Mengapa Suara Kita Terdengar Beda di Rekaman?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 31 Januari 2020 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Pernahkah Anda mendengar rekaman suara Anda sendiri dan berpikir, “Itu suara saya? Kok terdengar berbeda?”?

Bagi banyak orang, tidak ada yang lebih menyebalkan daripada mendengar rekaman suara kita sendiri. Suara rekaman tidak terdengar seperti apa yang kita duga selama ini. Setelah didengarkan, suara kita jadi lebih tipis, bernada lebih tinggi, bukan seperti suara kita yang “seharusnya”.

Alat perekam tidak menipu — Ya, suara cempreng nan menyebalkan itu adalah suara asli Anda. Ada sebuah penjelasan mudah yang dapat menjelaskan mengapa suara Anda terdengar berbeda untuk Anda dan untuk orang lain yang mendengarnya. Ini merupakan satu dari sekian banyak trik kecil mengejutkan yang dimiliki oleh tubuh manusia, yaitu karena suara memiliki berbagai jalan untuk sampai ke telinga dalam.

Sebelum mengetahui alasan di balik mengapa suara Anda terdengar sangat aneh di rekaman, ada baiknya untuk terlebih dulu memahami bagaimana manusia memproduksi suara.

Cara kerja suara

Suara adalah sensasi atau perasaan yang kita dengar. Manusia memproduksi suara dengan melakukan sesuatu. Bayangkan Anda sedang menggeser sebuah furnitur berat, meja, misalnya. Gerakan dari kaki meja menyebabkan getaran. Suara berasal dari getaran suatu obyek, yang membuat udara atau zat dan partikel lain di sekelilingnya ikut bergetar (dalam hal ini, kaki meja yang beradu dengan permukaan lantai). Getaran udara yang dihasilkan dari kedua hal ini bergerak keluar ke segala arah dalam bentuk gelombang suara. Hasilnya, suara kaki meja yang berdecit saat dipindahkan.

Kekuatan untuk suara Anda berasal dari udara yang Anda keluarkan. Saat Anda menarik napas, diafragma akan menurun dan tulang rusuk mengembang untuk menarik udara ke dalam paru-paru. Saat mengembuskan napas, proses akan berjalan terbalik dan udara akan keluar dari paru-paru, menciptakan sebuah aliran udara di dalam trakea. Aliran udara ini memberikan energi untuk pita suara di kotak suara Anda (laring) untuk menghasilkan suara. Semakin kuat aliran udara, semakin kuat suara yang dikeluarkan.

Laring berada di atas tenggorokan. Laring memiliki dua pita suara yang membuka saat bernapas dan menutup selama mengunyah makanan dan memproduksi suara. Saat kita memproduksi suara, aliran udara akan melewati dua pita suara yang berhimpitan bersama-sama. Pita suara memiliki tekstur yang lembut dan akan menghasilkan getaran saat aliran udara melewatinya. Getaran inilah yang menghasilkan suara. Semakin ketat himpitan pita suara, semakin kencang pula getarannya, sehingga menghasilkan nada suara yang lebih tinggi. Proses inilah yang menyebabkan suara manusia memiliki beragam tinggi-rendah nada.

Saat bekerja sendiri, pita suara menghasilkan suara yang terdengar seperti dengungan sederhana, seperti dengung lebah. Yang membuat perbedaan vokal pada suara adalah kerja struktur di atas pita suara, seperti tenggorokan, hidung, dan mulut sebagai bagian dari resonator. Suara dengungan yang diproduksi oleh pita suara diubah oleh bentuk saluran resonator untuk menghasilkan suara manusia yang unik.

Lalu, apa yang membuat rekaman suara kita terdengar begitu berbeda… dan mengerikan? Ini karena ketika Anda berbicara, Anda mendengar suara Anda sendiri dalam dua cara yang berbeda.

