Awas, Ini Bahayanya Kalau Anda Sering Makan Pakai Saus Tomat dan Sambal

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 2 September 2020 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Kalau sedang menyantap gorengan, rasanya kurang lengkap kalau tidak ditemani saus tomat atau sambal. Kedua jenis saus ini memang bisa menambah cita rasa yang khas pada berbagai jenis makanan.

Saus memang dibuat dari bahan alami yaitu buah tomat dan cabai. Namun, bukan berarti keduanya sehat dan bisa dikonsumsi sebanyak mungkin. Tanpa disadari, ada bahaya yang terselubung kalau Anda sering makan saus botolan.

Lebih jelasnya, simak berbagai manfaat dan bahaya saus tomat dan sambal di bawah ini.

Manfaat saus tomat dan sambal

Sebenarnya makan tomat dan cabai segar memang lebih baik buat kesehatan. Namun, Anda tetap bisa mendapatkan beragam manfaat tomat dan cabai dari saus kemasan. Ini dia manfaatnya.

Kaya vitamin A dan C

Tomat dan cabai tinggi akan kandungan vitamin A dan C. Dua jenis vitamin ini tidak bisa dihasilkan oleh tubuh sehingga Anda perlu asupan keduanya dari makanan. Di dalam tubuh Anda, vitamin A berfungsi untuk menjaga kesehatan mata, kulit, tulang, dan gigi. Sedangkan vitamin C sangat dibutuhkan oleh sistem kekebalan tubuh dalam melawan penyakit.

Mengandung antioksidan

Buah yang berwarna merah menyala seperti tomat dan cabai merah mengandung karotenoid khusus bernama likopen. Likopen sendiri berfungsi sebagai antioksidan yang mampu menangkal radikal bebas, mencegah kerusakan sel, sekaligus memperbaiki sel-sel yang rusak. Kandungan ini juga diketahui mampu mencegah tumbuhnya sel kanker dalam tubuh Anda.

Rendah lemak dan kalori

Jika dibandingkan dengan saus lainnya seperti mayones atau Thousand island, saus sambal dan tomat memang lebih rendah lemak dan kalori. Maka, Anda bisa menyantap makanan Anda dengan saus sambal dan tomat tanpa tambahan terlalu banyak kalori.   

Bahaya kebanyakan makan saus tomat dan sambal

Meski saus tomat dan sambal sebenarnya merupakan pilihan yang cukup sehat, terlalu sering mengonsumsinya juga ada risikonya buat kesehatan. Perhatikan hal-hal berikut ini, ya.

Tinggi kadar garam

Tanpa disadari, saus tomat dan sambal kemasan adalah sumber natrium yang tinggi. Pasalnya, saus kemasan sudah ditambahkan banyak garam yang mengandung natrium. Menurut Food Standards Agency (FSA), yaitu badan pengawas makanan di Inggris, makanan yang termasuk tinggi garam mengandung 0,5 sampai 0,6 gram natrium per 100 gram. Sedangkan saus botolan mengandung hingga 1,2 gram natrium per 100 gram.

Ini berarti saus kemasan sangat tinggi kadar garamnya. Kebanyakan konsumsi garam sendiri bisa menimbulkan berbagai masalah kesehatan. Di antaranya adalah hipertensi, penyakit jantung, dan stroke.

Tinggi kadar gula

Selain tinggi kadar garam, saus tomat dan cabai juga ternyata tinggi gula. Dalam satu sendok makan saus botolan, Anda bisa mendapatkan asupan gula hingga empat gram. Padahal sekali makan, Anda mungkin pakai hingga lima sendok makan sambal, berarti 20 gram gula. Sementara itu menurut Kementerian Kesehatan, dalam sehari sebaiknya Anda tidak mengonsumsi lebih dari 50 gram gula.

Belum lagi kalau Anda pakai sambal dan saus sebagai cocolan kentang goreng atau tahu tepung. Kadar gula dari makanan-makanan itu sendiri sudah cukup tinggi tanpa ditambah gula dari saus botolan. Jadi, sebaiknya batasi konsumsi saus secukupnya.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Alergi Binatang Kucing dan Anjing: Penyebab dan Cara Mengatasinya

Suka gatal dan bersin saat di dekat hewan berbulu? Bisa jadi itu pertanda Anda alergi binatang seperti kucing atau anjing. Cari tahu di sini.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Novita Joseph
Alergi, Penyakit Alergi Lainnya 15 Oktober 2020 . Waktu baca 8 menit

Berapa Lama Telat Datang Bulan Dapat Menjadi Pertanda Kehamilan?

Telat haid memang bisa jadi ciri hamil, tapi bisa juga tidak. Jadi berapa lama sejak telat datang bulan bisa menjadi pertanda kehamilan. Cek di sini ya!

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Hidup Sehat, Seks & Asmara 14 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit

Dari Mana Datangnya Intuisi? Dan Kenapa Harus Kita Turuti?

Setiap orang memiliki intuisi, sebagian mempercayai intuisinya dan sebagian lagi tidak. Sebenarnya, apa itu intuisi? Dan kenapa kita perlu mengikutinya?

Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Hidup Sehat, Fakta Unik 13 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit

Mana yang Lebih Sehat Buat Payudara: Bra Biasa Atau Berkawat?

Saat memilih bra, Anda mungkin bimbang antara bra kawat atau bra biasa tanpa kawat. Yuk, simak pertimbangan dari para ahli berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hidup Sehat, Fakta Unik 13 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

daging ayam belum matang

4 Penyakit Akibat Makan Daging Ayam Belum Matang (Plus Ciri-cirinya)

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 20 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit
vaksin MMR

Vaksin MMR: Manfaat, Jadwal, dan Efek Samping

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 16 Oktober 2020 . Waktu baca 9 menit
efek samping imunisasi

Mengenal Berbagai Efek Samping Imunisasi: Bahaya Atau Tidak?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Dipublikasikan tanggal: 16 Oktober 2020 . Waktu baca 12 menit
obat sakit gigi

Pilihan Obat Sakit Gigi Antibiotik dan Apotek yang Ampuh untuk Anda

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 16 Oktober 2020 . Waktu baca 13 menit