Bukan Cuma Malas, Susah Bangun Pagi Bisa Disebabkan oleh Dysania. Apa itu?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 12/07/2019 . 4 mins read
Bagikan sekarang

Apa yang Anda lakukan jika ingin bangun lebih awal? Tidur lebih cepat dan pasang alarm tentu jadi salah satu cara mengakalinya. Namun, tidak semua orang ampuh menggunakan cara itu. Bangun pagi bisa jadi amat susah bagi Anda. Jika ini selalu terjadi, ada baiknya Anda waspada terhadap dysania. Apa itu?

Dysania, penyakit yang bikin susah bangun pagi

Apa sih yang membuat Anda susah bangun pagi? Kebanyakan orang akan menjawab “malas”. Akan tetapi, tidak hanya itu saja penyebabnya. Penyakit dysania bisa jadi salah satunya.

Dysania adalah kondisi yang menggambarkan seseorang yang kesulitan bangun dari tempat tidur. Walaupun mereka sudah bangun dengan mata terbuka lebar, keinginan untuk berada di kasur bisa sangat kuat sehingga butuh waktu 2 jam atau lebih agar bisa meninggalkan kasur.

Kondisi ini berbeda dengan malas. Malas lebih mengarah pada sikap menunda-nunda waktu untuk bangun. Sementara dysania mengarah pada ketidakmampuan kronis untuk meninggalkan tempat tidur.

Orang dengan kondisi ini melaporkan bisa bertahan di tempat tidur selama berhari-hari. Bahkan, mereka merasakan keinginan untuk kembali ke tempat tidur setelah mencoba bangun.

Hal ini akan terjadi berulang-ulang. Kondisi ini pun membuat mereka kesulitan untuk bangun pagi dan memulai aktivitas.

Penyebab penyakit susah bangun pagi

bangun tidur pusing

Ketimbang penyakit, dysania sebenarnya lebih umum dikenal sebagai gejala, walaupun belum diakui banyak ahli kesehatan. Namun, sebuah studi yang diterbitkan pada Public Library of Science pernah menyebutkan kondisi ini.

Kemungkinan besar, dysania (kebutuhan untuk tetap berada di tempat tidur tanpa tidur) disebabkan oleh depresi. Gangguan mood ini menyebabkan rasa sedih berlarut-larut sehingga tubuh jadi lelah dan kehilangan energi.

Selain itu, penyakit susah bangun pagi ini juga lebih umum terjadi pada orang dengan masalah kesehatan, seperti:

  • Sindrom kelelahan kronis. Kondisi tubuh yang sangat lelah tidak menjadi lebih baik meski sudah beristirahat sehingga mungkin membuat penderitanya enggan beranjak dari kasur.
  • Fibromyalgia. Penyakit ini menyebabkan rasa nyeri pada tubuh, mood yang buruk, dan kelelahan tubuh. Akibatnya, bisa membuat seseorang susah bangun dari tempat tidur.
  • Sleep apnea. Gangguan pernapasan saat tidur ini menyebabkan tidur tidak nyenyak. Alhasil, tubuh akan kelelahan di esok hari dan enggan untuk bangun dari tempat tidur.
  • Anemia. Tercukupinya sel darah merah menjaga energi dalam tubuh. Sebaliknya, jika kekurangan tubuh akan mudah kelelahan dan membuat seseorang mengalami dysania.

Cara mengatasi dysania

Salah satu pengobatan yang biasanya digunakan untuk mengatasi dysania adalah antidepresan. Sebab banyak orang yang mengalami dysania sebenarnya memiliki depresi.

Jika tidak ditangani sama sekali, depresi bisa bertambah buruk dan cenderung membuat pasiennya melakukan tindakan berbahaya, contoh ekstremnya bunuh diri.

Terlalu lama berada di tempat tidur dapat menyebabkan tidur berlebihan. Ini erat hubungannya dengan kurangnya aktivitas dan risiko penyakit jantung dan stroke yang lebih besar.

Penyakit susah bangun pagi, alias dysania, tidak hanya ditangani dengan antidepresan. Pengobatan akan disesuaikan dokter dengan masalah medis yang mendasarinya.

Selain itu, dokter maupun terapis akan membantu pasien untuk memperbaiki kualitas tidur, dengan cara:

  • Memperbaiki jadwal tidur. Buat jadwal tidur dan bangun yang sama setiap hari untuk mengembalikan jam tubuh
  • Hindari kafein, alkohol, dan nikotin. Kandungan kafein pada kopi, minuman energi, dan soda bisa menggangu tidur Anda. Begitu pula dengan alkohol dan nikotin dari rokok, juga bisa memicu kambuhnya gejala penyakit.
  • Batasi tidur siang. Tidur siang memang baik, tapi jika terlalu lama akan Anda sulit tidur di malam hari. Sebaiknya, tidur siang tidak lebih dari 30 menit.
  • Buat suasana tidur yang nyaman. Cahaya kamar yang terlalu terang, bantal terlalu tinggi, suhu kamar yang tinggi, dan suara bising bisa mengganggu tidur Anda. Lebih baik matikan lampu, pilih bantal yang nyaman, atur suhu kamar, dan pakai penyumbat telinga bila perlu supaya tidur lebih nyenyak.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Waspada Tidur Larut Malam saat Liburan, Ini Risikonya

Risiko tidur larut malam saat liburan perlu Anda perhatikan, mengingat jadwal padat yang sudah Anda rancang dari jauh-jauh hari.

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fajarina Nurin
Hidup Sehat, Fakta Unik 01/01/2020 . 4 mins read

Benarkah Menghirup Aromaterapi Membuat Tidur Lebih Nyenyak?

Ada banyak cara untuk tidur lebih nyenyak, salah satunya pakai aromaterapi. Namun, benarkah ampuh? Yuk, cari tahu jawabannya di sini.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Hidup Sehat, Fakta Unik 30/11/2019 . 3 mins read

Apakah Normal Kalau Tiba-tiba Tertawa Saat Tidur?

Percaya atau tidak, tertawa bisa terjadi saat seseorang sedang tidur. Lantas, apakah kondisi ini normal? Apa saja penyebabnya? Yuk, baca di sini.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Hidup Sehat, Gangguan Tidur 16/11/2019 . 4 mins read

Malam Begadang, Bolehkah ‘Balas Dendam’ Bayar Utang Tidur di Siang Hari?

Begadang di malam hari atau insomnia membuat Anda tidak cukup tidur. Lantas, bolehkah membayar utang tidur karena begadang di malam hari dengan tidur siang?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Hidup Sehat, Gangguan Tidur 12/10/2019 . 4 mins read

Direkomendasikan untuk Anda

mimpi buruk saat demam

Mimpi Buruk Saat Demam Tinggi? Inilah Penyebabnya

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 14/06/2020 . 5 mins read

Mengapa Perlu Matikan Lampu Saat Tidur?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 29/05/2020 . 5 mins read
posisi tidur pasangan

Posisi Tidur Menggambarkan Kondisi Hubungan Anda dengan Pasangan

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Dipublikasikan tanggal: 14/03/2020 . 5 mins read
pasangan beda kebiasaan tidur

4 Cara Menyiasati Jadwal Tidur Anda yang Berbeda Dengan Pasangan

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 15/02/2020 . 4 mins read