Alasan mengapa suara terdengar berbeda di rekaman suara

Suara dapat mencapai telinga bagian dalam dengan dua jalur terpisah, dan jalur-jalur ini pada gilirannya mempengaruhi apa yang kita persepsikan. Suara yang dihasilkan lewat udara akan dikirimkan dari lingkungan sekitarnya melalui kanal auditori eksternal, gendang telinga, dan telinga tengah ke koklea (struktur spiral di telinga bagian dalam) — alias, cara orang lain mendengar suara Anda.

Cara kedua adalah melalui getaran di dalam tengkorak, yang dipicu oleh aktivitas pita suara Anda. Berbeda dari jalan suara di atas, suara yang memantul di dalam tengkorak Anda langsung mencapai koklea melalui jaringan kepala — menghasilkan suara yang Anda kira adalah suara asli Anda.

Ketika Anda berbicara, energi suara menyebar di udara sekeliling Anda dan mencapai koklea melalui telinga bagian luar melalui konduksi udara. Di saat yang bersamaan, suara juga melakukan perjalanan di dalam tubuh, dari pita suara dan struktur lainnya langsung melalui koklea. Akan tetapi, sifat mekanis kepala Anda meningkatkan getaran rendah-frekuensinya jadi semakin dalam, memberikan Anda suara bass “palsu” yang Anda kenali selama ini. Suara yang Anda dengar ketika Anda berbicara adalah kombinasi dari kedua jalur produksi suara.

Ketika mendengar rekaman suara Anda sendiri, jalur suara melalui konduksi tengkorak (yang Anda pikir adalah suara Anda) dinonaktifkan sehingga Anda hanya mendengar komponen suara yang dihasilkan melalui konduksi udara dalam isolasi asing. Maka dari itu, saat Anda mendengar rekaman suara Anda, suara akan terdengar jelas lebih tinggi, seperti suara Anda yang didengar oleh orang lain selama ini.

BACA JUGA:

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Baca Juga:

    Yang juga perlu Anda baca

    5 Penyebab Telinga Gatal dan Cara Mengobatinya

    Jika telinga Anda gatal, jangan digaruk atau dicungkil dengan jari. Ketahui dulu, penyebab telinga gatal, baru Anda akan tahu bagaimana cara mengatasinya.

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Novita Joseph
    Hidup Sehat, Fakta Unik 7 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit

    6 Efek Samping Aromaterapi yang Harus Diwaspadai

    Terlepas manfaatnya bagi tubuh, romaterapi ternyata menyimpan efek buruk yang dapat merugikan kesehatan. Simak efek samping aromaterapi berikut ini.

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Risky Candra Swari
    Hidup Sehat, Fakta Unik 6 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit

    7 Komplikasi Asam Urat yang Berbahaya untuk Kesehatan dan Perlu Diwaspadai

    Asam urat Anda sering kambuh? Yuk, segera obati. Jika tidak, hal ini bisa memicu komplikasi akibat asam urat yang bahaya bagi tubuh. Apa saja itu?

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Ihda Fadila
    Arthritis (Radang Sendi), Kesehatan Muskuloskeletal 6 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit

    Jangan Salah, Kenali Perbedaan antara Rematik dan Asam Urat

    Rematik dan asam urat adalah dua penyakit beda, yang sama-sama bikin nyeri sendi. Apa saja perbedaan asam urat dan rematik?

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Ihda Fadila
    Arthritis (Radang Sendi), Kesehatan Muskuloskeletal 6 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit

    Direkomendasikan untuk Anda

    alergi bawang putih

    Kenapa Ada Orang yang Mengalami Alergi Bawang Putih dan Bisakah Diobati?

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Nabila Azmi
    Dipublikasikan tanggal: 20 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit
    apa itu intuisi

    Dari Mana Datangnya Intuisi? Dan Kenapa Harus Kita Turuti?

    Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
    Dipublikasikan tanggal: 13 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit
    bra kawat

    Mana yang Lebih Sehat Buat Payudara: Bra Biasa Atau Berkawat?

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Dipublikasikan tanggal: 13 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit
    eksim kering dan eksim basah

    Apa Bedanya Eksim Basah dan Eksim Kering?

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Novita Joseph
    Dipublikasikan tanggal: 8 Oktober 2020 . Waktu baca 7 menit