Pencegahan dan gejala hiv
Halo dok saya mau sharing dulu pengalaman yang kurang bagus untuk ditiru
Ini merupakan pertama kalinya saya berhubungan seksual melalui aplikasi mi c*at saat berhubungan badan tersebut saya di oral dulu sebentar oleh wanita tersebut lalu saya dikasih/dipasangi kondom lalu terjadilah hubungan badan yang sangat sebentar mungkin tidak sampai 2 menit udah keluar di dalam kondom itu cairan sperma saya, (maklum baru pertama kali merasakan hubungan badan jadi keluarnya cepat)
Nah hal yang saya ingin tanyakan apakah mungkin saya terpapar HIV gara gara hubungan badan tersebut? Sedangkan Saya kan memakai kondom sebagai pengaman, Dan apa yang harus saya lakukan sekarang dok?
























sekarang gimana hasilnya?
Nanti kalo positif jangan lupa kasih tau pasangan sebelum nikah ya. Jangan sampe pasangan yang gatau apa² jadi korban juga. Termasuk keturunanmu kelak. Kasian kalo menyebar. Cukup dikamu aja ok
Klo sy belom keluar2...iniii...
Ceweknya malahh dah 5x keluarr....
Dok gmn ini dokkk... bisa di bantu
Halo sobat sehat, terimakasih atas pertanyaannya.
HIV adalah kepanjangan dari human immunodeficiency virus yaitu infeksi virus yang menyerang sistem kekebalan tubuh manusia.
Virus ini menyerang sel CD4 yang menjadi bagian penting dalam perlawanan infeksi tubuh manusia.
Infeksi penyakit ini pada umumnya tidak menampakkan wujud yang jelas di awal masa infeksi.
Kebanyakan orang dengan HIV AIDS (ODHA) tidak menunjukkan tanda atau gejala HIV/AIDS yang khas dalam beberapa tahun pertama saat terinfeksi.
Jika mengalami gejala, kemungkinan gangguan yang dirasakan tidak begitu berat.
Gejala yang muncul kerap disalahpahami sebagai penyakit lain yang lebih umum.
Namun, Anda patut waspada jika mengalami gejala-gejala yang berkaitan dengan melemahnya kondisi sistem imun tubuh.
Gejala awal penyakit HIV umumnya mirip dengan infeksi virus lainnya, yaitu:
- Demam.
- Sakit kepala.
- Kelelahan.
- Nyeri otot.
- Kehilangan berat badan secara perlahan.
- Pembengkakan kelenjar getah bening di tenggorokan, ketiak, atau pangkal paha.
- Infeksi virus HIV umumnya memakan waktu sekitar 2-15 tahun hingga menimbulkan gejala.
Menurut Center for Disease Control and Prevention (CDC), penularan virus HIV dari orang yang terinfeksi hanya bisa diperantarai oleh cairan tubuh seperti:
Darah, Air mani, Cairan pra-ejakulasi, Cairan rektal (anus), Cairan vagina
Penggunaan kondom adalah salah satu upaya melindungi dari penularan penyakit menular seksual. Namun peluang gagal melindungi tetap bisa terjadi apalagi jika penggunaan kondomnya tidak pas ukuran, atau kualitas kondom kurang baik.
Salah satu juga anjuran kementerian kesehatan mencegah hiv adalah dengan setia dan tidak bergonta ganti pasangan.
Terimakasih
Untuk tes HIV nya itu harus nunggu 3 bulan atau langsung melakukan tes HIV di keesokan hari setelah berhubungan dok?
Hai Sobat Sehat, pertanyaan Anda telah kami terima. Kami akan membantu memberikan penjelasan secara umum terlebih dulu, sebelum pakar kami memberikan respons ya.
Dalam situasi yang Anda jelaskan, penggunaan kondom sebagai pengaman adalah langkah yang baik untuk mencegah penularan HIV. Kondom dapat membantu melindungi Anda dari kontak langsung dengan cairan tubuh yang dapat mengandung virus HIV.:Namun, penting untuk diingat bahwa tidak ada metode perlindungan yang 100% efektif. Meskipun risiko penularan HIV dalam situasi yang Anda jelaskan mungkin rendah, tetap ada kemungkinan terpapar virus jika ada celah atau kerusakan pada kondom.
Gejala HIV dapat bervariasi dari orang ke orang. Beberapa orang mungkin tidak mengalami gejala sama sekali, sementara yang lain dapat mengalami gejala mirip flu seperti demam, sakit kepala, nyeri otot, dan lelah. Gejala-gejala ini biasanya muncul dalam waktu 2-4 minggu setelah terpapar virus.
Jika Anda khawatir terpapar HIV, langkah yang terbaik adalah melakukan tes HIV. Tes HIV dapat memberikan kepastian dan memungkinkan Anda untuk mengambil langkah-langkah yang tepat dalam menjaga kesehatan Anda. Saya sarankan Anda untuk menghubungi pusat kesehatan terdekat atau dokter untuk mendapatkan tes HIV dan mendiskusikan kekhawatiran Anda secara lebih rinci.
Selain itu, penting untuk diingat bahwa hubungan seksual yang aman melibatkan penggunaan kondom yang benar dan konsisten, serta komunikasi terbuka dengan pasangan Anda tentang status HIV dan pengujian yang terakhir dilakukan.
Saya harap ini membantu. Jika Anda memiliki pertanyaan lain, jangan ragu untuk bertanya.
Related content