Hati-hati Overdosis Ibuprofen! Ketahui Gejala dan Takaran Dosis yang Aman

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 05/07/2018
Bagikan sekarang
Artikel ini berisi:

Seseorang dapat mengalami overdosis saat mengonsumsi obat tertentu jika melebihi takaran yang dianjurkan, termasuk saat menggunakan ibuprofen. Ibuprofen adalah obat pereda nyeri yang biasanya bisa dengan mudah didapatkan di pasaran atau dijual bebas tanpa resep dokter. Saat mengalami overdosis ibuprofen, Anda bisa mengalami berbagai efek samping yang berbahaya bagi tubuh. Untuk lebih jelasnya, berikut ulasannya.

Apa itu ibuprofen?

Ibuprofen adalah obat antiradang nonsteorid yang digunakan untuk mengobati peradangan, demam, dan nyeri ringan. Biasanya, obat ini digunakan untuk mengobati:

  • Sakit kepala
  • Sakit punggung
  • Sakit gigi
  • Radang sendi
  • Kram menstruasi
  • Demam

Ibuprofen bekerja dengan cara menurunkan hormon penyebab peradangan dan rasa sakit. Selain itu, obat ini  juga bekerja dengan mengganggu fungsi normal sistem saraf dengan mengubah sinyal sakit yang ditangkap oleh sel saraf.

Di pasaran, ibuprofen memiliki berbagai merek di antaranya:

  • Motrin
  • Advil
  • Midol
  • Nuprin
  • Pamprin IB

Berapa dosis ibuprofen yang aman?

Ibuprofen biasanya aman digunakan untuk orang dewasa dan anak-anak yang berusia lebih dari 6 bulan. Namun, hal ini juga tergantung pada kondisi kesehatan masing-masing orang. Orang dengan penyakit jantung, masalah perut atau usus, dan memiliki riwayat pembekuan darah biasanya tidak dianjurkan mengonsumsi obat ini.

Untuk orang dewasa, dosis yang dianjurkan yaitu satu atau dua tablet 200 mg setiap empat hingga enam jam sekali. Orang dewasa tidak boleh mengonsumsinya lebih dari 800 mg sekaligus atau 3.200 mg per hari.

Namun dosis yang aman diberikan adalah 1200-1600 mg per hari. Sementara itu, orang yang berusia di atas 60 tahun memiliki risiko kerusakan ginjal dan saluran cerna lebih tinggi sehingga dosisnya perlu dikurangi atas saran dokter.

Sementara takaran dosis untuk anak-anak, akan disesuaikan dengan tinggi badan serta usianya. Sehingga Anda tidak bisa asal memberikannya tanpa petunjuk dari dokter. Umumnya, anak-anak tidak diberikan lebih dari empat dosis per hari. Obat tetes mulut, sirup, dan tablet kunyah merupakan jenis ibuprofen untuk bayi dan anak-anak.

Perlu diperhatikan juga, jika Anda mengonsumsi obat-obatan lain selain ibuprofen usahakan untuk meminumnya delapan jam sebelum atau 30 menit setelah obat-obatan lain seperti aspirin, ketoprofen, atau naproxen.

obat ibuprofen

Gejala overdosis ibuprofen

Gejala overdosis ibuprofen terkadang tidak muncul langsung setelah Anda mengonsumsinya. Namun, hal ini dapat bervariasi pada masing-masing orang. Gejala yang terjadi terbagi menjadi ringan dan juga parah.

