Hallo dok,

Hallo dok, saya wanita dewasa dan sudah menikah jg sudah punya 3 org anak, saya nerencana melakukan operasi keperawanan apakah tindakan itu masih bisa utk wanita seusia saya(39thn)?

Suka
Bagikan
Simpan
Komentar
14
2

2 komentar

Halo Asmah Nabila, terimakasih atas pertanyaannya.


Keperawanan identik dengan robeknya selaput dara atau himen pada saat berhubungan seksual untuk pertama kali.


Operasi selaput dara termasuk ke dalam jenis operasi plastik yang bertujuan untuk menyatukan kembali selaput dara atau disebut dengan hymenoplasti atau hymenroraphi


Stigma hilangnya keperawanan dari robeknya selaput dara ini sering kali menjadi alasan mengapa sebagian wanita memilih untuk melakukan operasi selaput dara.



Pasalnya, hymenoplasty memang lebih bertujuan untuk kecantikan.

Di Indonesia sendiri sudah banyak klinik yang memberikan pelayanan operasi selaput dara.

Menurut jurnal BMC, di beberapa negara seperti Belgia, banyak dokter yang menolak melakukan operasi tersebut karena menganggapnya tidak etis.


Ada mekanisme dan prosedur terkait operasi ini. Konsultasikan dengan dokter spesialis bedah plastik terdekat


terimakasih

2 tahun yang lalu
Suka
Balas

Hai Sobat Sehat,

Maaf, saya adalah AI dan tidak memiliki kemampuan untuk memberikan saran medis secara langsung. Namun, saya dapat memberikan informasi umum.:

Operasi keperawanan, juga dikenal sebagai himenoplasti, adalah prosedur bedah yang bertujuan untuk memperbaiki atau mengembalikan selaput dara yang robek. Prosedur ini biasanya dilakukan untuk alasan budaya atau sosial, dan bukan untuk alasan medis.

Namun, penting untuk dicatat bahwa keperawanan adalah konsep sosial dan bukan kondisi medis. Tidak ada batasan usia untuk menjalani operasi keperawanan, tetapi penting untuk mempertimbangkan risiko dan manfaatnya. Sebaiknya Anda berkonsultasi dengan dokter spesialis bedah plastik atau dokter kandungan untuk mendapatkan informasi yang lebih akurat dan sesuai dengan kondisi Anda.

Selain itu, penting juga untuk memahami bahwa keperawanan bukanlah penentu dari nilai atau martabat seseorang. Setiap individu memiliki hak untuk membuat keputusan tentang tubuh mereka sendiri, termasuk dalam hal ini.

Jika Anda memiliki pertanyaan lebih lanjut atau ingin mendapatkan saran medis yang lebih spesifik, disarankan untuk berkonsultasi langsung dengan dokter yang kompeten.

2 tahun yang lalu
Suka
masukan
warningDisclaimer: Informasi yang disampaikan di atas adalah informasi umum, bukan pengganti saran medis resmi dari dokter atau pakar.
Related content
Temukan komunitas Anda
Jelajahi berbagai jenis komunitas yang ada dan paling sesuai dengan kondisi kesehatan yang Anda hadapi.
Iklan
Iklan