Kenali Tanda dan Gejala Actinomycosis, Infeksi Langka Penyebab Rahang Kaku

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum

Pada kebanyakan kasus, rahang kaku disebabkan oleh kelainan sendi rahang atau temporomandibular disorder (TMD). Namun pada kasus yang sangat jarang, hal ini bisa disebabkan oleh suatu kondisi bernama actinomycosis. Actinomycosis adalah infeksi bakteri langka yang dapat membahayakan tulang atau otak jika tidak ditangani dengan baik. Simak informasi lengkapnya di bawah ini

Actinomycosis adalah infeksi bakteri langka

Actinomycosis adalah infeksi yang disebabkan oleh bakteri spesies actinomyces, seperti A. bovis, A. israelii, A. viscosus, A. odontolyticus. Actinomycosis lebih sering ditemukan di daerah tropis. Namun meski termasuk infeksi bakteri, actinomycosis tidak menular sebab bakteri penyebabnya tidak bisa hidup di luar tubuh manusia.

Dilansir dalam laman Healthline, bakteri jenis ini sebenarnya hidup di hidung dan tenggorokan manusia, tapi tidak membahayakan. Bakteri actinomyces baru bisa menginfeksi dan menyebabkan gejala ketika mereka berhasil menembus lapisan pelindung rongga tubuh Anda.

Setelah masuk ke dalam sistem tubuh dengan menumpang aliran darah, bakteri bisa menyebabkan abses (benjolan berisi nanah) di jaringan tempat mereka “singgah”. Seringnya, benjolan abses muncul di jaringan rahang yang kemudian menyebabkan rahang kaku dan terasa sakit.

Selain menyerang area mulut dan rahang, infeksi actinomycosis juga bisa menyerang bagian tubuh lainnya, seperti:

  • Kerongkongan
  • Saluran pencernaan
  • Saluran kemih
  • Alat kelamin wanita

Infeksi ini biasanya terpusat di satu bagian saja. Namun, bakteri Actionomyces ini juga bisa berpindah dari satu jaringan tubuh ke jaringan tubuh yang lain dengan menumpang aliran darah.

Diperkirakan sebanyak 75-95% kasus actinomycosis tidak serta-merta disebabkan oleh bakteri Actinomycoses itu sendiri. Biasanya infeksi ini mengikuti bakteri lain yang ikut masuk menyerang jaringan tubuh. Itu sebabnya mengapa actinomycosis sulit untuk didiagnosis dan butuh pengobatan yang cukup lama.

Apa saja faktor risiko actinomycosis?

Peluang Anda makin besar untuk mengalami actinomycosis jika:

  • Sistem imun lemah karena penyakit tertentu atau efek dari pengobatan
  • Kekurangan gizi
  • Mengalami trauma pada mulut atau rahang

Actinomycosis ada banyak jenisnya, tergantung dari lokasi infeksinya

Ada 4 jenis actinomycosis yang bisa terjadi, yaitu:

Actinomycosis orocervicofacial

Bakteri penyebab actinomycosis orocervicofacial hidup dalam plak gigi dan bisa memengaruhi bagian mulut, rahang atau leher. Penyebabnya berkaitan dengan masalah kerusakan gigi dan kebersihan mulut yang buruk.

Actinomycosis toraks

Infeksi actinomycosis toraks terjadi di saluran pernapasan dan paru-paru. Hal ini bisa terjadi ketika bakteri dari mulut dan tenggorokan tidak sengaja terhirup dan masuk ke dalam paru-paru.

Actinomycosis abdomen

Infeksi actinomycosis abdomen terjadi di rongga perut, tetapi dapat juga memengaruhi bagian lain di sistem pencernaan, dari kerongkongan sampai ke daerah anus. Pada kondisi ini Anda akan merasakan nyeri dan demam terus menerus.

Actinomycosis pelvis

Infeksi ini terjadi pada daerah sekitar panggul, dan sangat mungkin menyebar ke vagina. Dilansir dalam laman Medical News Today, wanita yang menggunakan KB spiral berisiko lebih tinggi untuk mengembangkan jenis infeksi ini jika menggunakannya lewat dari masa tenggang yang seharusnya.

Apa saja tanda dan gejala dari actinomycosis?

Tanda dan gejala paling umum dari actinomycosis adalah kejang otot yang membuat rahang kaku akibat pertumbuhan benjolan abses di jaringan dalamnya, jika menyerang area mulut. Biasanya, benjolan itu tidak menyebabkan rasa sakit. Rahang terasa terkunci dan mulut tidak bisa terbuka.

Gejala lainnya adalah:

  • Demam
  • Penurunan berat badan
  • Pembengkakan dan dan peradangan di bagian tubuh yang terinfeksi
  • Timbul jaringan parut
  • Batuk
  • Sakit dada
  • Adanya lubang kecil di bagian tubuh yang terkena infeksi, disebut dengan fistula. Fistula bisa bocor dan mengeluarkan nanah
  • Badan terasa ngilu
  • Kelelahan
  • Merasa tidak enak badan

Komplikasi yang mungkin terjadi jika actinomycosis tidak diobati

Actinomycosis yang tidak ditangani dapat membuat bakteri semakin subur berkembang biak dalam tubuh, sehingga menginfeksi tulang. Dalam kasus yang lebih berat, bakteri penyebab actinomycosis bisa mengakibatkan infeksi serius di bagian otak dan menimbulkan meningitis.

penyebaran bakterinya semakin banyak di dalam tubuh, Penyebaran bakteri itu juga mampu menginfeksi tulang. Pembedahan biasannya diperlukan untuk menghilangkan infeksi yang sudah menghampiri ke tulang.

Bagaimana actinomycosis diobati?

Karena penyebabnya adalah infeksi bakteri, actinomycosis diobati dengan pemberian antibiotik resep seperti penicilin dosis tinggi. Jika Anda alergi penicillin, antibiotik alternatif yang diresepkan dokter meliputi tetracycline, clindamycin, erythromycin.

Terapi pengobatan actinomycosis bisa dilakukan hingga setahun atau lebih.

Bagaimana mencegah infeksi ini?

Mengubah gaya hidup menjadi lebih sehat bisa membantu mencegah infeksi actinomycosis. Salah satunya adalah dengan rutin memeriksakan kesehatan gigi dan gusi setiap 6 bulan sekali.

Apabila Anda menggunakan KB spiral, jangan gunakan lebih lama daripada masa tenggang yang disarankan dokter. KB spiral biasanya dapat digunakan sekitar 5-10 tahun. Jika Anda ingin memperpanjang pemakaiannnya, lepas dulu yang lama baru ganti dengan yang baru.

Share now :

Direview tanggal: Maret 23, 2018 | Terakhir Diedit: Maret 5, 2018

Sumber
Yang juga perlu Anda baca