Sebelum Operasi Dimulai, Apakah Obat Bius Selalu Diberikan?

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum

Pemberian obat bius atau anestesi umumnya memiliki tujuan tertentu. Bagi Anda yang belum pernah dan hendak menjalani suatu operasi, mungkin hadir beragam di dalam benak Anda. Salah satunya, mengenai kemungkinan penggunaan obat bius sebelum proses operasi berlangsung. Lantas, apakah semua tindakan operasi selalu diberikan obat bius terlebih dahulu? Cari tahu jawabannya dalam ulasan ini, ya!

Pahami beragam jenis obat bius yang dipakai sebelum operasi

Beberapa saat sebelum dokter dan tim medis memulai operasi, biasanya Anda akan diberikan obat bius atau anestesi. Sebelum menjawab pertanyaan mengenai pemberian obat bius selama operasi, ketahui dulu ada 3 jenis obat bius. Berikut berbagai jenis anestesi yang akan digunakan menjelang operasi:

1. Obat bius general (umum)

Obat bius atau anestesi umum adalah prosedur pembiusan yang diberikan sebelum operasi, sehingga membuat Anda tertidur selama operasi berlangsung. Anestesi umum tidak akan membuat Anda merasakan sakit saat operasi, karena efeknya bisa menyebabkan Anda tidak sadarkan diri sama sekali.

2. Obat bius regional

Obat bius atau anestesi regional adalah prosedur pembiusan yang membuat sebagian tubuh mengalami mati rasa. Dokter akan menyuntikkan obat bius regional sebelum operasi ke bagian saraf tertentu yang akan dibedah.

Biasanya, anestesi regional digunakan dalam proses melahirkan, sehingga membuat bagian tubuh mulai dari perut ke bawah mati rasa (baal). Itu sebabnya, selama melahirkan bayi, Anda masih merasa sadar seutuhnya tapi tubuh bagian bawah mati rasa.

Anestesi tulang belakang (spinal) dan anestesi epidural merupakan jenis dari anestesi regional.

3. Obat bius lokal

Obat bius atau anestesi lokal adalah prosedur pembiusan yang membuat tubuh mati rasa atau baal di bagian tertentu saja. Luas jangkauan area tubuh yang menjadi sasaran obat bius lokal sebelum operasi, lebih kecil ketimbang obat bius regional.

Contoh tindakan medis yang menggunakan obat bius lokal yakni proses cabut gigi. Sama seperti anestesi regional, anestesi lokal juga tidak membuat Anda tertidur lelap. Artinya, Anda masi sepenuhnya sadar tapi tidak merasakan sakit pada bagian tubuh yang dioperasi.

Apakah sebelum operasi pasien selalu diberikan obat bius?

Secara umumnya, Anda memang akan diberikan obat bius terlebih dahulu sebelum proses operasi dimulai. Bukan sekadar bertujuan untuk mengurangi atau bahkan menghilangkan rasa sakit sementara saja.

Anestesi tertentu juga dapat membuat Anda terlelap dan tidak sadarkan diri sepanjang proses operasi, seperti anestesi umum. Ini karena obat bius bekerja dengan cara mematikan sinyal saraf di satu, beberapa, atau seluruh bagian tubuh.

Itulah mengapa pemberian obat bius bisa membuat tubuh Anda mengalami mati rasa untuk sementara sampai batas waktu tertentu. Namun, jenis anestesi yang diberikan pada setiap prosedur operasi tidak selalu sama.

Dokter akan menentukan pemberian jenis anestesi umum, regional, atau lokal tergantung dari jenis operasi dan kondisi medis yang Anda alami.

Begini contohnya. Jika Anda hendak menjalani pencabutan gigi maupun operasi gigi yang berat, dokter biasanya akan memberikan anestesi lokal. Begitu pula ketika Anda akan melahirkan, anestesi yang diberikan yakni regional.

Sementara untuk anestesi umum, baru diberikan untuk tindakan medis yang cukup berat seperti operasi usus buntu, transplantasi organ, operasi otak, dan lainnya.

Kondisi medis menentukan jenis obat bius yang digunakan

obat bius total

Perlu digaris bawahi bahwa jenis obat bius yang digunakan dalam anestesi umum, regional, maupun lokal akan disesuaikan kembali dengan kondisi Anda. Dengan kata lain, obat bius yang dimaksud di sini merupakan jenis obat yang dipakai untuk memberikan anestesi umum, regional, atau lokal sebelum operasi.

Jadi, sebelum operasi dimulai, dokter spesialis anestesi akan memeriksa kondisi tubuh beserta riwayat kesehatan Anda. Termasuk alergi terhadap obat-obatan tertentu, riwayat penyakit, maupun riwayat pemberian anestesi sebelumnya jika ada.

Setelah itu, dokter baru dapat menentukan jenis obat bius yang sesuai untuk diberikan pada Anda sebelum menjalani operasi. Bila Anda memiliki alergi terhadap obat-obatan tertentu yang merupakan salah satu jenis obat bius, dokter mungkin akan menggantinya dengan obat bius dari jenis lain yang memungkinkan.

Baca Juga:

Share now :

Direview tanggal: Agustus 24, 2019 | Terakhir Diedit: Agustus 19, 2019

Sumber
Yang juga perlu Anda baca