Resiko

Hallo dok apakah bisa terjadi keguguran pada usia trimester kedua

Suka
Bagikan
Simpan
Komentar
4
2

2 komentar

Hallo Sobat sehat, terima kasih atas pertanyaan nya.

Keguguran merupakan suatu proses berakhirnya kehamilan atau kematian janin sebelum usia kehamilan 20 minggu.Hal ini menyebabkan janin tidak dapat berkembang dan menyebabkan kehamilan berhenti. Beberapa tanda keguguran yang sering ditemui adalah:

1. perdarahan berulang

2. nyeri perut

3. janin tidak berkembang atau gerakan janin berkurang dari biasanya

4. keluar jaringan dan darah dari vagina

5. tanda atau keluhan kehamilan hilang

Semua hal diatas merupakan keluhan atau gejala (termasuk adanya perdarahan) yang mengharuskan pasien untuk melakukan pemeriksaan ke dokter kandungan untuk memastikan ada tidaknya masalah kehamilan terutama yang mengarah pada resiko keguguran. Dengan demikian, keluhan-keluhan ini tidak dapat berdisi sendiri, namun perlu pemeriksaan langsung oleh dokter kandungan untuk memastikan suatu keguguran. Seperti halnya dengan perdarahan atau keluhan nyeriperut pada trisemester ke dua, adanya perdarahan dan atau nyeri perut terutama yang sering berulang, maka perlu dilakukan pemeriksaan langsung oleh dokter untuk memastikan kemungkinan suatu keguguran, tanpa pemiriksaan dokter kandungan, maka tidak dapat diketahui kemungkinan keguguran.

Sedangkan resiko keguguran akan semakin meningkat, bila beberapa pemicu keguguran ini dialami,seperti:

1. kelainan genetik

2. infeksi kehamilan

3. kelainan placenta

4. obat-obatan

5. infeksi seksual menular

6. keracunan makanan

7. ibu hamil dengan riwayat merokok atau alkohol

8. usia ibu hamil sudah cukup tua atau lebih dari 35 tahun

9. berat badan ibu tidak ideal

10. trauma atau cedera pada rahim

Oleh karena itu, dengan mengetahui pemicu atau faktor resiko keguguran ini, maka Anda dapat mengusahakan pencegahan terhadap resiko keguguran. Salah satunya dengan menghindari faktor resiko, dan melakukan konseling sebelum kehamilan dan selama kehamilan. Menjaga kondisi stamina tetap dalam kondisi fisik yang baik serta menghidanri tidur larut malam,diharapkan dapat juga mencegah resiko tinggi keguguran.

Dan bila saat ini Anda merasakan keluhan sakit yang menganggu, serta perut terasa tegang, maka hal ini tidak selalu merupakan suatu keguguran. Keluhan ini kemungkinan disebabkan oleh gerakan janin, atau kontraksi pada rahim akibat kelelahan fisik, kurang tidur, atau gangguan pencernaan. Sehingga untuk memastikan apakah nyeri perut ini merupakan tanda keguguran, sebaiknya Anda mempertimbangkan untuk berkonsultasi langsung dengan dokter kandungan Anda, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang atau USG untuk membantu mengetahui kondisi klinis Anda dan kondisi kehamilan Anda. Dengan demikian penanganan yang tepat akan diberikan untuk Anda.

1 tahun yang lalu
Suka
Balas

Hai Sobat Sehat, pertanyaan Anda telah kami terima. Kami akan membantu memberikan penjelasan secara umum terlebih dulu, sebelum pakar kami memberikan respons ya.


Keguguran pada trimester kedua kehamilan, yaitu antara 13 hingga 28 minggu, memang mungkin terjadi, meskipun risikonya lebih rendah dibandingkan dengan trimester pertama. Beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko keguguran pada trimester kedua meliputi:
  1. Kelainan struktural pada rahim, seperti septum uterus atau kondisi rahim terbagi dua bagian terpisah.
  2. Inkompetensi serviks, yaitu kondisi ketika leher rahim terbuka terlalu cepat dan dapat memicu kelahiran prematur.
  3. Faktor genetik atau kelainan kromosom pada janin.
  4. Penyakit autoimun, seperti lupus, yang dapat mempengaruhi kesehatan kehamilan.
  5. Masalah plasenta, seperti plasenta previa (plasenta menutupi sebagian atau seluruh leher rahim) atau solusio plasenta (plasenta terlepas dari dinding rahim).
  6. Infeksi pada ibu, seperti infeksi saluran kemih atau infeksi intrauterin.

Namun, penting untuk diingat bahwa keguguran pada trimester kedua masih merupakan kejadian yang jarang terjadi. Kebanyakan kehamilan pada trimester kedua berjalan dengan baik dan berakhir dengan kelahiran bayi yang sehat.

Jika Anda mengalami kekhawatiran atau gejala yang mengindikasikan kemungkinan keguguran, segera konsultasikan dengan dokter kandungan Anda. Mereka akan melakukan pemeriksaan dan memberikan penanganan yang sesuai untuk menjaga kesehatan Anda dan bayi dalam kandungan.

Apakah ada pertanyaan lain yang bisa saya bantu?

1 tahun yang lalu
Suka
masukan
warningDisclaimer: Informasi yang disampaikan di atas adalah informasi umum, bukan pengganti saran medis resmi dari dokter atau pakar.
Related content
Temukan komunitas Anda
Jelajahi berbagai jenis komunitas yang ada dan paling sesuai dengan kondisi kesehatan yang Anda hadapi.
Iklan
Iklan