Hallo dok..Bulan lalu saya haid 2 kali.. di tgl 18(selama 4 hari) dan di tgl 26(selama 4 hari)..

Nah tgl subur kan biasanya 14 hari kedepan setelah haid ya dok.. jdi masa subur saya yg benar saya ikuti stelah 14 hari di tgl 18 atau di tgl 26 .. soalnya saya dan suami sepakat pakai KB alami .. mohon penjelasan biar kami bisa atur jadwal dan GK kebobolan.. mkasih dok 🙏🤕

Suka
Bagikan
Simpan
Komentar
2
1

1 komentar

Hai Sobat Sehat, pertanyaan Anda telah kami terima. Kami akan membantu memberikan penjelasan secara umum terlebih dulu, sebelum pakar kami memberikan respons ya.


Berdasarkan informasi yang Anda berikan, siklus menstruasi Anda terjadi dua kali dalam satu bulan, yaitu pada tanggal 18 dan tanggal 26. Masa subur biasanya terjadi sekitar 14 hari setelah hari pertama haid terakhir. Namun, dalam kasus Anda yang mengalami dua kali menstruasi dalam satu bulan, perhitungan masa subur bisa menjadi sedikit rumit.:

Untuk menghitung masa subur dengan lebih akurat, Anda perlu mengetahui panjang siklus menstruasi Anda secara keseluruhan. Siklus menstruasi normal berkisar antara 21 hingga 35 hari, dengan rata-rata 28 hari. Jika siklus menstruasi Anda teratur, Anda dapat menghitung masa subur dengan mengurangi 14 hari dari panjang siklus Anda.

Misalnya, jika siklus menstruasi Anda adalah 28 hari, maka masa subur Anda kemungkinan terjadi sekitar hari ke-14 setelah hari pertama haid terakhir. Namun, jika siklus menstruasi Anda tidak teratur, perhitungan masa subur bisa menjadi lebih sulit.

Untuk memastikan masa subur Anda dengan lebih akurat, Anda juga dapat memperhatikan tanda-tanda fisik yang menunjukkan ovulasi, seperti perubahan lendir serviks atau peningkatan suhu basal tubuh. Menggunakan metode ini dapat membantu Anda mengidentifikasi masa subur dengan lebih tepat.

Namun, penting untuk diingat bahwa metode KB alami tidak sepenuhnya dapat diandalkan untuk mencegah kehamilan. Jika Anda ingin mengatur jadwal hubungan intim dengan lebih baik untuk menghindari kehamilan, disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter atau ahli kesehatan reproduksi. Mereka dapat memberikan saran yang lebih spesifik dan sesuai dengan kondisi Anda.

Semoga penjelasan ini membantu! Jika Anda memiliki pertanyaan lain, jangan ragu untuk bertanya.

1 tahun yang lalu
Suka
masukan
warningDisclaimer: Informasi yang disampaikan di atas adalah informasi umum, bukan pengganti saran medis resmi dari dokter atau pakar.
Related content
Temukan komunitas Anda
Jelajahi berbagai jenis komunitas yang ada dan paling sesuai dengan kondisi kesehatan yang Anda hadapi.
Iklan
Iklan