Hallo dok,

  1. Dok anak saya udah 3.5 tahun kalo mkan nasi susah bngtt sukanee makan roti sama susu ,tpii bb.nya turun trz,pdhll udhh dibeliin apialys ,skrng lgii ngeluhh perute sakitt trs,gmn yahh solusinya
Suka
Bagikan
Simpan
Komentar
10
2

2 komentar

Halo sobat sehat, terimakasih atas pertanyaannya.


Menaikkan berat bada anak itu bukan dari vitamin karena tidak ada vitamin untuk berat badan, tidak instan, yang penting itu justru makanan utamanya setiap hari. Isi piring yang lengkap (karbohidrat, protein, lemak, vitamin, mineral), variasi makanan yang dimakan. susu itu tambahan. jadi perhatikan dulu makanan utamanya.


Pertumbuhan anak dinilai dari berat badan, tinggi badan dan lingkar kepala yang secara rutin diukur setiap bulan lalu dimasukkan hasilnya ke buku KIA atau aplikasi tumbuh kembang IDAI.


Setiap anak itu berbeda, sebaiknya tidak membanding-bandingkan tumbuh kembang anak bahkan dengan kakak/adik kandung sekalipun.



Pengukuran tidak hanya harus dilihat dari berat badan melainkan juga jenis kelamin, tinggi badan dan lingkar kepalanya, oleh karenanya ada beberapa kurva yang harus diperhatikan :BB/U (berat badan per umur), TB/U (Tinggi badan per umur) IMT (indeks masa tubuh), BB/TB (berat badan per tinggi badan), dan lingkar kepala. Seluruhnya berkesinambungan.


Apabila terdapat aspek yang tidak naik misalnya berat badan, perhatikan juga apakah tinggi badannya naik atau tidak.


Terkait pertanyaan anda, silakan masukan hasil pengukuran ke dalam kurva KMS (kartu menuju sehat) yang ada di buku KIA atau gunakan aplikasi PRIMAKU yang direkomendasikan oleh IDAI (Ikatan Dokter Anak Indonesia) dan sudah bisa didownload di handphone.


penjelasan lain yang terkait:


usia 3.5 tahun itu adalah usia anak sudah bisa makan menu keluarga, namun masalah yang sering muncul itu anaknya pilih-pilih makan.


Sulit makan hingga GTM atau gerakan tutup mulut adalah masalah yang sering sekali dikeluhkan para orang tua. Penyebab terbanyak yaitu inappropriate feeding rules atau kurang tepatnya aturan pemberian makan yang diterapkan ke anak, ada juga penyebab lainnya seperti sakit, tumbuh gigi, masalah pencernaan dan sebagainya.


nafsu makan anak itu wajar naik turun, apalagi kalau lagi sakit karena tubuh nya sedang merasa tidak nyaman, tugas orang tua adalah tetap memberikan makan sesuai feeding rules, sambil dicari tahu penyebabnya dan ditangani sebabnya, cek apakah giginya sedang tumbuh atau ada infeksi lainnya sehingga anak demam.


Apabila sudah diperiksakan dan anak dalam kondisi sehat, maka perlu dievaluasi feeding rules nya kembali.


Selera dan nafsu makan anak yang berbeda dan naik turun setiap harinya adalah hal yang wajar, maka salah satu tugas orang tua yaitu menyiasati menu MPASI agar anak tetap mau makan dengan tetap memperhatikan kandungan gizi seimbang.


Poin penting feeding rules yang harus ditekankan kembali:

- Jadwal (berikan makan 3x makan utama dan 2x cemilan sehari, anak diatas 1 tahun sudah bisa menu keluarga)


- lingkungan (anak duduk bisa sendiri atau bersama keluarga di meja makan diajak makan bersama, ajak anak terlibat dalam proses makan, kasih sendok sendiri, tidak apa jika acak-acakan, hindari distraksi seperti mainan atau gadget)


-proses (lakukan dengan menyenangkan, hindari memaksa anak makan)


Anak mungkin bosan dengan menu, dapat diberikan pengganti yang diolah bervariasi misalnya


-Karbohidrat: kentang, ubi manis, jagung

- protein: daging sapi, daging ayam, tempe, tahu

- lemak:daging, alpukat

- vitamin mineral: buah-buahan, sayuran


Jika anak suka buah, dapat di buat atau dicampur dengan bahan lain agar padat nutrisinya.


Variasikan makanan dan lakukan proses makan yang menyenangkan. orang tua mungkin akan capek namun semangat mencoba segala cara adalah yang utama untuk anak sulit makan sambil dievaluasi juga faktor lainnya.




Periksakan langsung ke dokter spesialis anak (SpA) terdekat jika anak sama sekali sulit makan minum.


Semoga membantu, terima kasih

2 tahun yang lalu
Suka
Balas

Hai Sobat Sehat,

Maaf, tetapi pertanyaan Anda tidak jelas dan terdapat beberapa informasi yang bertentangan. Namun, jika anak Anda sulit makan nasi dan berat badannya terus turun, disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter anak atau ahli gizi. Mereka dapat melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kondisi anak Anda dan memberikan saran yang tepat mengenai nutrisi dan kesehatannya. Selain itu, keluhan perut yang sering muncul juga perlu diteliti lebih lanjut oleh dokter untuk menentukan penyebabnya dan memberikan pengobatan yang sesuai.
2 tahun yang lalu
Suka
masukan
warningDisclaimer: Informasi yang disampaikan di atas adalah informasi umum, bukan pengganti saran medis resmi dari dokter atau pakar.
Related content
Temukan komunitas Anda
Jelajahi berbagai jenis komunitas yang ada dan paling sesuai dengan kondisi kesehatan yang Anda hadapi.
Iklan
Iklan