Langsung Minum Jus Buah Saat Berbuka Puasa, Boleh atau Tidak?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 19 Mei 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Minuman manis banyak menjadi andalan banyak orang untuk buka puasa, salah satunya jus buah. Selain rasanya enak dan menyegarkan, jus buah ini bisa meredakan rasa haus setelah 12 jam berpuasa. Akan tetapi, bolehkah langsung minum jus buah saat berbuka puasa? Jangan bingung, mari cari tahu jawabannya berikut ini.

Bolehkah langsung minum jus saat buka puasa?

Selain es buah, jus bisa jadi minuman pilihan untuk berbuka. Tidak hanya menyegarkan, minum jus untuk berbuka puasa juga bisa membantu memenuhi asupan serat selama Anda berpuasa. Jika asupan serat terpenuhi dengan baik, tentunya sembelit bisa dicegah.

Kabar baiknya lagi, jus yang terbuat dari campuran buah dan sayur juga mengandung banyak nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh. Itu artinya, nutrisi dari jus dapat membantu menjaga kesehatan tubuh secara menyeluruh.

Kandungan air pada jus bisa membantu menggantikan cairan tubuh yang hilang. Kemudian, kandungan gula alami dalam jus juga bisa membantu menaikkan kadar gula darah yang tadinya menurun dan memberikan energi bagi tubuh.

Namun, banyak orang yang bertanya-tanya keamanan langsung minum jus buah saat berbuka puasa. Pasalnya, pada saat itu perut sedang dalam keadaan kosong.

Sebuah studi yang dilakukan oleh Princeton University dan diterbitkan pada jurnal Cell Metabolism mengamati efek minum jus saat perut kosong. Hasilnya menunjukkan, minum jus saat perut kosong bisa memberikan efek buruk pada bakteri baik yang ada di usus.

Alasannya, karena jus buah cenderung mengandung fruktosa (jenis gula) yang tinggi. Fruktosa tidak dapat diproses oleh usus kecil dengan baik ketika perut Anda kosong. Ini bisa menyebabkan gula tersebut dialirkan ke usus besar atau hati. Sayangnya, bakteri yang hidup di organ ini tidak dirancang untuk memproses fruktosa.

Di samping itu, langsung minum jus saat berbuka puasa juga bisa memicu kambuhnya gejala maag pada orang yang memiliki masalah asam lambung. Ini mungkin saja terjadi jika jus yang diminum cenderung terasa asam, contohnya jus buah nanas atau apel.

Alih-alih membuat Anda lega saat berbuka, minum jus yang asam ini bisa menimbulkan perut mulas dan mual. Meski kelihatannya sepele, hal ini patut menjadi perhatian bagi Anda, terutama jika Anda sering kali mengalami gejala maag.

Aturan minum jus buah yang tepat saat berbuka puasa

Minum jus buah saat puasa sebenarnya bisa memberikan manfaat, asal diminum pada waktu yang tepat. Untuk memperoleh manfaat jus buah, maka Anda harus memerhatikan aturan minumnya saat berbuka puasa.

Seperti yang disarankan oleh British Nutrition Foundation, bahwa mencukupi kebutuhan cairan tubuh sangat penting saat bulan Ramadan. Nah, cairan yang paling utama dan direkomendasikan adalah air putih. Jus hanya menjadi pilihan cairan tambahan.

Air putih bisa meredakan rasa haus Anda. Akan tetapi ada manfaat yang jauh lebih penting dari minum air putih. Di dalam tubuh, air bisa membantu sel, jaringan, dan organ bekerja dengan normal. Selain itu, air juga menyempurnakan serat dalam merangsang pergerakan usus tetap normal dan mencegah susah BAB.

Pada saat berbuka puasa, Anda harus mengutamakan minum air putih lebih dahulu saat waktu berbuka tiba dan makan makanan kecil. Setelahnya, Anda baru diperbolehkan untuk minum jus buah.

Namun bila perut Anda sudah kenyang, jangan paksakan untuk minum jus. Ini akan membuat perut Anda kembung dan tidak nyaman.

Selain itu, perhatikan pilihan jus buah yang akan Anda konsumsi. Bila Anda memiliki masalah asam lambung, pertimbangkan minum jus saat berbuka puasa yang rasanya tidak asam, seperti melon atau buah pir.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Bolehkah Melakukan Suntik KB Saat Puasa?

Jika jadwal suntik KB Anda bertepatan pada bulan puasa, mungkin Anda bertanya-tanya, apakah aman menjalani suntik KB saat puasa?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Hari Raya, Ramadan 19 Mei 2020 . Waktu baca 3 menit

Amankah Jika Penderita Penyakit Jantung Ikut Berpuasa?

Untuk menjalankan perintah agama, Anda tentu ingin ikut puasa. Akan tetapi, apakah orang dengan penyakit jantung boleh puasa? Simak jawabannya di sini!

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Hari Raya, Ramadan 18 Mei 2020 . Waktu baca 3 menit

4 Cara Mencegah Keluar Air Mani Saat Puasa

Bagi beberapa pria, air mani bisa bocor bahkan saat sedang tidak dirangsang. Ada beberapa cara mudah untuk mencegah air mani keluar saat puasa.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Hari Raya, Ramadan 17 Mei 2020 . Waktu baca 5 menit

Menu Wajib Saat Puasa untuk Ibu Hamil

Puasa bukan menjadi alasan untuk membatasi ibu memberikan gizi yang tepat untuk janin.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Hari Raya, Ramadan 17 Mei 2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

jus untuk sistem imun

4 Resep Jus untuk Bantu Meningkatkan Sistem Imun Tubuh

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Dipublikasikan tanggal: 27 Juni 2020 . Waktu baca 4 menit
Konten Bersponsor
persiapan puasa untuk lansia

3 Hal yang Harus Diperhatikan Lansia Saat Sahur dan Berbuka Puasa

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Dipublikasikan tanggal: 5 Juni 2020 . Waktu baca 6 menit
buah untuk alzheimer

Rutin Makan Buah Bermanfaat Menurunkan Risiko Penyakit Alzheimer

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 27 Mei 2020 . Waktu baca 4 menit
mulut terasa pahit saat puasa

5 Penyebab Mulut Anda Terasa Pahit Saat Puasa

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 19 Mei 2020 . Waktu baca 3 menit