Semua yang Harus Anda Ketahui Tentang Penyakit Mata Ikan

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum

Penyakit mata ikan bisa muncul di mana saja. Walaupun seringnya di telapak kaki, penyakit ini juga bisa muncul di bagian tubuh lain, seperti telapak tangan, jari, bahkan wajah. Ternyata, mata ikan di kaki sifatnya menular, lho. Cari tahu semua hal tentang penyakit ini termasuk obat mata ikan, cara menghilangkannya, serta cara pencegahannya dalam artikel ini. 

Sekilas tentang penyakit mata ikan

Mata ikan adalah benjolan keras dan kasar yang biasanya muncul di tempat yang sering mendapatkan tekanan berulang, seperti di bagian atas telapak kaki, jari kaki, antarjari kaki, maupun samping telapak kaki. Tekanan yang berulang juga dapat menyebabkan penyakit ini tumbuh ke dalam, di bawah lapisan kulit yang keras dan tebal seperti kapalan.

Namun berbeda dengan kapalan, penyakit ini lebih kecil dan memiliki bagian tengah yang keras dikelilingi oleh kulit yang meradang. Selain itu, mata ikan di kaki juga terasa menyakitkan jika disentuh. Sementara kapalan jarang sekali menyakitkan dan biasanya memiliki ukuran yang lebih besar.

Siapa pun dapat mengalami penyakit ini. Namun, ada beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko seseorang terkena penyakit mata ikan, di antaranya:

  • Anak-anak dan remaja
  • Orang dengan sistem kekebalan tubuh lemah
  • Pernah mengalami penyakit ini sebelumnya
  • Kebiasaan berjalan kaki tanpa alas
  • Memiliki kaki pecah-pecah
  • Sering memakai sepatu yang kekecilan atau kelonggaran
  • Tidak menggunakan kaus kaki
  • Hammertoe, yaitu kelainan pada jari kaki yang bengkon dan berbentuk seperti cakar
  • Bunions, benjolan tulang abnormal yang terbentuk pada sendi di pangkal jempol kaki Anda
  • Kelainan bentuk kaki lainnya

Dalam banyak kasus, mata ikan di kaki bukanlah suatu penyakit yang serius. Meski begitu, jika tidak ditangani dengan baik, kondisi ini dapat menyebabkan rasa tidak nyaman atau nyeri ketika Anda ingin melakukan aktivitas sehari-hari.

Jenis-jenis mata ikan di kaki

Kondisi ini dibagi menjadi dua jenis, yaitu:

1. Heloma durums

Ini adalah jenis yang paling umum dialami banyak orang. Jika Anda sering memakai sepatu kekecilan sehingga membuat jari-jari kaki melengkung di dalam sepatu, hal tersebut dapat menyebabkan mata ikan di kaki jadi keras.

Selain itu, ujung jari yang menekuk juga memberikan tekanan pada alas sepatu, sehingga mata ikan di kaki bisa timbul untuk melindungi jaringan bawah kulit.

2. Heloma molles

Kondisi ini terjadi ketika ujung tulang kaki Anda yang terlalu lebar membuat gesekan di antara jari kaki. Meski begitu, orang-orang yang memiliki jari kaki normal juga dapat mengalami kondisi ini.

Penyakit mata ikan di kaki jenis ini cenderung berwarna keputihan dengan tekstur yang lebih kenyal. Biasanya kondisi ini lebih sering terjadi di antara jari-jari kaki, di area kulit yang basah dan berkeringat.

Penyakit mata ikan disebabkan oleh virus penyebab penyakit kelamin

Penyakit ini termasuk gangguan kesehatan kulit yang disebabkan oleh infeksi HPV (Human papillomavirus). Ya, benar, HPV adalah virus yang dapat menyerang kelamin, dan merupakan penyebab paling sering dari kanker serviks.

Akan tetapi, HPV sendiri memiliki banyak sekali jenis. Jenis HPV yang menyerang kulit dan jenis yang menyerang kelamin adalah tipe yang berbeda. Jadi, kena kutil di kaki atau tangan tidak menyebabkan kanker serviks seperti kutil di kelamin.

