nyeri dada

hallo dok,saya sudah melalui masa haid..tapi setelah haid kok dada saya masih terasa nyeri

Suka
Bagikan
Simpan
Komentar
3
2

2 komentar

Halo sobat sehat, terimakasih atas pertanyaannya


Tidak ada hubungan antara haid dan nyeri dada.

haid memiliki siklus setiap bulannya yang bervariasi pada setiap wanita, gejala yang sering dirasakan umumnya nyeri perut karena kerja hormon saat haid.

adapun jika nyeri di dada maka perlu diperjelas dahulu nyerinya seperti apa.

Nyeri ulu hati atau area lambung karena kenaikan asam lambung juga sering terjadi, hingga kondisi yang disebut GERD yang juga mengganggu napas karena asam lambung naik keatas hingga tenggorokan.


Nyeri tersebut dapat menyebar atau dirasakan hingga area sekitar lambung misalnya dekat tulang rusuk, namun hal ini tidak selalu terjadi.


Nyeri di area sekitar dada mungkin juga disebabkan hal lainnya seperti kelelahan, trauma atau ada benturan atau posisi saat tidur yang tidak tepat dan sebagainya.



Perlu diperhatikan:

- tipe nyeri yang dirasakan apakah terus menerus atau hilang timbul, apakah hilang dengan makan atau tidak

- apakah nyeri mengganggu kualitas hidup hingga tidak bisa beraktivitas

- gejala lainnya yang menyertai misalnya demam, mual, muntah, sesak, batuk dan sebagainya


Beristirahat dan hindari terlalu kelelahan, makan makanan bergizi, porsi sedikit tapi sering, kontrol stress, apabila nyeri tidak kunjung hilang sebaiknya periksakan diri ke dokter terdekat.


Untuk diagnosis, jenis obat dan dosisnya sebaiknya berkonsultasi langsung ke dokter di fasilitas kesehatan terdekat


Semoga membantu, terimakasih

1 tahun yang lalu
Suka
Balas

Hai Sobat Sehat,

Maaf, namun informasi yang Anda berikan tidak cukup untuk memberikan diagnosis atau saran medis yang akurat. Nyeri dada dapat memiliki berbagai penyebab, termasuk masalah pada otot, tulang rusuk, atau organ dalam seperti jantung atau paru-paru. Jika Anda mengalami nyeri dada yang berkelanjutan atau intensitasnya meningkat, disarankan untuk segera berkonsultasi dengan dokter untuk evaluasi lebih lanjut. Dokter akan melakukan pemeriksaan fisik, menanyakan riwayat kesehatan Anda, dan mungkin melakukan tes tambahan seperti tes darah atau pemeriksaan pencitraan jika diperlukan. Hanya dokter yang dapat memberikan diagnosis yang akurat dan memberikan pengobatan yang sesuai.
1 tahun yang lalu
Suka
masukan
warningDisclaimer: Informasi yang disampaikan di atas adalah informasi umum, bukan pengganti saran medis resmi dari dokter atau pakar.
Related content
Temukan komunitas Anda
Jelajahi berbagai jenis komunitas yang ada dan paling sesuai dengan kondisi kesehatan yang Anda hadapi.
Iklan
Iklan