sperma
dokter izin bertanya.. sperma mampu bertahan hidup diluar tubuh atau pada tangan itu berapa lama ya, dan jika sudah sempat mengering lalu ditetesi dengan air apakah sperma tersebut aktif kembali ya..
dokter izin bertanya.. sperma mampu bertahan hidup diluar tubuh atau pada tangan itu berapa lama ya, dan jika sudah sempat mengering lalu ditetesi dengan air apakah sperma tersebut aktif kembali ya..
2 komentar
Terbaru

Anda sekarang bisa mulai memposting cerita dan komentar.
Dapatkan saran dari dokter, pakar, dan duta komunitas.
Bagikan pengalaman Anda dengan orang lain yang mungkin membutuhkan.
Terus aktif dan jadilah Duta Komunitas dengan mengumpulkan poin
Hallo Sobat sehat, terima kasih atas pertanyaan nya.
Menurut para ahli, sel sperma bisa bertahan hidup di kulit manusia hanya dalam waktu beberapa menit saja. Apalagi kalau tangan atau kulit Anda cukup kering.
Namun, bisa dipastikan kalau air mani di kulit sudah mengering, sel sperma pun akan ikut mati dan tidak bisa menyebabkan kehamilan.
Namun, kalau air mani masih basah dan suhu kulit Anda cukup hangat dan lembap, kemampuan sperma bertahan hidup pun meningkat.
Beberapa ahli menyatakan bahwa dalam kondisi yang sempurna, yaitu permukaan kulit cukup hangat, lembap, dan air mani masih basah, sel sperma bisa hidup hingga 20 menit lamanya.
Sperma yang mati tidak akan bisa aktif kembali walau di tetesi air.
Hai Sobat Sehat, pertanyaan Anda telah kami terima. Kami akan membantu memberikan penjelasan secara umum terlebih dulu, sebelum pakar kami memberikan respons ya.
Sperma tidak dapat bertahan hidup lama di luar tubuh. Ketika sperma terpapar udara di luar tubuh, mereka cenderung mati dalam waktu singkat. Umumnya, sperma hanya dapat bertahan hidup antara 20 hingga 60 menit di luar tubuh, tergantung pada lingkungan dan seberapa cepat air mani mengering.:Jika sperma sudah mengering dan kemudian ditetesi dengan air, kemungkinan sperma tersebut tidak akan aktif kembali. Air mani yang sudah mengering biasanya tidak dapat menghidrasi sperma kembali dan mengembalikan aktivitas mereka.
Namun, penting untuk diingat bahwa sperma memiliki masa hidup yang lebih lama di dalam tubuh wanita. Setelah ejakulasi, sperma dapat bertahan hidup di dalam tubuh wanita selama 2 hingga 5 hari. Oleh karena itu, jika seorang wanita berhubungan seks beberapa hari sebelum masa ovulasi, masih ada kemungkinan hamil meskipun sperma sudah berada di dalam tubuh wanita selama beberapa waktu.
Harap dicatat bahwa informasi ini hanya bersifat umum dan dapat bervariasi untuk setiap individu. Jika Anda memiliki kekhawatiran atau pertanyaan lebih lanjut tentang kesuburan atau kehamilan, disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter atau ahli kesehatan yang kompeten.
Related content