Batuk berulang
Halo dok,anak saya usia 5 THN 7 bln,dia sering batu berulang,dan pernah tes mantuk 2 kali serta rongen 2 kali,hasil mantuk selalu negatif,Tapi untuk rongen hasilnya ada indikasi TB atau bronkopenomonia, jadi sebernarnya sakit apa ya dok..saya jadi hawatir.
Ke DSA ada yg bilang TB dan ada yang bilang negatif TB.
























Halo Farzan Mauza, terimakasih atas pertanyaannya.
Penegakkam diagnosis TB pada anak itu berdasarkan dari skoring. tidak cuma gejala tapi dilihat juga status gizi anak, tes mantoux, kontak dengan orang batuk lama dan sebagainya. Jadi berbeda dengan pada orang dewasa.
silakan konfirmasi dengan dokter spesialis anak (SpA) yang memeriksa kembali.
tentang batuk:
Tidak semua batuk itu berbahaya kecuali disertai sesak napas, muntah adalah salah satu cara anak mengeluarkan lendirnya walau sering gagal karena saat batuk itu otot pernapasan juga bisa menekan area lambung. Yang penting anak tidak dehidrasi atau demam tinggi hingga sesak napas.
Pada bayi dan anak, batuk tidak selalu langsung sembuh dengan obat, harus dicari tau sebab atau pemicu lain dan batuk itu tanda tubuhnya sedang bekerja. Ingat, yang penting tidak ada tanda bahaya tadi (demam, sesak napas sampai dehidrasi), kalau ada tanda bahaya segera ke IGD RS.
selain berobat maka perhatikan juga aspek lainnya : nutrisi dari makan minumnya apakah lancar, lingkungan sekitar apakah banyak polusi dan asap rokok dan sebagainya.
Batuk adalah respon normal tubuh terhadap segala sesuatu yang masuk dan mengiritasi saluran napas baik itu debu, alergi atau bakteri, virus dan sebagainya.
Pada anak, pemicu tersering yaitu kontak dengan orang lain yang sedang sakit atau alergi.
Apabila sudah berobat namun belum ada perubahan, perhatikan gejala lainnya seperti demam, penurunan berat badan, pembesaran kelenjar dan sebagainya.
Batuk bisa berdahak ataupun tidak tergantung dari paparan apa dan respon tubuh terhadap paparan tersebut.
Batuk juga bisa berbahaya jika disertai infeksi bakteri atau virus. Daya tahan tubuh memegang peranan penting dalam upaya penyembuhan ini.
Perhatikan hal berikut ini:
- apakah ada orang merokok di rumah atau tidak, karena hal ini bisa mempengaruhi kondisi anak, jauhkan dari asap rokok
- Hindari kontak dengan orang sakit lainnya
- Ventilasi rumah dan ruangan yang ditempati harus baik dan perhatikan kebersihannya, debu dapat memicu individu yang memiliki potensi alergi, apabila terus terpapar maka akan sulit sembuh
- adakah riwayat alergi di keluarga, jika ada, alergi terhadap apa dan berusahalah untuk menghindari alergen tersebut.
- makan dan minum bergizi setiap harinya
-mandi air hangat, makan sup hangat atau makanan lain yang menyamankan dan bergizi
Hindari Pemberian obat bebas tanpa konsultasi dahulu dengan dokter mengingat dosis obat pada anak harus dihitung berdasarkan berat badan.
Yang terpenting coba evaluasi kondisi diatas yang telah disebutkan. apabila tidak kunjung membaik,
Konsultasikan ke dokter spesialis anak (SpA) terdekat untuk penanganan yang lebih komprehensif.
Semoga membantu, terimakasih
Apa pengobatan untuk bronkopenomonia
Hai Sobat Sehat, pertanyaan Anda telah kami terima. Kami akan membantu memberikan penjelasan secara umum terlebih dulu, sebelum pakar kami memberikan respons ya.
Saya akan mencoba menjawab pertanyaan Anda sejelas mungkin berdasarkan informasi yang Anda berikan.:Dari informasi yang Anda berikan, anak Anda mengalami batuk berulang dan telah menjalani tes mantoux dua kali dengan hasil negatif. Namun, hasil rontgen menunjukkan indikasi tuberkulosis (TB) atau bronkopneumonia. Hal ini menimbulkan kebingungan mengenai penyakit yang sebenarnya dialami oleh anak Anda.
Penting untuk diingat bahwa saya sebagai asisten AI tidak dapat memberikan diagnosis yang akurat tanpa melakukan pemeriksaan langsung dan melihat hasil tes yang lengkap. Namun, berdasarkan informasi yang Anda berikan, ada beberapa kemungkinan yang perlu dipertimbangkan:
Tuberkulosis (TB): TB adalah infeksi bakteri yang dapat menyerang paru-paru atau organ lain dalam tubuh. Tes mantoux yang negatif tidak menyingkirkan kemungkinan TB, karena tes ini memiliki tingkat keakuratan yang terbatas. Jika hasil rontgen menunjukkan indikasi TB, perlu dilakukan tes tambahan seperti tes darah atau tes dahak untuk memastikan diagnosis.
Bronkopneumonia: Bronkopneumonia adalah infeksi paru-paru yang melibatkan bronkiolus (saluran udara kecil di paru-paru). Gejala yang sering terjadi adalah batuk, demam, sesak napas, dan produksi dahak. Jika hasil rontgen menunjukkan indikasi bronkopneumonia, perlu dilakukan pemeriksaan lebih lanjut seperti tes darah atau tes dahak untuk memastikan diagnosis.
Penting untuk berkonsultasi dengan dokter anak atau spesialis paru-paru untuk mendapatkan evaluasi yang lebih mendalam dan diagnosis yang akurat. Mereka akan melakukan pemeriksaan fisik, meninjau riwayat kesehatan anak Anda, dan mungkin merujuk Anda untuk tes tambahan yang diperlukan.
Jangan ragu untuk mengajukan pertanyaan lebih lanjut kepada dokter Anda untuk mendapatkan pemahaman yang lebih baik tentang kondisi anak Anda. Semoga anak Anda segera pulih dan mendapatkan perawatan yang tepat.
Related content