Servisitis
Dok mau tnya obat untuk menyembuhkan servisitis apa ya? Dan apa penyebab bisa kena servisitis
Dok mau tnya obat untuk menyembuhkan servisitis apa ya? Dan apa penyebab bisa kena servisitis
2 komentar
Terbaru

Anda sekarang bisa mulai memposting cerita dan komentar.
Dapatkan saran dari dokter, pakar, dan duta komunitas.
Bagikan pengalaman Anda dengan orang lain yang mungkin membutuhkan.
Terus aktif dan jadilah Duta Komunitas dengan mengumpulkan poin
Halo sobat sehat, terimakasih atas pertanyaannya
Masalah kesehatan reproduksi perempuan perlu untuk diwaspadai. Salah satunya adalah servisitis, yang masih banyak belum diketahui.
Servisitis ialah kondisi peradangan, iritasi, atau luka pada leher rahim. Lapisan leher rahim yang terluka ini bisa menyebabkan pembengkakan, kemerahan, mengeluarkan lendir atau nanah di dalam leher rahim.
Leher rahim alias serviks adalah organ yang menghubungkan antara vagina dengan rahim dimana organ ini adalah salah satu bagian organ reproduksi yang penting untuk dijaga kesehatannya. Karena organ yang satu ini berfungsi sebagai jalan keluar darah menstruasi maupun bayi saat melahirkan. Sama seperti organ tubuh lainnya, leher rahim juga rentan terkena infeksi dan peradangan yang disebut dengan servisitis. Hal ini dapat disebabkan oleh infeksi menular seksual, seperti klamidia atau gonore dan bisa menular lewat hubungan seksual.
Pada awal fase umumnya tidak bergejala sehingga banyak yang luput dari ini.
Meskipun demikian apabila muncul gejala seperti nyeri setiap buang air kecil, nyeri pada vagina, pendarahan setelah berhubungan seksual. Segera konsultasikan dengan dokter spesialis kandungan untuk mendapatkan penanganan yang tepat.
Terimakasih
Hai Sobat Sehat, pertanyaan Anda telah kami terima. Kami akan membantu memberikan penjelasan secara umum terlebih dulu, sebelum pakar kami memberikan respons ya.
Saya akan mencoba menjawab pertanyaan Anda tentang servisitis.:Servisitis adalah peradangan pada serviks atau leher rahim. Penyebab servisitis bisa bervariasi, namun infeksi bakteri, virus, atau jamur seringkali menjadi penyebab utamanya. Beberapa faktor risiko yang dapat meningkatkan kemungkinan terkena servisitis meliputi memiliki banyak pasangan seksual, riwayat infeksi menular seksual (IMS), penggunaan alat kontrasepsi intrauterin (IUD), dan sistem kekebalan tubuh yang lemah.
Pengobatan servisitis tergantung pada penyebabnya. Jika servisitis disebabkan oleh infeksi bakteri, dokter mungkin akan meresepkan antibiotik untuk menghilangkan infeksi. Jika disebabkan oleh infeksi virus, pengobatan akan difokuskan pada mengurangi gejala dan memperkuat sistem kekebalan tubuh. Untuk servisitis yang disebabkan oleh infeksi jamur, antijamur topikal atau oral dapat direkomendasikan.
Selain pengobatan dengan obat, penting juga untuk menjaga kebersihan pribadi yang baik, menghindari hubungan seksual selama pengobatan, dan menggunakan kondom untuk mencegah penyebaran infeksi.
Namun, penting untuk diingat bahwa hanya dokter yang dapat memberikan diagnosis yang akurat dan meresepkan pengobatan yang tepat. Jika Anda mengalami gejala servisitis atau memiliki kekhawatiran, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter Anda untuk evaluasi dan pengobatan yang sesuai.
Apakah ada pertanyaan lain yang bisa saya bantu?
Related content