Berikut berbagai gejala ringan yang akan Anda alami, yaitu:

  • Telinga berdenging
  • Mulas
  • Mual
  • Muntah
  • Diare
  • Pusing
  • Nyeri ulu hati hingga perdarahan saluran cerna
  • Penglihatan kabur
  • Ruam kemerahan di kulit
  • Berkeringat tanpa alasan yang jelas
  • Sakit perut akibat adanya perdarahan di dalam tubuh

Adapun berbagai gejala yang cukup parah yaitu:

  • Sulit bernapas
  • Kejang
  • Tekanan darah terlalu rendah (hipotensi)
  • Produksi urine sedikit atau bahkan tidak sama sekali karena ginjal terganggu
  • Sakit kepala yang parah
  • Koma

Sementara pada bayi, gejalanya meliputi lesu, tidak cepat merespon, dan apnea atau henti napas sementara.

Perawatan dokter saat mengalami overdosis ibuprofen

Saat Anda mengalami gejala ini, maka segera pergi ke rumah sakit terdekat. Dokter akan melihat laju pernapasan, denyut jantung, dan tanda-tanda vital lainnya. Biasanya, dokter juga akan memasukkan sebuah alat melalui mulut untuk mencari perdarahan internal jika Anda mengalami sakit perut.

Dokter juga akan melakukan sejumlah perawatan seperti:

  • Obat-obatan yang membuat Anda muntah.
  • Bilas lambung, jika obat diminum dalam satu jam terakhir.
  • Arang aktif.
  • Obat pencahar.
  • Alat bantu pernapasan seperti oksigen atau ventilator.
  • Cairan intravena.

Komplikasi akibat overdosis ibuprofen

Pada sebagian kasus, overdosis ibuprofen dapat menyebabkan berbagai masalah serius pada saluran cerna Anda yang meliputi:

  • Peradangan
  • Perdarahan
  • Luka ulkus
  • Stroke
  • Serangan jantung
  • Perforasi usus, saat usus mengalami kebocoran hingga isinya masuk ke dalam rongga perut.
  • Gagal ginjal atau hati

Oleh karena itu, untuk menghindari gejala overdosis ini, Anda perlu teliti membaca anjuran dokter maupun aturan minum di label kemasan. Pastikan untuk meminumnya sesuai dengan yang direkomendasikan tanpa melebih-lebihkan atau mengurangi dosis.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

6 Penyebab Badan Mudah Pegal dan Nyeri Beserta Cara Mengatasinya

Mungkin badan Anda mudah pegal dan terasa nyeri, tapi tahukah Anda apa saja hal yang bisa menjadi penyebab, dan bagaimana cara mengatasinya?

Ditulis oleh: Annisa Hapsari

Bolehkah Ibu Hamil Minum Ibuprofen untuk Redakan Nyeri?

Ibuprofen relatif aman jika dikonsumsi dalam dosis kecil, tapi ibu hamil disarankan untuk tidak mengonsumsi obat ini. Mengapa demikian?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Diah Ayu

5 Tips Minum Obat Pereda Nyeri Agar Tetap Aman Tanpa Efek Samping

Setiap obat pereda nyeri memiliki efek samping. Untungnya, ada tips yang dapat dilakukan agar obat pereda nyeri yang Anda minum tetap aman dan efektif.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Diah Ayu

Berapa Banyak Dosis Aman Minum Obat Pereda Nyeri?

Obat pereda nyeri memang efektif, tapi juga memiliki sederet efek samping. Lalu, berapa banyak dosis aman minum obat pereda nyeri?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Diah Ayu

Direkomendasikan untuk Anda

noda merah bekas jerawat

Dua Metode Menghilangkan Noda Merah Bekas Jerawat

Ditulis oleh: Hello Sehat Medical Review Team
Dipublikasikan tanggal: 14/11/2019

Sama-sama Redakan Nyeri, Pahami Beda Acetaminophen, Aspirin, dan Ibuprofen

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 12/11/2019
menghilangkan pegal setelah bekerja

3 Kunci Atasi Pegal dan Nyeri Otot bagi Orang Kantoran yang Super Sibuk

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 06/11/2019
obat sakit kepala

9 Pilihan Obat yang Efektif Redakan Sakit Kepala

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Dipublikasikan tanggal: 17/10/2019