Mendeteksi Masalah Kesehatan dari Rupa-rupa Ciri Wajah Anda

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 27 Desember 2017 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Mata kecil atau belo, hidung pesek atau mancung, bibir tebal atau tipis — semua karakteristik wajah ini amat dipengaruhi oleh genetik warisan ayah ibu Anda. Namun ternyata, bentuk dan ciri fisik wajah Anda juga dapat menjadi cerminan kesehatan tubuh secara keseluruhan. Oleh karena itu, anda tidak boleh mengabaikan berbagai tanda perubahan yang muncul di wajah. 

Mendeteksi masalah kesehatan lewat berbagai karakteristik wajah

1. Wajah berbulu

Tumbuh jenggot dan kumis bagi pria adalah sebuah kebanggaan dan tanda kejantanan. Sebaliknya, perempuanlah yang harus waspada jika wajahnya ditumbuhi bulu-bulu halus, entah kumis, jenggot, atau bahkan jambang di sisi rahang.

Ini adalah kondisi yang disebut hirsutisme, tanda adanya kelebihan hormon seks pria androgen. Dalam beberapa kasus, ketidakseimbangan hormon ini tidak perlu begitu dikhawatirkan. Namun hirsutisme juga bisa menjadi salah satu gejala sindrom ovarium polikistik (PCOS). Terutama apabila disertai dengan  menstruasi yang tidak teratur dan nyeri PMS yang hebat.

2. Mata dan kulit wajah yang kuning

Bagian putih mata dan rona kulit yang menguning kusam tanda bahwa hati tidak bekerja dengan baik untuk membilas racun dan limbah kotoran dalam tubuh. Perubahan warna ini adalah tanda penyakit kuning, yang umumnya tampak sebagai gejala penyakit hati (hepatitis baik virus atau autoimun, sirosis, perlemakan hati), pankreatitis akut, gangguan empedu, ketergantungan alkohol (alkoholisme), infeksi (mononucleosis, malaria, leptospirosis), hingga kanker hati.

3. Mata panda

Lingkaran hitam di bawah mata umumnya disebabkan karena keseringan begadang. Namun pada beberapa orang tertentu, mata panda bisa jadi pertanda kondisi yang dinamakan shiners allergy. Lingkaran hitam mata khas shiners allergy terjadi akibat saluran sinus hidung yang tersumbat sebagai reaksi alergi.

Mata panda ini biasanya berciri mirip lebam dengan warna ungu tua kebiruan. Sedikit berbeda dengan lingkaran mata hitam yang Anda dapat setelah tidak tidur berhari-hari. Shiners allergy juga akan disertai rekasi alergi khas pada umumnya, seperti mata merah gatal, hidung berair, dan bersin-bersin.

Shiners allergy biasanya disebabkan oleh alergi makanan, alergi debu, hingga alergi tungan dan asap rokok atau asap kendaraan.

4. Bibir pecah-pecah

Bibir kering dan pecah-pecah bukan saja hanya disebabkan oleh panas dalam. Ini bisa menjadi tanda dehidrasi dan kekurangan gizi, seperti niasin atau zink. Kekurangan niasin dan zink lebih umum terjadi pada vegetarian, karena dua mineral ini paling banyak ditemukan dalam daging ayam, hati ayam, dan ikan.

Bibir pecah-pecah juga bisa menjadi pertanda sindrom iritasi usus (IBS), herpes oral, hingga penyakit Kawasaki (namun lebih umum pada anak-anak).

5. Ujung bibir atau mulut lecet

Ujung atau pinggiran bibir yang luka, lecet, timbul bercak merah dan membengkak adalah tanda cheilitis angular. Kondisi ini cukup umum, seringnya disebabkan oleh kekurangan asupan nutrisi, terutama zat besi, vitamin B-2 dan B-12.

Untuk mengatasinya, perbanyaklah makanan yang kaya zat besi dan vitamin B, seperti sayuran berdaun hijau gelap, kacang-kacangan, daging ayam, dan daging sapi. Jika masih terus berlanjut, hubungi dokter.

6. Kulit pucat

Karakteristik wajah pucat umumnya menandakan Anda memang sedang sakit atau tidak fit. Ini juga bisa disebabkan oleh kekurangan darah merah pertanda anemia defisiensi zat besi atau defisiensi folat. Untuk mengatasinya, perbanyaklah makan sayuran berdaun hijau gelap,  tomat, daging, kacang, dan telur untuk mencukupi kebutuhan gizi harian Anda.

Ingat, tidak berarti jika Anda memiliki salah satu (atau lebih) karakteristik wajah ini lantas menandakan Anda benar-benar sakit. Sebaiknya konsultasikan lebih lanjut dengan dokter untuk mendapatkan diagnosis dan pengobatan yang tepat.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

6 Khasiat Teh Chamomile yang Baik Bagi Tubuh

Pernahkan Anda mencicipi teh chamomile? Ternyata salah satu teh herbal ini banyak manfaatnya, lho! Simak manfaat teh chamomile bagi kesehatan tubuh.

Ditulis oleh: Novita Joseph
Hidup Sehat, Fakta Unik 25 November 2020 . Waktu baca 3 menit

Sinar Matahari Pagi, Siang, dan Sore: Mana yang Paling Sehat?

Saat menjemur bayi yang baru lahir, atau sekadar berjemur meresapi sinar matahari pagi, Anda harus tahu kapan waktu yang terbaik untuk melakukannya.

Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Hidup Sehat, Fakta Unik 25 November 2020 . Waktu baca 4 menit

Untuk Para Suami, Ini 10 Trik Memanjakan Istri Agar Lebih Bergairah

Pasangan Anda belum cukup luwes dan percaya diri saat berhubungan intim? Tenang, ini dia berbagai cara merangsang istri yang ampuh dan penuh kehangatan.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hidup Sehat, Seks & Asmara 24 November 2020 . Waktu baca 5 menit

Mengapa Perlu Matikan Lampu Saat Tidur?

Sebagian dari Anda mungkin lebih suka tidur dalam keadaan terang. Namun riset menunjukkan matikan lampu saat tidur itu lebih baik. Kenapa?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Hidup Sehat, Fakta Unik 24 November 2020 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

akibat sering main hp

4 Jenis Gangguan Kesehatan Akibat Terlalu Sering Bermain Smartphone

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Dipublikasikan tanggal: 26 November 2020 . Waktu baca 4 menit
gingsul, salah satu jenis maloklusi

Fakta Seputar Gigi Gingsul yang Harus Anda Tahu

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 25 November 2020 . Waktu baca 6 menit
manfaat bengkoang

Tak Hanya Memutihkan Kulit, Ini 6 Manfaat Bengkoang Bagi Kesehatan

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 25 November 2020 . Waktu baca 4 menit
diet tanpa sayur

5 Cara Diet Tanpa Sayur yang Aman untuk Tubuh

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 25 November 2020 . Waktu baca 3 menit