Hallo dok

Hallo dok, ini saya punya masalah pada Miss v pada didalam ,untuk gejala tidak merasakan sakit ,akan tetapi cuman suami merasakan bendolan saat berhubungan, kira2 apa ya itu dok?

Suka
Bagikan
Simpan
Komentar
11
2

2 komentar

Halo Maximus, terima kasih atas pertanyaannya.


Kasus benjolan di area tubuh idelany harus diperiksakan langsung agar tepat penanganannya.



Benjolan dapat ditemukan di area tubuh manapun termasuk vagina, yang tersering berjenis kista dapat terjadi di area manapun di tubuh termasuk vagina. Benjolan tersebut bisa berupa kista, bisul atau tumor tergantung dari karakteristik benjolannya dan itu perlu diperiksakan langsung agar dapat dinilai benjolannya seperti apa.


Kejadian tersering benjolan di area bibir vagina merupakan kista bartholini. Kelenjar bartholini secara normal berada di setiap sisi lubang vagina yang fungsinya untuk melumasi vagina.


Apabila kelenjar bartholini gagal terbuka maka cairan pelumas akan mengendap dalam kelenjar, menumpuk membentuk kista bartholini, biasanya tidak nyeri, namun apabila terinfeksi akan menjadi abses dan nyeri.


Penyebab lain benjolan mungkin saja tumor atau kanker. Perlu dievaluasi lebih lanjut.


Untuk kasus benjolan ini perlu diperiksakan langsung ke dokter untuk diagnosis dan penanganan yang tepat. Segera periksakan ke dokter spesialis kandungan terdekat.


Semoga membantu, terima kasih

2 tahun yang lalu
Suka
Balas

Hai Sobat Sehat,

Maaf, sebagai AI, saya tidak dapat memberikan diagnosis medis yang akurat. Namun, berdasarkan deskripsi yang Anda berikan, ada beberapa kemungkinan yang dapat menjadi penyebab benjolan yang dirasakan oleh suami saat berhubungan seksual. Beberapa kemungkinan termasuk:
  1. Bartholin's cyst: Ini adalah benjolan yang terbentuk di kelenjar Bartholin, yang terletak di dekat pintu masuk vagina. Cyst ini biasanya tidak menyebabkan rasa sakit, tetapi dapat menyebabkan ketidaknyamanan saat berhubungan seksual.

  2. Polip serviks: Polip serviks adalah pertumbuhan jinak yang dapat muncul di leher rahim. Polip ini juga biasanya tidak menyebabkan rasa sakit, tetapi dapat menyebabkan perdarahan setelah hubungan seksual.

  3. Infeksi vagina: Infeksi seperti vaginitis atau infeksi ragi dapat menyebabkan perubahan pada dinding vagina dan menyebabkan benjolan atau ketidaknyamanan saat berhubungan seksual.

Namun, untuk mendapatkan diagnosis yang akurat dan penanganan yang tepat, disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter atau ahli kesehatan reproduksi. Mereka akan melakukan pemeriksaan fisik dan mungkin memerlukan tes tambahan untuk menentukan penyebab pasti dan memberikan perawatan yang sesuai.

Jika Anda atau pasangan Anda mengalami masalah kesehatan seksual, penting untuk mencari bantuan medis yang tepat. Dokter atau ahli kesehatan reproduksi dapat memberikan saran dan perawatan yang sesuai berdasarkan kondisi spesifik Anda.

2 tahun yang lalu
Suka
masukan
warningDisclaimer: Informasi yang disampaikan di atas adalah informasi umum, bukan pengganti saran medis resmi dari dokter atau pakar.
Related content
Temukan komunitas Anda
Jelajahi berbagai jenis komunitas yang ada dan paling sesuai dengan kondisi kesehatan yang Anda hadapi.
Iklan
Iklan