Saya sedikit dicakar kucing

Seminggu yang lalu, saat saya mengelus kucing saya, tiba-tiba kucing saya menyakar jari tengah saya, meskipun tidak berdarah tapi kulit saya tetap terkelupas, apa perlu saya konsultasi ke dokter untuk berjaga-jaga apakah saya terinfeksi rabies atau tidak? Mengingat sekarang kasus rabies sedang meningkat, ditambah lagi bekas cakaran nya sudah hilang

Suka
Bagikan
Simpan
Komentar
1
2

2 komentar

Halo sobat sehat, terimakasih atas pertanyaannya


Kucing adalah salah satu hewan yang berpotensi menyebarkan rabies selain dari anjing. tidak semua kucing namun waspada tetap perlu. pada dasarnya untuk mengecek apakah hewan terinfeksi rabies atau tidak adalah dengan melakukan karantina pada hewan tersebut apabila menggigit atau mencakar, apabila dalam hitungan hari hewan takut air cahaya lalu mati maka patut diwaspadai infeksi rabies.


Selain itu, Ada kondisi yang disebut dengan Cat scratch disease dan rabies.


Cat scratch disease dan rabies ada dua penyakit berbeda namun sama-sama bisa disebabkan oleh kucing


Cat scratch disease atau bartonellosis adalah penyakit yang muncul dari cakaran dan gigitan kucing yang telah terinfeksi bakteri Bartonella henselae.


Bartonella henselae merupakan salah satu bakteri yang paling umum menyerang kucing. Biasanya bakteri ini paling banyak terdapat di bagian mulut atau cakar kucing.


Bakteri dapat menyebar ke kelenjar getah bening yang letaknya paling dekat dari luka cakar.

Rabies merupakan salah satu penyakit yang menular dari hewan ke manusia. Hewan yang terinfeksi penyakit rabies akan menularkannya. Hewan utama sebagai penyebab penyebaran rabies adalah anjing, kelelawar, kucing dan kera.


Jika tercakar kucing, maka segera lakukan :


- Bersihkan luka dengan air dan sabun: Cuci luka dengan air mengalir dan sabun lembut untuk membersihkan bakteri yang mungkin masih ada di permukaan kulit.


- Gunakan antiseptik: Setelah membersihkan luka, gunakan antiseptik seperti betadin atau alkohol untuk membunuh bakteri yang tersisa.


- Minum obat pereda nyeri: Jika terasa nyeri, kamu bisa minum obat pereda nyeri yang dijual bebas seperti parasetamol atau ibuprofen.


Untuk obat salep dan lainnya, apalagi jika sampai bengkak dan nyeri sekali, sebaiknya periksakan ke fasilitas kesehatan terdekat.


Terimakasih

2 minggu yang lalu
Suka
Balas
Meskipun cakaran kucing Anda tidak berdarah dan bekasnya sudah hilang, kekhawatiran Anda mengenai rabies adalah hal yang wajar, terutama mengingat kasus rabies yang meningkat. Rabies dapat menular melalui air liur hewan terinfeksi yang masuk ke luka, bahkan luka yang dangkal seperti kulit terkelupas:

Untuk memastikan tidak ada risiko dan untuk ketenangan pikiran Anda, sangat disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter. Dokter akan dapat mengevaluasi risiko berdasarkan kondisi kucing Anda (apakah sudah divaksin atau tidak) dan luka yang terjadi, serta memberikan penanganan yang tepat jika diperlukan, seperti vaksinasi anti-rabies.

2 minggu yang lalu
Suka
masukan
warningDisclaimer: Informasi yang disampaikan di atas adalah informasi umum, bukan pengganti saran medis resmi dari dokter atau pakar.
Related content
Temukan komunitas Anda
Jelajahi berbagai jenis komunitas yang ada dan paling sesuai dengan kondisi kesehatan yang Anda hadapi.
Iklan
Iklan