Anda dapat terinfeksi virus tersebut melalui goresan kecil, luka, atau di lingkungan yang hangat dan lembap, seperti di lantai kamar mandi. Anda juga dapat terkena virus kutil melalui kontak langsung dengan orang yang terinfeksi. Setelah masuk ke dalam kulit, virus dapat tumbuh dan menyebar serta merangsang pertumbuhan sel yang cepat di permukaan kulit.

Penyakit ini bisa muncul di mana saja, bukan hanya di telapak kaki

Meski sangat sering muncul di telapak kaki atau telapak tangan, penyakit mata ikan ini dapat muncul di kulit bagian tubuh mana pun. Biasanya nama sebutannya pun berbeda-beda, bergantung tempat di mana penyakit ini dapat muncul.

Penyakit ini secara umum disebut verruca vulgaris. Jika muncul di bagian telapak, disebut verruca plantaris, pada wajah disebut verruca plana.

Faktor yang turut berperan adalah banyaknya keringat sehingga daerah kulit menjadi sangat lembap. Lingkungan yang lembap akan menjadi sarang pertumbuhan virus dan bakteri. Maka, tidak heran jika penyakit ini sering muncul di daerah telapak kaki mengingat kaki merupakan daerah yang sering berkeringat.

mata ikan di kaki

Bagaimana penyakit ini ditularkan?

Penularan penyakit mata ikan ini lebih mungkin terjadi jika lapisan kulit terluar rusak, seperti pada kulit yang lecet, bekas garukan, kulit kering, dan sebagainya. Penularan penyakit ini juga dapat terjadi melalui sentuhan langsung dengan kulit atau bagian tubuh yang sedang terinfeksi penyakit ini.

Namun, penularan secara tidak langsung juga masih mungkin terjadi. HPV sendiri dapat bertahan dalam suhu kering, suhu dingin, dan dapat bertahan cukup lama di permukaan benda mati.

Jadi, menyentuh barang yang telah bersentuhan dengan seseorang yang terinfeksi, misalnya karena saling pinjam handuk, akan meningkatkan risiko Anda terkena penyakit ini pula. 

Selain hal-hal yang disebutkan di atas, penyakit mata ikan juga dapat menular ke diri sendiri. Maksudnya, penyakit ini bisa menyebar ke bagian tubuh lain jika Anda melakukan kontak langsung di area pertama terinfeksi.

Bagaimana cara ampuh menghilangkan mata ikan di kaki?

Pada awalnya penyakit ini mungkin tidak terasa menyakitkan dan umumnya dapat hilang tanpa harus melakukan operasi mata ikan. Namun, jika dibiarkan terus-menerus penyakit ini bisa sangat menyakitkan sehingga terkadang membutuhkan berbagai pengobatan untuk menghilangkan mata ikan. Berikut ini beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk mengobati mata ikan di kaki, di antaranya:

1. Pakai obat mata ikan yang dijual bebas di apotek

Anda dapat mengobati mata ikan sendiri di rumah dengan menggunakan obat mata ikan yang tersedia di apotek. Berbagai obat mata ikan yang dijual di apotek atau toko obat tersedia dalam bentuk cair, gel, pad, atau plester. Biasanya, obat mata ikan ini mengandung asam salisilat.

Asam salisilat dapat melembutkan lapisan kulit mati sehingga lebih mudah dihilangkan. Hal yang paling penting, obat mata ikan satu ini tergolong ringan dan tidak menyebabkan rasa sakit.

Salah satu obat mata ikan yang bisa Anda gunakan untuk mengobati mata ikan adalah plester mata ikan. Ini merupakan cincin karet tebal yang memiliki permukaan perekat dan mengandung asam salisilat. Plester ini akan menarik kulit yang terinfeksi, sehingga dapat menghilangkan mata ikan.

