Nyeri dan perih saat BAK.

Hallo dok, saya perempuan berusia 29 tahun sudah menikah. Akhir-akhir ini saya mengeluhkan rasa perih dan nyeri saat buang air kecil dan sesudah buang air kecil.

Bahkan saat duduk juga kadang merasa perih di area mis V tsb dok.

Yg saya rasakan ini gejala apa ya dok 🙏

Terima kasih dokter🙏

Suka
Bagikan
Simpan
Komentar
3
2

2 komentar

Hallo Nasihah, terima kasih atas pertanyaan nya.

Keluhan yang Anda rasakan—yaitu rasa perih dan nyeri saat buang air kecil, setelah buang air kecil, dan bahkan saat duduk—merupakan gejala yang sering dikaitkan dengan infeksi saluran kemih (ISK) atau kemungkinan lain yang berkaitan dengan area genital. Berikut ini beberapa penyebab yang perlu dipertimbangkan:


Kemungkinan Penyebab

  1. Infeksi Saluran Kemih (ISK)
  • Gejala: nyeri atau perih saat buang air kecil, sering ingin BAK, urine keruh/berbau, nyeri di bawah perut.
  • Bisa terjadi karena bakteri masuk ke saluran kencing, seringkali akibat hubungan seksual, kurang minum air, atau menahan kencing.

2. Vaginitis atau Infeksi Vagina

  • Misalnya akibat jamur (kandidiasis) atau bakteri (bacterial vaginosis).
  • Gejala: perih, gatal, keputihan tidak normal, rasa terbakar di area Miss V terutama saat duduk atau buang air kecil.

3. Iritasi atau Alergi

  • Dari sabun kewanitaan, tisu basah, deterjen, pantyliner, atau celana dalam yang tidak menyerap keringat.

4. Infeksi Menular Seksual (IMS)

  • Seperti klamidia, gonore, herpes genital.
  • Gejala bisa mirip dengan ISK atau vaginitis, sering disertai keputihan tidak normal dan nyeri saat berhubungan.

5. Cystitis Interstisial

  • Kondisi kronis pada kandung kemih, nyerinya bisa mirip ISK tapi hasil urine normal.


Yang Sebaiknya Anda Lakukan

  • Periksa urine lengkap di laboratorium: untuk mengecek adanya infeksi.
  • Konsultasikan ke dokter spesialis kulit dan kelamin atau dokter kandungan, terutama jika keluhan tak membaik dalam 1–3 hari atau disertai demam, mual, atau nyeri hebat.
  • Jangan menahan kencing dan perbanyak minum air putih.
  • Hindari dulu sabun pembersih area kewanitaan, douching, atau pembalut beraroma.

Kapan Harus Segera Ke Dokter

  • Jika nyeri semakin parah
  • Jika keluar keputihan berbau tidak sedap
  • Jika ada darah saat BAK
  • Jika disertai demam atau nyeri pinggang
4 minggu yang lalu
Suka
Balas
Keluhan nyeri dan perih saat buang air kecil yang Anda alami bisa jadi merupakan gejala disuria atau anyang-anyangan. Kondisi ini umum terjadi pada wanita dan bisa disebabkan oleh berbagai faktor:

Beberapa penyebab umum disuria meliputi:

  • Infeksi Saluran Kemih (ISK): Ini adalah penyebab paling umum disuria, terutama pada wanita. ISK terjadi ketika bakteri masuk ke saluran kemih dan menyebabkan peradangan.
  • Infeksi Menular Seksual (IMS): Beberapa IMS, seperti klamidia dan gonore, dapat menyebabkan disuria.
  • Reaksi terhadap Bahan Kimia: Penggunaan produk perawatan pribadi tertentu, seperti sabun atau losion, dapat mengiritasi saluran kemih dan menyebabkan disuria.
  • Kondisi Medis Lainnya: Dalam beberapa kasus, disuria dapat disebabkan oleh kondisi medis lain, seperti batu ginjal atau sistitis interstisial. Selain nyeri dan perih saat buang air kecil, gejala lain yang mungkin Anda alami meliputi:
  • Sering buang air kecil
  • Rasa ingin buang air kecil yang mendesak
  • Urine yang keruh atau berdarah
  • Nyeri di perut bagian bawah Mengingat gejala yang Anda alami, sebaiknya Anda segera berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan diagnosis dan penanganan yang tepat. Dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan mungkin juga tes urine untuk menentukan penyebab disuria Anda. Pengobatan akan tergantung pada penyebabnya, tetapi mungkin termasuk antibiotik untuk ISK atau obat lain untuk mengatasi kondisi medis yang mendasarinya. Selain itu, ada beberapa langkah yang dapat Anda lakukan untuk meredakan gejala disuria, seperti:
  • Minum banyak air untuk membantu membersihkan saluran kemih.
  • Hindari minuman yang dapat mengiritasi kandung kemih, seperti kopi, alkohol, dan minuman bersoda.
  • Gunakan kompres hangat di perut bagian bawah untuk meredakan nyeri.
  • Jaga kebersihan area genital.
  • Jangan menunda buang air kecil.
1 bulan yang lalu
Suka
masukan
warningDisclaimer: Informasi yang disampaikan di atas adalah informasi umum, bukan pengganti saran medis resmi dari dokter atau pakar.
Related content
Temukan komunitas Anda
Jelajahi berbagai jenis komunitas yang ada dan paling sesuai dengan kondisi kesehatan yang Anda hadapi.
Iklan
Iklan