Daun gaharu termasuk tanaman yang diketahui memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Namun, perlu diperhatikan cara mengolah yang benar agar daun gaharu aman untuk digunakan. Berikut penjelasan lengkapnya.
Daun gaharu termasuk tanaman yang diketahui memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Namun, perlu diperhatikan cara mengolah yang benar agar daun gaharu aman untuk digunakan. Berikut penjelasan lengkapnya.


Daun gaharu atau disebut juga agarwood adalah jenis daun dari pohon gaharu.
Pohon dengan nama latin Aquilaria malaccensis ini umumnya banyak dimanfaat dengan diambil getahnya untuk digunakan sebagai bahan dasar parfum dan obat tradisional.
Akan tetapi, daun gaharu ternyata juga memiliki manfaat tersendiri bagi kesehatan tubuh.
Berdasarkan jurnal The International Conference on Environmental Awareness for Sustainable Development, daun gaharu terbukti memiliki kandungan berikut ini.
Daun ini dikenal berpotensi sebagai sumber antioksidan yang bagus karena mengandung senyawa metabolit saat direndam dengan air panas.
Dari kandungan di atas, ada beberapa manfaat yang bisa diperoleh dari daun gaharu untuk kesehatan tubuh. Berikut di antaranya.
Penelitian dalam Journal of Pure and Applied Microbiology menunjukkan bahwa pohon gaharu memiliki kemampuan sebagai antikanker.
Artinya, kandung dalam pohon ini berpotensi membantu mencegah terjadinya kanker di dalam tubuh.
Manfaat tersebut juga diketahui tidak menimbulkan dampak apapun pada sel-sel yang normal.
Meski begitu, diperlukan penelitian lebih lanjut untuk memastikan apakah pohon gaharu bisa menjadi obat herbal sebagai alternatif untuk melawan kanker.
Suatu studi menunjukan bahwa ekstak daun gaharu mengandung senyawa alkaloid yang memiliki manfaat sebagai antimalaria.
Sementara itu, dari hasil penelitian lainnya yang dilakukan oleh Universitas Gajah Mada diketahui ekstrak metanol daun gaharu mengandung senyawa falvonoid, saponin, dan terpenoid.
Ekstrak tersebut menunjukan fungsi yang efektif sebagai antimalaria pada tikus putih.
Hasil ini dapat dikembangkan lagi untuk memastikan manfaat daun gaharu sebagai pengobatan alternatif untuk penyakit malaria pada manusia.
Senyawa alkaloid yang terkandunga dalam daun gaharu juga diketahui memiliki fungsi analgesik, antispasmodik, anti bakteri, dan stimulan.
Dari fungsi tersebut, daun gaharu dapat digunakan untuk mengobati berbagai kondisi, seperti sakit gigi, kolik, sakit kepala berat, rematik, serta nyeri selama masa kehamilan.
Ekstrak daun gaharu juga diketahui memiliki kandungan flavonoid.
Kandungan tersebut diketahui memiliki fungsi anti-inflamasi. Ini berarti daun gaharu diduga bisa membantu meredakan peradangan yang terjadi di tubuh.
Daun gaharu mengandung senyawa agarospirol yang memiliki fungsi sebagai antidepresan.
Senyawa tersebut bekerja dengan melemahkan sistem saraf pusat yang memicu ketegangan pada tubuh dan mengembalikan kesehatan tubuh.
Sejak lama, banyak petani pohon gaharu yang menggunakan daun pohon ini untuk dijadikan sebagai minuman teh herbal.
Dalam mengolah daun gaharu sebagai teh herbal, diperlukan langkah-langkah khusus agar aman dan bisa memberi manfaat saat dikonsumsi.
Dilansir dari Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat, berikut cara aman mengolah daun gaharu menjadi teh herbal.
Daun gaharu yang dipilih harus daun yang bagus dan sehat, tidak mengalami klorosis (kekuningan) dan nekrosis (coklat atau kehitaman), serta bebas dari hama dan penyakit.
Ambil daun dari 3 dahan teratas dari tiap batang pohon. Anda bisa peting langsung daun dengan menggunakan tangan.
Selanjutnya, cuci daun dalam wadah ember bersih menggunakan air mengalir. Anda bisa mencuci daun sebanyak 2 kali untuk memastikan daun sudah benar-benar bersih.
Keringkan daun gaharu dengan dianginkan selama 3 hari pada suhu ruangan. Pengeringan dapat dilakukan dengan menggunakan jaring atau kawat kasa.
Daun dapat dikatakan sudah kering sempurna setelah bobot berkurang 70% dari bobot semula.
Setelah daun gaharu kering, Anda perlu mencacah atau memotong daun menggunakan penggiling kering agar daun bisa terpotong dengan ketebalan yang tepat.
Sebagai teh, daun gaharu perlu dipotong dengan ketebalan 1—2 mm.
Oksidasi daun gaharu di dalam lemari bertingkat yang diberi filter udara pada bagian tutupnya.
Tahap oksidasi ini bertujuan untuk menguatkan rasa daun gaharu dan juga warna teh saat diseduh.
Setelah semua tahapan dilakukan, kini saatnya menyeduh daun dengan takaran 10 gram daun kering per liter air. Anda bisa merebus daun dalam air dengan suhu 100 derajat Celsius selama 1 menit.
