terjadi perubahan suasana hati, entah itu sedih, marah, atau bersemangat.

Kemudian, seiring dengan Anda tersenyum hormon dopamin, serotonin, serta endorfin – yang disebut sebagai hormon bahagia – juga dilepaskan. Pelepasan ini mengakibatkan denyut jantung menurun, tubuh menjadi rileks, dan menurunkan tekanan darah. Selain itu, endorfin juga dikenal sebagai pereda nyeri alam yang tubuh miliki dan tidak ada efek samping apapun jika kadarnya meningkat.

Tidak hanya sampai di situ saja, serototnin diketahui sebagai obat anti depresan yang ampuh mengobati rasa stres dan depresi Anda. Dan tetap, zat tersebut merupakan zat alami yang tubuh Anda hasilkan sendiri.

Senyum juga berpengaruh positif terhadap penampilan

Salah satu alasan mengapa senyum bikin bahagia adalah senyum dapat mengubah penampilan Anda di depan umum menjadi lebih baik. Tidak percaya? Sebuah penelitian dari daerah Skotlandia bahkan telah membuktikannya.

Dalam penelitian tersebut para peneliti menemukan bahwa laki-laki atau wanita akan lebih tertarik jika melihat seseorang yang tersenyum dibandingkan dengan ekspresi wajah lainnya. Bahkan hampir semua responden tersenyum balik apabila melihat orang lain tersenyum. Hal ini kembali lagi ke pernyataan bahwa senyum dapat menular dan ditularkan.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

7 Cara Menjaga Tubuh Agar Tetap Fit Saat Puasa

Jangan sampai karena puasa Anda jadi lemas, lesu, dan mudah sakit. Simak rutinitas yang bisa dilakukan agar tetap fit saat puasa.

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh Risky Candra Swari
Hari Raya, Ramadan Mei 9, 2020

Kenapa Kita Sering Ngantuk Saat Puasa?

Penelitian menunjukkan bahwa pukul 14.00 sampai 16.00 adalah waktunya kantuk menyerang saat kita berpuasa. Kenapa sering ngantuk saat puasa?

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh dr. Angga Maulana
Hari Raya, Ramadan Mei 7, 2020

4 Tips Mencegah Maag Kambuh Saat Puasa

Puasa menjadi tantangan tersendiri untuk Anda yang memiliki maag. Namun, jangan khawatir, berikut tips-tips mencegah maag saat puasa.

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh Novita Joseph
Hari Raya, Ramadan Mei 7, 2020

5 Tips Lancar Puasa Bagi Anda yang Punya Tekanan Darah Tinggi

Punya masalah hipertensi alias tekanan darah tinggi saat puasa tentu memberikan tantangan sendiri. Agar puasa tetap lancar, ikuti tips ampuhnya berikut ini!

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh Adelia Marista Safitri
Hari Raya, Ramadan Mei 4, 2020

Direkomendasikan untuk Anda

5 Penyebab Mulut Anda Terasa Pahit Saat Puasa

5 Penyebab Mulut Anda Terasa Pahit Saat Puasa

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh Ajeng Quamila
Tanggal tayang Mei 19, 2020
Rutin Minum Madu Saat Sahur Bisa Memberikan 5 Kebaikan Ini

Rutin Minum Madu Saat Sahur Bisa Memberikan 5 Kebaikan Ini

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh Karinta Ariani Setiaputri
Tanggal tayang Mei 17, 2020
3 Buah Selain Kurma yang Baik untuk Berbuka Puasa

3 Buah Selain Kurma yang Baik untuk Berbuka Puasa

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh Monika Nanda
Tanggal tayang Mei 14, 2020
5 Fungsi Antiseptik Cair Selain untuk Mandi

5 Fungsi Antiseptik Cair Selain untuk Mandi

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh Willyson Eveiro
Tanggal tayang Mei 12, 2020