Selain Menyenangkan, Ini 3 Manfaat Istimewa Main Sepakbola untuk Anak-anak

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 23/09/2017 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Jangan marahi si kecil jika ia pulang dengan baju dan sepatu yang kotor karena ia habis main sepak bola. Anda harus tahu, banyak manfaat main sepak bola yang bisa anak Anda dapatkan! Termasuk manfaat kesehatannya. Apa saja manfaat bermain sepak bola bagi anak-anak? Anda akan tahu di artikel ini.

Apa saja manfaat main sepak bola untuk anak?

Jika si kecil menyukai sepak bola, olahraga ini tidak hanya mengembangkan kemampuan anak soal ketangkasan, kecepatan, dan stamina, tapi juga mengajarkan anak mengenai pentingnya kerjasama tim. Jika Anda mulai melihat si kecil tertarik dengan sepak bola, tidak ada salahnya Anda menyalurkan energinya dengan memasukkan si kecil ke dalam sebuah klub atau sekolah sepak bola.

Ajak anak bicara, apakah ia benar-benar menginginkannya atau tidak. Jika iya, pilih klub atau sekolah sepak bola yang sesuai dengan kebutuhan anak Anda. Masalahnya, setiap klub memiliki aturan dan fokus latihan yang berbeda-beda.

Jika ia hanya suka bermain-main, Anda tidak perlu khawatir, permainan ini tetap mendatangkan manfaat untuk si kecil. Apa saja manfaat main sepak bola? Berikut penjelasannya.

1. Meningkatkan kebugaran

Dua kriteria penting yang harus dimiliki pemain sepak bola adalah harus sehat dan gesit. Permainan ini mengharuskan anak-anak berlari lebih cepat untuk mengejar bola di lapangan yang cukup besar. Aktivitas ini membangun daya tahan dan kecepatan si kecil.

Menggiring bola dan memasukkan bola ke dalam gawang lawan bisa melatih ketangkasan dan rasa kerjasama si kecil dengan orang lain. Melatih tulang dan otot menjadi kuat adalah manfaat kesehatan yang bisa anak Anda dapatkan dari olahraga aktif seperti sepak bola ini.

Karena tubuh anak jadi lebih bugar, bermain sepak bola menurunkan risiko si kecil untuk terkena diabetes tipe 2 dan kelebihan berat badan seperti obesitas. Jika ini manfaat main sepak bola yang anak Anda dapatkan, yakin mau melarang mereka lagi?

2. Membangun kepekaan sosial si kecil

Bermain dengan tim sepak bola akan mengembangkan kemampuan anak untuk bekerja sama, berkomunikasi, dan berinteraksi dengan anak-anak lain. Untuk memenangkan sebuah pertandingan sepak bola, seluruh tim harus berkomunikasi dan bekerja sama. Posisi pemain sepak bola yang ada di lini belakang dan bertugas sebagai pertahanan harus membantu pemain tengah (gelandang) dan pemain depan (penyerang) saat menyerang ke gawang lawan.

Pada saat mereka mendapatkan serangan lawan, pemain depan atau lebih sering dikenal dengan striker harus membantu pemain belakang untuk membantu pertahanan.

Saat menggiring bola sampai bisa menjebol gawang lawan, hal ini membutuhkan komunikasi dan kepercayaan antara pemain. Kerjasama ini mengembangkan kemampuan sosial anak. Anak-anak yang bermain sepak bola lebih mudah mengembangkan rasa percaya diri dan meningkatkan rasa sosial mereka. 

3. Mengembangkan kepribadian baik anak

Permainan sepak bola sangat menekankan kerjasama tim secara keseluruhan, bukan hanya keahlian individu. Itu mengapa olahraga permainan ini kurang disukai oleh anak-anak yang hanya menyukai olahraga atletik seperti lari atau berenang. 

Sepak bola mendorong kerjasama tim dan komunikasi antar pemain, hal ini membiarkan anak memahami kepribadian mereka dan menghubungkannya dengan kesuksesan tim dibandingkan hanya berpikir untuk mengungguli rekan setim. 

Selain itu, latihan sepak bola juga membentuk pribadi anak yang disiplin dan kreatif dalam memecahkan masalah. Karena itu, manfaat main sepak bola begitu besar untuk anak-anak.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Beberapa Hal yang Harus Dipersiapkan Pilates Pemula

Pilates adalah olahraga yang umumnya dilakukan di studio khusus. Persiapan apa saja yang harus Anda punya sebelum melakukan olahraga pilates pertama kali?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Yoga & Pilates, Kebugaran, Hidup Sehat 22/02/2020 . Waktu baca 4 menit

Tips dan Gerakan Push Up untuk Pemula

Melakukan push up untuk pemula pasti tidak mudah, apalagi bagi Anda yang baru memulai berolahraga. Simak tipsnya di sini!

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Kebugaran, Hidup Sehat 12/02/2020 . Waktu baca 5 menit

4 Tips Agar Tetap Sehat Setelah Liburan Usai

Banyak orang yang mengalami sakit setelah liburan. Untuk itu, ikuti 4 tips dasar berikut agar tetap sehat selama dan setelah liburan.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Kebugaran, Hidup Sehat 05/01/2020 . Waktu baca 4 menit

Apakah Benar Sifat Pemarah Anak Menurun dari Ayahnya?

Banyak orang yang mengatakan bahwa kecerdasan anak berasal dari ibunya, sedangkan anak mewarisi emosi dari sifat ayah mereka. Benarkah demikian?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Parenting, Tips Parenting 30/10/2019 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

Serangan jantung bersepeda

Hati-hati Serangan Jantung Saat Bersepeda Terutama untuk Pemula

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Dipublikasikan tanggal: 24/06/2020 . Waktu baca 4 menit
cedera olahraga

10 Jenis Cedera Olahraga yang Paling Sering Terjadi

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 11/06/2020 . Waktu baca 8 menit
olahraga untuk kanker tulang

Panduan Olahraga untuk Pasien Kanker Tulang

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Dipublikasikan tanggal: 25/03/2020 . Waktu baca 4 menit
ciri anak psikopat

Ciri-ciri Anak Psikopat yang Bisa Terdeteksi Orangtua

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 10/03/2020 . Waktu baca 5 menit