Usia 25 Adalah Waktu Terbaik untuk Membuat Keputusan Dengan Cepat

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 06/09/2017 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Pernahkah Anda mengambil keputusan secara acak atau random? Di dalam tahapan hidup, pasti setiap orang pernah melewati masa atau kejadian di mana ia mengambil keputusan secara sembarangan atau acak. Namun, penelitian menyatakan jika umur 25 tahun adalah masa yang paling pas untuk Anda mengambil keputusan dalam hidup, kenapa?

Penelitian tentang pengambilan keputusan di usia 25 tahun

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa umur 25 tahun adalah umur yang tepat bagi seseorang untuk mengambil keputusan yang random atau sembarangan. Keputusan sembarangan yang dimaksudkan di sini bukanlah tanpa dipikirkan matang-matang, namun karena tidak tahu mana yang harus diambil dan akhirnya mengambil salah satu pilihan dengan cepat.

Contoh pengambilan keputusan secara acak adalah ketika Anda sedang bingung dengan suatu pilihan dan kemudian iseng menghitung kancing baju atau menggunakan koin untuk membantu Anda dalam mengambil suatu keputusan. Ya, bisa dibilang keputusan yang terpilih saat itu adalah keputusan yang random atau acak, dan sembarangan.

Pernyataan tersebut berawal dari sebuah penelitian yang dilaporkan dalan jurnal PLOS Computational Biology. Penelitian ini meneliti tentang bagaimana seseorang mendapatkan sebuah keputusan yang diambil secara acak. Terdapat lebih dari 3.400 orang dengan rentang usia 4-91 tahun yang menjadi peserta penelitian. Masing-masing peserta penelitian diberikan kuesioner untuk dilihat seberapa besar kemampuannya untuk mengambil keputusan secara acak.  

Lalu di akhir penelitian, ditemukan bahwa umur 25 tahun adalah masa keemasan dalam mengambil keputusan, bahkan pada usia tersebut seseorang mampu mengalahkan kemampuan komputer dalam memproses keputusan.

Mengapa usia 25 tahun adalah masa yang paling baik dalam mengambil keputusan?

Para ilmuwan percaya bahwa mengambil keputusan yang acak tak hanya sekadar asal tebak saja. namun didasari dengan kemampuan dari fungsi kognitif yang dimiliki oleh masing-masing individu.

Sampai belum diketahui pasti alasan mengapa umur 25 tahun adalah masa keemasan dalam berpikir kreatif, namun para ahli menyatakan bahwa kemampuan kognitif akan meningkat seiring dengan pertambahan usia. Kemudian mengalami penurunan ketika memasuki masa lansia. Dalam penelitian tersebut disebutkan bahwa penurunan kemampuan terjadi saat seseorang berusia 60 tahun.

Peningkatan fungsi kognitif yang terjadi memang tergantung dengan pengalaman masing-masing individu. Sedangkan penurunan kemampuan kognitif saat tua memang merupakan hal normal akibat fungsi sistem saraf juga menurun.

Usia 25 tahun juga masa keemasan untuk berkembang

Hal ini menandakan bahwa pada umur 25 tahun juga, seseorang mencapai puncak kreativitasnya. Semakin besar kemampuannya dalam mengambil keputusan acak, maka semakin baik fungsi kognitifnya, sehingga membuat ia semakin kreatif dan berpikir unik.

Jadi, inti yang perlu diambil dari penelitian ini adalah usia 20 tahunan adalah masa yang paling baik untuk seseorang berkembang dalam hal apapun – entah itu karier atau edukasi – sebab ketika mencapai usia tersebut Anda bahkan dianggap lebih pintar dibandingkan dengan komputer atau robot tercanggih sekali pun.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

8 Gejala Penyakit Berbahaya yang Sering Anda Abaikan

Banyak gejala penyakit yang sering kali kita abaikan karena terkesan remeh. Padahal, jika dibiarkan justru efeknya bisa fatal.

Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Hidup Sehat, Tips Sehat 03/07/2020 . Waktu baca 4 menit

Khasiat Mujarab Kacang Almond untuk Penderita Hipertensi

Camilan yang gurih memang menggoda. Namun, sebaiknya mulai ganti camilan Anda dengan kacang almond, terutama untuk penderita hipertensi.

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hipertensi, Health Centers 25/06/2020 . Waktu baca 5 menit

Apakah Anda Termasuk Orang yang Cukup Bersih? Cek Dulu di Sini!

Selama ini Anda sudah mahir menjaga kebersihan diri atau belum? Ini dia tips-tips supaya tubuh selalu bersih dan bebas dari penyakit.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Hidup Sehat, Tips Sehat 22/06/2020 . Waktu baca 5 menit

7 Hal yang Paling Sering Ditanyakan Tentang Kolesterol

Kadar kolesterol tinggi bisa menghantui siapa pun. Pelajari sekarang juga apa itu kolesterol dan semua pertanyaan seputar kolesterol yang sering diajukan.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Nutrisi, Hidup Sehat 22/06/2020 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

manfaat bersepeda

Yuk, Ketahui Beragam Manfaat Bersepeda Bagi Kesehatan

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Dipublikasikan tanggal: 08/07/2020 . Waktu baca 3 menit
penyebab cantengan; kuku cantengan

Mengapa Kuku Bisa Cantengan dan Bagaimana Mengobatinya?

Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 08/07/2020 . Waktu baca 5 menit
kelopak mata bengkak, apa penyebabnya

Penyebab Kelopak Mata Bengkak dan Cara Tepat Mengatasinya

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 08/07/2020 . Waktu baca 3 menit
anak disunat

Umur Berapakah Sebaiknya Anak Laki-laki Disunat?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 07/07/2020 . Waktu baca 4 menit