siklus menstruasi

dokter saya ingin bertanya mengenai siklus pasangan saya selama 7 bulan seperti ini

27 desember

30 januari

27 februari

29 maret

27 april

26 mei

24 juni

24 juli


apakah siklus 7 bulan tersebut bisa dikatakan teratur dan normal? serta untuk menentukan masa subur apakag cukup hanya 6-7 bulan terakhir? terimakasih

Suka
Bagikan
Simpan
Komentar
12
2

2 komentar

Hallo Sigit Ardianto, terima kasih atas pertanyaan nya.

Siklus haid pasanganmu berkisar **28–34 hari**, yang berarti:

* **Masih dalam batas normal** (umumnya 21–35 hari).

* **Cukup teratur**, meskipun ada sedikit variasi (normal jika perbedaan antar siklus <7–8 hari).

Jadi, **ya**, siklus pasanganmu bisa **dikatakan cukup teratur dan normal**.


Penentuan Masa Subur

Untuk menghitung masa subur, memang **idealnya menggunakan data 6–12 bulan terakhir**, jadi 7 bulan ini sudah **cukup**.


Kamu bisa menghitungnya dengan metode kalender:

* Ambil **siklus terpendek dan terpanjang** dalam 6–12 bulan terakhir.

* Terpendek: 28 hari

* Terpanjang: 34 hari


Gunakan rumus:

* **Hari pertama masa subur** = Hari ke-**(siklus terpendek – 18)** → 28 - 18 = **hari ke-10**

* **Hari terakhir masa subur** = Hari ke-**(siklus terpanjang – 11)** → 34 - 11 = **hari ke-23**


Jadi, **masa subur pasanganmu kira-kira antara hari ke-10 sampai ke-23** dari hari pertama haid.


Contoh:

Jika haid terakhir 24 Juli, maka masa subur diperkirakan **3 Agustus – 16 Agustus 2025**.

3 minggu yang lalu
Suka
Balas
Berdasarkan data siklus menstruasi yang Anda berikan, yaitu 27 Desember, 30 Januari, 27 Februari, 29 Maret, 27 April, 26 Mei, 24 Juni, dan 24 Juli, siklus pasangan Anda dapat dikatakan teratur dan normal:

Panjang siklusnya bervariasi antara 28 hingga 34 hari (34, 28, 30, 29, 29, 29, 30 hari). Rentang ini masih berada dalam batas siklus menstruasi normal yang umumnya berlangsung antara 21 hingga 35 hari. Konsistensi variasi dalam durasi ini juga menunjukkan keteraturan. Mencatat siklus selama 6-7 bulan dengan pola yang teratur seperti ini sangat membantu untuk memperkirakan masa subur. Dengan data yang konsisten, Anda bisa lebih akurat memprediksi jendela subur, karena ovulasi umumnya terjadi sekitar 14 hari sebelum menstruasi berikutnya. Namun, untuk konfirmasi yang lebih tepat, beberapa pasangan juga menggunakan metode lain seperti pengukuran suhu basal tubuh atau alat tes ovulasi. Jika ada kekhawatiran lebih lanjut atau kesulitan dalam perencanaan kehamilan, konsultasi dengan dokter spesialis kandungan dapat memberikan panduan yang lebih personal.

3 minggu yang lalu
Suka
masukan
warningDisclaimer: Informasi yang disampaikan di atas adalah informasi umum, bukan pengganti saran medis resmi dari dokter atau pakar.
Related content
Temukan komunitas Anda
Jelajahi berbagai jenis komunitas yang ada dan paling sesuai dengan kondisi kesehatan yang Anda hadapi.
Iklan
Iklan