Air seduhan teh dan gaharu berwarna merah kekuningan dengan aroma yang khas.
Setelah mendidih, saring daun dan keluarkan dari air. Untuk menambah rasa, Anda bisa tambahkan gula sekitar 75 gram per liter.
Penting untuk memastikan terlebih dahulu tidak ada reaksi alergi terhadap tubuh sebagai efek samping mengonsumsi daun gaharu.
Pemeriksaan dapat dilakukan melalui tes dengan mengoleskan produk olahan daun gaharu pada kulit untuk melihat reaksi yang timbul.
Jika tidak timbul reaksi apapun pada kulit, maka produk olahan daun gaharu aman untuk dikonsumsi.
Catatan
Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan. Selalu konsultasikan dengan ahli kesehatan profesional untuk mendapatkan jawaban dan penanganan masalah kesehatan Anda.
Batubara, R., Nurminah, M., Hanum, T., & Surjanto, S. (2019). Potency of Gaharu leaves that grows naturally and cultivately as raw material of antioxidant-rich tea. Proceedings of the International Conference on Environmental Awareness for Sustainable Development in Conjunction with International Conference on Challenge and Opportunities Sustainable Environmental Development, ICEASD & ICCOSED 2019, 1-2 April 2019, Kendari, Indonesia. https://doi.org/10.4108/eai.1-4-2019.2287276
Surjanto, Batubara, R., Hanum, T. I., & Pulungan, W. (2019). Phytochemical and antioxidant activity of Gaharu leaf tea (aquilaria malaccensis lamk) as raw material of tea from Middle Tapanuli Regency, North Sumatera Province. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 260(1), 012101. https://doi.org/10.1088/1755-1315/260/1/012101
Collaboration with Industry: From Tree to Tea – UNM Campus News. (2023). Retrieved 30 May 2023, from https://blogs.nottingham.edu.my/campusnews/2017/08/14/collaboration-with-industry-from-tree-to-tea/
Surjanto S, Batubara R, Rangkuti DS. Safety Test of Agarwood Leaves Tea (Aquilaria malaccencis Lamk.) Through Skin Sensitization Test on Albino Rabbit. Open Access Maced J Med Sci. 2019 Nov 14;7(22):3896-3899. https://doi.org/10.3889/oamjms.2019.528
González, R., & Woods, R. (1981). Retrieved from https://www.semanticscholar.org/paper/Digital-Image-Processing-Gonz%C3%A1lez-Woods/72ce0faa2d0be574f5cb88cfe6353a3ba40a08ae
Batubara, R., Wirjosentono, B., Siregar, A. H., Harahap, U., & Tamrin. (2021). Chemical compounds and antioxidant potential in hot water extract of cultivated agarwood (aquilaria malaccensis) Lamk leaves. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 830(1), 012070. https://doi.org/10.1088/1755-1315/830/1/012070
Suryawan Wangiyana, I. G., Soes Putri, D., & Ayu Hari Triandini, I. G. (2019). Pelatihan Pengolahan Daun gaharu Menjadi Teh herbal Untuk Istri petani anggota kelompok tani desa duman Kabupaten Lombok Barat. LOGISTA – Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(2), 82. https://doi.org/10.25077/logista.3.2.82-89.2019
Perjuangan Riset Daun Teh Gaharu, Si Tanaman Surga | Universitas Sumatera Utara. (2023). Retrieved 30 May 2023, from https://www.usu.ac.id/id/riset-unggulan/perjuangan-riset-daun-teh-gaharu-si-tanaman-surga
ATIKAH, A. (2015). Potensi Antimalaria Ekstrak Metanol Daun Gaharu (Aquilaria malaccensis Lam.) terhadap Tingkat Parasitemia Plasmodium berghei Vincke & Lips, 1948 pada Mencit (Mus musculus Linnaeus, 1758). Retrieved 30 May 2023, from http://etd.repository.ugm.ac.id/penelitian/detail/87546
Characterization of Methanolic Extracts of Agarwood Leaves. (2013). Retrieved from https://shms-prod.s3.amazonaws.com/media/editor/148923/Characterization_of_Methanolic_Extracts_of_Agarwood_Leaves_-Dr._Sana_Khalil.pdf
Anti-cancer Potential of Agarwood Distillate. (2022). Retrieved 30 May 2023, from https://microbiologyjournal.org/anti-cancer-potential-of-agarwood-distillate/
Okugawa H, Ueda R, Matsumoto K, Kawanishi K, Kato A. Effects of agarwood extracts on the central nervous system in mice. Planta Med. 1993 Feb;59(1):32-6. https://doi.org/10.1055/s-2006-959599
Okugawa, H., Ueda, R., Matsumoto, K., Kawanishi, K., & Kato, A. (1993). Effects of Agarwood Extracts on the Central Nervous System in Mice. Planta Medica, 59(01), 32-36. https://doi.org/10.1055/s-2006-959599
Versi Terbaru
20/06/2023
Ditulis oleh Reikha Pratiwi
Ditinjau secara medis oleh dr. Carla Pramudita Susanto
Diperbarui oleh: Ilham Fariq Maulana
Ditinjau secara medis oleh
dr. Carla Pramudita Susanto
General Practitioner · Klinik Laboratorium Pramita