Kewanitaan

Hallo dok, saya amanda

Kenapa ya dok, di bagian vagina dalam dan luar saya timbul putih putih setelah berhubungan dengan suami? Apakah karena sisa pelumas vagina ya dok? Dan apakah bahaya jika timbul seperti itu dok?

Suka
Bagikan
Simpan
Komentar
63
1
1

1 komentar

Hai Sobat Sehat, pertanyaan Anda telah kami terima. Kami akan membantu memberikan penjelasan secara umum terlebih dulu, sebelum pakar kami memberikan respons ya.


Perubahan warna atau tekstur pada vagina setelah berhubungan seksual bisa disebabkan oleh beberapa faktor. Salah satu kemungkinan adalah sisa pelumas vagina atau sperma yang masih ada setelah berhubungan seksual. Pelumas vagina alami dapat mengering dan menggumpal setelah beberapa waktu, dan ini bisa tampak seperti bercak putih.:

Namun, penting untuk diingat bahwa saya tidak dapat memberikan diagnosis yang akurat tanpa melakukan pemeriksaan langsung. Jika Anda mengalami perubahan yang mencurigakan pada vagina, disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter kandungan atau spesialis kewanitaan. Mereka dapat melakukan pemeriksaan fisik dan mungkin juga melakukan tes tambahan jika diperlukan untuk menentukan penyebab pasti dari perubahan tersebut.

Beberapa kemungkinan penyebab perubahan putih pada vagina setelah berhubungan seksual meliputi:

  1. Infeksi ragi (kandidiasis): Infeksi ragi dapat menyebabkan keputihan putih, gatal, dan iritasi pada vagina. Biasanya, infeksi ragi juga disertai dengan gejala lain seperti rasa terbakar saat buang air kecil atau nyeri saat berhubungan seksual.

  2. Bakteri vaginosis: Bakteri vaginosis adalah ketidakseimbangan bakteri normal di vagina yang dapat menyebabkan keputihan berwarna putih atau abu-abu, bau yang tidak sedap, dan gatal-gatal.

  3. Infeksi menular seksual (IMS): Beberapa IMS seperti klamidia atau gonore dapat menyebabkan perubahan pada vagina, termasuk keputihan yang tidak normal. Namun, IMS biasanya juga disertai dengan gejala lain seperti nyeri panggul, perdarahan di antara periode, atau nyeri saat berhubungan seksual.

  4. Reaksi alergi: Beberapa orang dapat mengalami reaksi alergi terhadap bahan dalam pelumas atau kondom yang digunakan selama berhubungan seksual. Ini dapat menyebabkan iritasi dan perubahan pada vagina.

Penting untuk berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan diagnosis yang akurat dan penanganan yang tepat. Dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan mungkin juga mengambil sampel untuk dianalisis di laboratorium jika diperlukan. Jangan ragu untuk berbicara dengan dokter tentang gejala yang Anda alami dan bertanya tentang pengobatan yang tepat.

Saya harap ini membantu. Jika Anda memiliki pertanyaan lain, jangan ragu untuk bertanya.

2 tahun yang lalu
Suka
masukan
warningDisclaimer: Informasi yang disampaikan di atas adalah informasi umum, bukan pengganti saran medis resmi dari dokter atau pakar.
Related content
Temukan komunitas Anda
Jelajahi berbagai jenis komunitas yang ada dan paling sesuai dengan kondisi kesehatan yang Anda hadapi.
Iklan
Iklan