Panik pada anak

Anak saya sering panik, misalkan saya antar dia kesekolah, ketika saya pamit pulang pasti dia rewel, tapi lama2 jika sudah beradaptasi dia akan happy juga akhirnya, tapi kepanikan tersebut terjadi berulang2 setiap harinya, ketika akan menghadapi sesuatu terutama di lingkungan sosial ia sering panik dan merasa mual, bagaimana solusinya?🙏

Suka
Bagikan
Simpan
Komentar
4
1

1 komentar

Halo, terima kasih untuk pertanyaannya.


Perlu diketahui bahwa faktor yang kemungkinan menyebabkan anak menunjukkan perilaku demikian, yaitu faktor eksternal dan faktor internal. Faktor eksternal biasanya disebabkan oleh lingkungan sekolah yang tidak nyaman bagi anak, anak mengalami kesulitan beradaptasi dengan lingkungan baru, atau anak mengalami perundungan di sekolah, dan berbagai faktor eksternal lainnya. Sedangkan faktor internal yang dialami yaitu anak mengalami kecenderungan Separation Anxiety Disorder (SAD), di mana anak akan mengalami kecemasan saat berpisah dengan figur lekatnya (ibu, ayah, pengasuh, dll) sehingga anak tidak mau meninggalkan rumah untuk berangkat ke sekolah, atau adanya faktor internal lainnya. Meskipun demikian, sebaiknya orang tua tidak langsung memarahi atau memukul anak karena akan menyebabkan anak semakin tidak ingin ke sekolah, atau bisa saja muncul masalah baru lainnya.


Hal pertama yang dapat dilakukan sebagai orang tua, yaitu mencari tahu penyebab anak tidak mau berangkat ke sekolah. Orang tua dapat mengajak anak berdiskusi mengenai pikiran dan perasaan anak terkait sekolah, mengenali secara pasti kekhawatiran yang dirasakan oleh anak. Selain itu, ceritakan kepada anak mengenai hal-hal yang menarik di sekolah, serta memberikan pemahaman mengenai pentingnya belajar dari sekolah dan konsekuensi jika anak tidak mau sekolah. Orang tua juga dapat membuat perjanjian bersama anak mengenai jadwal sekolah, yang disertai dengan sikap yang tegas dari orang tua apabila anak melanggar perjanjian tersebut. Kemudian orang tua juga perlu memberikan apresiasi kepada anak saat mau berangkat ke sekolah, seperti pelukan, pujian, dan sebagainya sehingga anak termotivasi untuk mengulang kembali perilaku baik tersebut


Untuk info lebih lanjut mengenai gangguan kecemasan saat berpisah (Separation Anxiety Disorder) bisa dibaca di artikel berikut https://hellosehat.com/mental/gangguan-kecemasan/separation-anxiety-disorder/


Jangan ragu untuk memeriksakan anak anda ke psikolog pendidikan/ psikolog anak jika keluhan berlanjut atau bertambah parah.

2 tahun yang lalu
Suka
Balas
Temukan komunitas Anda
Jelajahi berbagai jenis komunitas yang ada dan paling sesuai dengan kondisi kesehatan yang Anda hadapi.
Iklan
Iklan