Faringitis Kronis
Beberapa tahun terakhir saya terkena faringitis kronis karena sebelumnya saya terkena GERD & memiliki alergi
Beberapa tahun terakhir saya terkena faringitis kronis karena sebelumnya saya terkena GERD & memiliki alergi
1 komentar
Terbaru

Anda sekarang bisa mulai memposting cerita dan komentar.
Dapatkan saran dari dokter, pakar, dan duta komunitas.
Bagikan pengalaman Anda dengan orang lain yang mungkin membutuhkan.
Terus aktif dan jadilah Duta Komunitas dengan mengumpulkan poin
GERD (Gastroesophageal Reflux Disease) dapat menyebabkan asam lambung naik ke kerongkongan dan mengiritasi tenggorokan secara terus-menerus, memicu peradangan kronis. Sementara itu, alergi dapat menyebabkan post-nasal drip (lendir yang menetes dari hidung ke tenggorokan) atau peradangan langsung pada saluran napas, yang juga dapat mengiritasi tenggorokan dan memperburuk faringitis. Untuk penanganan yang tepat, sangat disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter spesialis THT (Otorhinolaryngologist) untuk mengevaluasi kondisi tenggorokan Anda secara menyeluruh. Dokter juga mungkin akan merekomendasikan pemeriksaan lebih lanjut atau rujukan ke dokter spesialis penyakit dalam/gastroenterologi jika GERD Anda belum terkontrol dengan baik, atau ke dokter alergi-imunologi jika alergi menjadi faktor dominan. Pengelolaan kedua kondisi ini (GERD dan alergi) sangat penting untuk meredakan faringitis kronis Anda.
Related content