Henti nafas saat akan tidur

saya sebulan belakangan mengalami gangguan tidur. Jadi saat akan tidur saya menjadi gelisah saya bernafas secara manual dalam artian saya harus menarik nafas secara sadar, ketika saya akan tidur dan mulai masuk ke fase tidur nafas jadi berhenti dan jantung terasa berdebar. Hal ini membuat saya terbangun dan sulit tertidur. Jika saya sudah berhasil tidur sampai pagi, sejauh yang saya rasakan dan ingat saya tidak mengalami henti nafas sepanjang malam, jadi henti nafas hanya pada saat akan tidur saja. Namun saat saya sangat lelah atau mengantuk hal ini tidak terjadi. Saya memang gemuk tapi sedang proses menurunkan berat badan dan berhasil turun sebanyak 12kg. Saya tidak merokok dan rutin berolahraga, apakah saya mengalami sleep apnea?

Suka
Bagikan
Simpan
Komentar
1

1 komentar

Berdasarkan gejala yang Anda alami, yaitu henti napas dan jantung berdebar saat akan tidur, ini adalah kondisi yang perlu diperhatikan serius. Gejala henti napas saat tidur memang sangat mirip dengan *sleep apnea*, meskipun pola yang Anda alami (hanya saat akan tidur dan tidak saat sangat lelah) mungkin memerlukan evaluasi lebih lanjut untuk menentukan jenis dan penyebab pastinya:

Sleep apnea adalah gangguan tidur serius di mana pernapasan berulang kali berhenti dan mulai kembali saat tidur. Kondisi ini dapat menyebabkan jantung berdebar karena tubuh berusaha keras untuk bernapas dan kekurangan oksigen. Faktor berat badan berlebih memang merupakan salah satu pemicu utama sleep apnea karena lemak di leher dapat menekan saluran pernapasan. Meskipun Anda sedang dalam proses menurunkan berat badan dan berolahraga rutin, risiko ini tetap ada. Untuk mendapatkan diagnosis yang akurat dan penanganan yang tepat, sangat disarankan untuk segera berkonsultasi dengan dokter. Anda bisa memulai dengan menemui Dokter Umum yang kemudian dapat merujuk Anda ke spesialis yang relevan seperti Dokter Spesialis Paru (Pulmonologi) atau Dokter Spesialis Saraf (Neurologi) untuk pemeriksaan lebih lanjut, termasuk kemungkinan studi tidur (polisomnografi). Jangan menunda pemeriksaan karena gangguan tidur seperti ini dapat berdampak pada kesehatan jangka panjang.

1 jam yang lalu
Suka
masukan
warningDisclaimer: Informasi yang disampaikan di atas adalah informasi umum, bukan pengganti saran medis resmi dari dokter atau pakar.
Related content
Temukan komunitas Anda
Jelajahi berbagai jenis komunitas yang ada dan paling sesuai dengan kondisi kesehatan yang Anda hadapi.
Iklan
Iklan