Pada beberapa kasus, plester ini dapat menyebabkan pengerasan kulit yang lebih tipis di sekitar kulit yang terinfeksi. Itu sebabnya, pastikan Anda selalu baca petunjuk pemakaian sebelum menggunakan obat-obatan untuk mengobati mata ikan agar proses menghilangkan mata ikan dapat berlangsung secara optimal.

Jika mata ikan di kaki Anda tidak kunjung sembuh juga, sebaiknya segera periksakan ke dokter agar kondisi Anda tidak tambah parah.

2. Berobat ke dokter

Melakukan konsultasi ke dokter merupakan cara tepat untuk mengobati mata ikan yang sedang Anda alami. Anda harus menghubungi dokter jika mengalami salah satu gejala berikut:

  • Area yang terinfeksi terasa menyakitkan atau adanya perubahan pada penampakan atau warnanya.
  • Anda juga memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah karena obat supresan-imun, HIV/AIDS, diabetes atau gangguan sistem kekebalan tubuh lainnya.
  • Anda memiliki kutil di wajah atau bagian tubuh yang sensitif lainnya (misal alat kelamin, mulut, lubang hidung).

Dokter Anda akan memeriksa kulit yang terinfeksi secara saksama sekaligus memeriksa ada tidaknya bintik-bintik kecil yang gelap (gumpalan pembuluh darah kecil). Jika diperlukan, dokter juga akan mengambil sampel kulit untuk dianalisis lebih lanjut.

3. Menggunakan batu apung

Batu apung merupakan obat alami penyakit mata ikan. Sebab, batu apung dapat menghilangkan kulit mati serta mengempeskan kulit yang mengeras sehingga tekanan dan rasa sakit pun akan berkurang. Ikuti langkah-langkah menggunakan batu apung untuk mengobati mata ikan berikut ini.

  • Rendam kaki dalam air hangat yang telah diberi sabun selama 5 menit atau sampai kulit kaki terasa lembut
  • Basahi batu apung dan gosokkan ke bagian kulit yang mengeras selama 2-3 menit
  • Bilas kaki

Anda bisa menggunakan batu apung setiap hari sebagai cara alami menghilangkan mata ikan. Namun, hati-hati saat menggunakan batu apung. Jangan terlalu lama menggosok kulit Anda sampai ke bagian yang terlalu dalam, ini dapat mengakibatkan perdarahan dan infeksi.

Jika Anda memiliki diabetes, konsultasikanlah pada dokter podiatris pada tanda pertama masalah kulit di telapak atau jari kaki Anda, terlepas seberapa ringan Anda pikir masalah tersebut. Tindakan seperti yang sudah disebutkan di atas mungkin akan dianjurkan oleh dokter podiatris, tetapi tidak boleh dilakukan tanpa pengawasan dan ijinnya.

sakit telapak kaki atas saat jalan

Jika terkena penyakit, apa saya harus operasi mata ikan?

Jika berbagai cara yang sudah disebutkan di atas tidak berpengaruh untuk menghilangkan mata ikan di kaki Anda atau justru memperparah kondisi Anda, dokter mungkin akan menganjurkan untuk melakukan operasi mata ikan. Operasi mata ikan sering menjadi pilihan terbaik untuk menghilangkan mata ikan.

Prosedur ini dilakukan dengan cara memotong bagian kulit yang menebal dan mengeras menggunakan pisau bedah. Operasi mata ikan dilakukan untuk mengurangi tekanan pada jaringan di bawah area yang terinfeksi. Anda mungkin akan merasakan sedikit rasa sakit saat dokter melakukan operasi mata ikan.

Namun tenang, rasa sakit ini umumnya bersifat sementara dan kondisi Anda akan membaik setelahnya. Setelah operasi mata ikan selesai dilakukan, dokter biasanya akan memberikan obat antibiotik untuk mempercepat penyembuhan Anda di rumah.

Selain melakukan operasi mata ikan, dokter juga akan melakukan beberapa prosedur lainnya untuk menghilangkan mata ikan, di antaranya:

Cryotherapi

Prosedur cryotherapi dilakukan dengan menggunakan nitrogen cair yang berfungsi untuk membekukan area yang terinfeksi dan kemudian menghilangkan mata ikan. Jangan kaget jika setelah dilakukan perawatan ini, kulit Anda yang bermasalah akan mengalami lepuhan. Pasalnya perawatan ini memang akan menghasilkan lepuhan dan hal ini merupakan normal.

