Apakah Boleh Makan Es Krim saat Radang Tenggorokan?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 09/03/2020 . 4 menit baca
Bagikan sekarang

Anda sedang mengalami radang tenggorokan lalu berkeinginan untuk makan es krim? Ternyata, makan es krim saat radang tenggorokan diperbolehkan. Namun tidak untuk semua es krim.

Sebelum kita mencari lebih dalam soal efek makan es krim saat radang tenggorokan, ada baiknya kita ketahui dulu makanan apa saja yang mungkin mengiritasi tenggorokan lebih parah atau yang sulit untuk ditelan. Makanan yang dimaksud seperti:

  • biskuit
  • roti kering
  • makanan pedas
  • soda
  • kopi
  • minuman beralkohol
  • makanan ringan seperti keripik atau popcorn
  • sayuran mentah
  • buah yang asam seperti jeruk, lemon, atau jeruk nipis

Terlalu sering mengeluarkan dahak dari tenggorokan pun dapat memperburuk radang tenggorokan. Oleh karena itu, bagi sebagian orang yang mengalami peningkatan jumlah dahak akibat olahan susu, lebih baik menghindari susu dan makanan olahannya ketika saat mengalami radang tenggorokan.

Aturan makan es krim ketika radang tenggorokan

Makanan atau minuman dingin termasuk es krim atau es loli ternyata direkomendasikan untuk meringankan sakit karena radang tenggorokan. Pada sebuah artikel yang diterbitkan pada 2013 silam oleh Prof. Ron Eccles menjelaskan, es loli menurunkan temperatur pada ujung saraf dalam tenggorokan, sehingga mengurangi rasa nyeri.

Es krim dapat menjadi pilihan makanan untuk meredakan nyeri karena membuat tenggorokan mati rasa dan meringankan nyeri saat radang tenggorokan untuk sementara. Es krim juga merupakan salah satu makanan yang tidak menyebabkan iritasi ketika sakit tenggorokan.

Bahkan, es krim dapat menjadi sumber kalori tambahan ketika Anda kesulitan untuk mengonsumsi sumber protein dari makanan lain. Jika Anda memiliki intoleransi atau alergi terhadap susu, jenis es krim tanpa susu seperti sorbet dan es loli dapat menjadi pilihan karena dapat memberikan efek yang sama.

Ada jenis es krim yang perlu dihindari

es krim sehat diabetes
Sumber: Shutterstock

Lebih baik pilih jenis es krim yang tidak memiliki kacang, potongan biskuit atau tambahan lainnya yang mungkin menyulitkan untuk ditelan atau mengiritasi tenggorokan. Es krim yang terlalu manis karena mengandung karamel juga dapat memperburuk radang tenggorokan.

Makan es krim saat radang tenggorokan dapat menjadi pilihan makanan untuk mengurangi rasa sakit yang dirasakan. Namun, pilih es krim seperti es krim susu atau es loli yang tidak memliki tambahan kacang atau yang terlalu manis.

Apa makanan lain yang dapat mengurangi nyeri saat radang tenggorokan?

Mengonsumsi es krim saat radang tenggorokan memang dapat meringankan nyeri, tapi makanan dan minuman hangat juga dapat memberikan efek yang sama.

Selain itu, makanan lembut dan yang mudah ditelan biasanya aman untuk dikonsumsi ketika radang tenggorokan. Tekstur yang lembut dapat membatasi iritasi yang terjadi ketika Anda menelan makanan.

Beberapa jenis makanan yang mungkin dapat Anda pilih seperti:

  • Seral seperti oatmeal yang dimasak dengan air hangat
  • Puding atau agar-agar
  • Yoghurt tawar atau dicampur dengan buah
  • Sayuran yang sudah dimasak
  • Smoothies buah atau sayur
  • Jus buah yang tidak asam, seperti jus apel atau alpukat

Mengonsumsi makanan tersebut dapat membantu Anda tetap memenuhi kebutuhan nutrisi harian tanpa menyebabkan iritasi pada tenggorokan.

Memang ada beberapa pantangan makanan saat radang tenggorokan, bukan berarti Anda jadi tidak perlu memenuhi kebutuhan nutrisi harian. Masih banyak makanan yang memiliki tekstur lembut dan tidak mengandung asam tapi kaya akan nutrisi dan gizi yang Anda butuhkan. Namun sekai lagi, makan es krim saat radang tenggorokan itu diperbolehkan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Jangan Asal Pilih, Begini Cara Menentukan Terapis Seks yang Cocok untuk Anda

Terapis seks hadir untuk Anda yang membutuhkan saran tentang persoalan hubungan intim yang mungkin sulit dikomunikasikan. Bagaimana memilih terapis seks?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Hidup Sehat, Seks & Asmara 28/04/2020 . 6 menit baca

Tips Mengonsumsi Susu untuk Penderita Intoleransi Laktosa

Seseorang yang intoleransi laktosa umumnya akan mengalami gangguan pencernaan sesudah mengonsumsi produk susu. Berikut cara aman menghindarinya.

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Hidup Sehat, Tips Sehat 24/04/2020 . 4 menit baca

Jangan Asal Pilih Permen Pelega Tenggorokan, Pastikan Ada Kandungan Ini

Jangan sembarang memilih permen pelega tenggorokan. Pastikan tiga kandungan penting ini terdapat pada permen agar sakit tenggorokan bisa cepat reda.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Maria Amanda
Hidup Sehat, Tips Sehat 24/04/2020 . 4 menit baca

Cara Praktis Menakar Porsi Makan untuk Menjaga Berat Badan

Saat mengatur porsi makan, Anda mungkin terkendala cara menakar bahan makanan yang tepat. Berikut langkah yang bisa Anda lakukan.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Nutrisi, Hidup Sehat 17/04/2020 . 6 menit baca

Direkomendasikan untuk Anda

puasa saat radang tenggorokan

7 Tips Sehat Menjalani Puasa Saat Radang Tenggorokan

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 19/05/2020 . 4 menit baca
mencium bau hujan

Ini Penjelasan Ilmiah Mengapa Beberapa Orang Suka Bau Hujan

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Shylma Na'imah
Dipublikasikan tanggal: 15/05/2020 . 4 menit baca
hubungan poliamori

Mengenal Hubungan Poliamori, Saat Cinta Anda Tak Hanya untuk Satu Orang

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Rena Widyawinata
Dipublikasikan tanggal: 13/05/2020 . 4 menit baca
pengaruh tbc pada ibu hamil

Apa Pengaruh TBC pada Ibu Hamil dan Janin?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Dipublikasikan tanggal: 11/05/2020 . 4 menit baca