home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Berapa Lama Efek Memutihkan Gigi di Dokter Bisa Bertahan?

Berapa Lama Efek Memutihkan Gigi di Dokter Bisa Bertahan?

Bagi Anda yang ingin punya gigi putih dan berkilau mungkin akan lebih memilih memutihkan gigi di dokter. Selain lebih aman, memutihkan gigi di dokter dianggap bisa tahan lama. Namun, seberapa lama sih efek putih pada gigi ini bertahan lama?

Berapa lama efek memutihkan gigi di dokter akan bertahan?

gigi susu tidak tanggal sampai dewasa

Prosedur memutihkan gigi di dokter tidak memberikan hasil yang permanen. Efek pemutihan ini biasanya bertahan dalam hitungan bulan hingga maksimal selama tiga tahun.

Ketahanannya juga bisa berbeda-beda pada tiap orangnya tergantung pada kebiasaan makan dan minumnya serta gaya hidup yang diterapkan sehari-hari. Oleh karena itu, sebenarnya Anda sendirilah yang menentukan berapa lama efek pemutihan gigi ini akan bertahan.

Apa yang membuat efeknya cepat hilang?

Rokok dan semua makanan serta minuman yang bisa menodai gigi akan membuat efek warna putihnya cepat hilang. Beberapa makanan dan minuman yang membuat gigi kembali ke warna aslinya, di antaranya:

  • Teh
  • Kopi
  • Saus dan kecap
  • Anggur merah atau wine
  • Minuman olahraga
  • Minuman soda berwarna gelap dan terang
  • Makanan yang mengandung pewarna buatan

Berbagai makanan dan minuman tersebut akan dengan mudah masuk dan meresap ke permukaan gigi. Perlahan, makanan dan minuman tersebut bisa mengubah warna gigi Anda yang telah mengalami proses pemutihan.

Bukan berarti Anda tidak boleh mengonsumsi berbagai makanan dan minuman tersebut, hanya saja perlu lebih telaten lagi dalam menjaga kebersihan mulut.

Tips menjaga gigi tetap putih setelah whitening

sering sikat gigi

Berkumur dan sikat gigi setelah makan

Untuk mengurangi risiko gigi yang kembali berwarna kekuningan, Anda perlu segera berkumur atau menyikat gigi segera setelah makan atau minum. Dengan begitu, risiko menumpuknya plak dan perubahan warna pun akan berkurang.

Minum pakai sedotan

Minum dari sedotan bisa membantu menjaga gigi tetap putih. Ini karena sedotan memungkinkan cairan untuk langsung masuk ke mulut tanpa perlu melewati gigi bagian depan.

Menjaga kebersihan gigi dan mulut

Usahakan untuk menyikat gigi dua kali sehari dan melengkapinya dengan melakukan flossing. Hal ini dilakukan dengan tujuan agar plak yang menempel di permukaan atau sela-sela gigi terangkat dengan sempurna. Selain itu, gunakan obat kumur antiseptik sekali sehari untuk membunuh bakteri penyebab plak.

Melakukan retouch

Untuk menjaga gigi tetap putih bersih, Anda bisa melakukan retouch setiap enam bulan sekali atau setelah satu hingga dua tahun. Jika Anda merokok dan sering mengonsumsi makanan atau minuman yang menodai gigi maka Anda perlu lebih sering untuk retouch. Cobalah berkonsultasi pada dokter mengenai hal ini.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Teeth Whitening

https://www.nhs.uk/live-well/healthy-body/teeth-whitening/ accessed on January 24th 2019

Teeth Whitening

https://www.webmd.com/oral-health/teeth-whitening-and-bleaching#2  accessed on January 24th 2019

Tips to Keep Your Teeth White

https://www.webmd.com/oral-health/tips-keep-teeth-white  accessed on January 24th 2019

 

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Widya Citra Andini Diperbarui 18/12/2020
Ditinjau secara medis oleh dr Damar Upahita
x