Susah minum susu

Dok saya mau tanya, anak saya usia 5 bulan setengah, setelah imunisasi dpt yang ke 3, kenapa anak saya jadi susah mau minum susu padahal sudah 5 hari yang lalu imunisasi nya dan sudah tidak demam bekas suntikan nya pun sudah tidak bengkak, tapi keinginan minum susunya berkurang drastis tidak seperti biasanya. Padahal perutnya bunyi seperti orang keroncongan lapar tapi setelah saya buatkan susu diminum hanya sedikit sekitar 10 sampai 20 ml saja, apalagi kalau malam hari dia suka terbangun nangis tapi ketika diberi susu malah tidak diminum dok tidak seperti sebelum imunisasi setiap dibuatkan susu yng sesuai takarannya pasti dihabiskan, anak saya minum sufor bukan Asi dok.

Mohon penjelasannya dok kenapa dan minta solusinya, saya tinggal di kampung dok kalau mau ke bidan atau dokter jauh. Terimakasih

Suka
Bagikan
Simpan
Komentar
1

1 komentar

Perubahan drastis pada kebiasaan minum susu bayi Anda setelah imunisasi, meskipun demam dan bengkak sudah hilang, memang perlu diperhatikan. Meskipun efek samping imunisasi biasanya bersifat sementara, penurunan nafsu minum yang signifikan seperti ini, apalagi disertai tanda lapar namun menolak susu, memerlukan evaluasi lebih lanjut:

Beberapa kemungkinan penyebab kondisi bayi Anda antara lain:

  1. Efek Samping Imunisasi yang Berkelanjutan: Terkadang, efek imunisasi bisa memengaruhi nafsu makan atau kenyamanan bayi untuk beberapa hari lebih lama, meskipun gejala fisik seperti demam sudah mereda.
  2. Ketidaknyamanan Pencernaan: Bunyi perut seperti lapar namun menolak minum susu bisa menjadi indikasi adanya ketidaknyamanan pada saluran pencernaan, seperti kembung atau rasa tidak nyaman lainnya yang membuat bayi enggan minum. Bayi mungkin merasa kenyang atau tidak nyaman setelah minum sedikit.
  3. Perubahan Rasa atau Sensasi: Meskipun jarang, terkadang ada perubahan kecil pada formula atau cara penyajian yang membuat bayi kurang menyukainya.
  4. Mulai Mengenali Lingkungan: Pada usia 5,5 bulan, bayi mulai lebih sadar lingkungan dan mungkin lebih mudah terdistraksi saat minum. Namun, penolakan drastis seperti ini biasanya bukan hanya karena distraksi.
  5. Kondisi Medis Lain: Ada kemungkinan bayi mengalami kondisi medis ringan lain yang kebetulan terjadi setelah imunisasi, seperti infeksi ringan yang memengaruhi nafsu makan. Mengingat kondisi bayi Anda yang menolak minum susu secara drastis dan Anda kesulitan mengakses fasilitas kesehatan, sangat disarankan untuk tetap berusaha membawa bayi Anda ke bidan atau dokter terdekat sesegera mungkin. Penurunan asupan cairan dan nutrisi pada bayi usia 5,5 bulan dapat berisiko dehidrasi dan gangguan pertumbuhan jika berlangsung lama. Sementara menunggu pemeriksaan medis, Anda bisa mencoba beberapa hal berikut:
  • Tawarkan susu lebih sering dalam porsi kecil: Jangan memaksa, coba tawarkan sedikit-sedikit namun lebih sering.
  • Periksa suhu susu dan botol: Pastikan suhu susu nyaman dan aliran dot botol tidak terlalu cepat atau terlalu lambat.
  • Ciptakan suasana tenang saat menyusui: Hindari gangguan dan buat waktu minum susu menjadi pengalaman yang nyaman bagi bayi.
  • Amati tanda-tanda lain: Perhatikan apakah ada gejala lain seperti muntah, diare, ruam, perubahan warna feses, atau bayi tampak lesu.
  • Pastikan persiapan susu formula sudah benar: Jangan menambah atau mengurangi takaran air dari petunjuk pada kemasan. Namun, perlu diingat bahwa saran ini bersifat umum dan tidak dapat menggantikan pemeriksaan langsung oleh tenaga medis. Jika bayi terus menolak minum, tampak lemas, atau menunjukkan tanda-tanda dehidrasi (seperti jarang buang air kecil, mata cekung, atau kulit kering), segera cari pertolongan medis.
1 jam yang lalu
Suka
masukan
warningDisclaimer: Informasi yang disampaikan di atas adalah informasi umum, bukan pengganti saran medis resmi dari dokter atau pakar.
Related content
Temukan komunitas Anda
Jelajahi berbagai jenis komunitas yang ada dan paling sesuai dengan kondisi kesehatan yang Anda hadapi.
Iklan
Iklan