Sayangnya, cryotherapi bukan obat mata ikan jangka panjang. Anda harus melakukan perawatan ini secara tertatur, jika tidak, pemulihan akan lebih lama. Beberapa studi menunjukkan bahwa obat mata ikan ini lebih efektif jika dikombinasikan dengan pengobatan asam salisilat.

Pengobatan laser

Laser pulsed-dye juga bisa dilakukan untuk mengobati mata ikan. Prosedur ini dilakukan dengan cara membakar gumpalan pembuluh darah kecil di area yang terinfeksi. Jaringan yang terinfeksi ini pada akhirnya akan mati dan kutil pun akan terlepas.

Bagaimana caranya supaya tidak terkena penyakit ini?

Kulit manusia sebenarnya memiliki suatu perlindungan yang disebut skin barrier, yaitu lapisan terluar kulit yang berfungsi sebagai pelindung untuk lapisan-lapisan kulit di bawahnya. Pada kulit dengan skin barrier yang cukup kuat atau tidak rusak, risiko penularan HPV lebih rendah dibandingkan dengan kulit dengan skin barrier yang rusak.

Sebenarnya setiap orang memiliki pertahanan atau sistem imun yang berbeda-beda. Pada orang dengan masalah sistem imun, risiko penularan HPV sangat tinggi. Karena itu, cara terbaik untuk mencegah sekaligus mengobati mata ikan adalah dengan menjaga sistem kekebalan tubuh agar tetap kuat. Hindari juga saling meminjam barang-barang pribadi dengan orang lain. Misalnya baju, pakaian dalam, handuk, sisir, alat makeup, dan lain-lain.

Selain itu, kondisi juga seringnya disebabkan karena kebiasaan sehari-hari terkait tekanan dan gesekan yang berulang. Hal ini biasanya dapat diakibatkan dari penggunaan sepatu yang tidak pas (kekecilan atau kelonggaran, terlalu sering pakai sepatu hak tinggi (high heels), tidak pakai kaos kaki, berjalan atau berlari tidak menggunakan alas, ataupun berdiri terlalu lama. Nah, itu sebabnya, Anda perlu melakukan hal-hal ini supaya tidak terkena penyakit ini:

  • Pakai sepatu yang cocok dan tepat sesuai dengan bentuk kaki Anda. Sepatu yang nyaman dapat membantu mengurangi tekanan atau gesekan di kulit kaki Anda.
  • Hindari berjalan tanpa alas kaki, dan kenakanlah sandal atau alas kaki lainnya di kolam renang dan ruang loker, dan daerah umum yang hangat dan lembab lainnya di mana orang biasa pergi tanpa alas kaki.
  • Ganti sepatu dan kaos kaki Anda setiap hari, dan biarkan sepatu Anda mengering di antara selang penggunaan. Jangan kenakan sepatu atau kaos kaki orang lain, meskipun itu milik sahabat terdekat Anda.
  • Jangan memencet, menarik, atau mencoba untuk memotong mata ikan di kaki Anda.
  • Cuci tangan Anda dengan saksama setelah mengobati daerah yang terinfeksi, dan jangan menyentuh bagian apa pun dari tubuh Anda sebelum Anda mencuci tangan.
  • Cuci kaki Anda dengan sabun dan sikat setelah menggunakan sepatu. Lalu, bilas sampai benar-benar kering. Gunakan juga krim pelembab pada kaki Anda secara teratur untuk melembutkan kulit kaki.

Jika Anda memiliki pertanyaan lain, jangan sungkan untuk berkonsultasi pada dokter agar dapat mengetahui solusi terbaik bagi Anda.

Baca Juga:

Share now :

Direview tanggal: November 18, 2017 | Terakhir Diedit: April 4, 2019

Sumber
Yang juga perlu Anda baca