Pendarahan setelah fingering
Permisi dok saya mau nanya, seminggu yg lalu saya melakukan fingering dengan jari yang terkena sperma namun sudah kering di pasangan saya, setelah itu pasangan sya keluar darah selama 6 hari ini belom berhenti, apa itu merupakan darah pertanda kehamilan?? Apa kasus tersebut bisa memicu kehamilan dok?? Terima kasih
























Hallo Sobat sehat, terima kasih atas pertanyaan nya.
Perdarahan yang terjadi melalui vagina dapat disebabkan oleh beberapa hal baik itu hal yang biasa atau hal yang patut diwaspadai.
Adanya sesuatu yang masuk ke vagina besar kemungkinannya menyebabkan adanya goresan atau luka ada vagina. Pada wanita yang masih perawan saat pertama kali melakukan hubungan seksual maka akan terjadi robekan selaput dara sehingga keluar darah dari vagina. Sama halnya dengan memasukkan jari ke dalam vagina juga dapat menyebabkan robeknya selaput dara. Namun perdarahan tersebut juga dapat disebabkan oleh keadaan lain seperti luka pada vagina, adanya infeksi pada vagina, atau penyebab lainnya.
Fingering jika dilakukan oleh tangan yang terkena sperma ada kemungkinan terjadi kehamilan namun jika tangan yang terkena sperma sudah mengering kemungkinan terjadi kehamilan sangat kecil atau tidak sama sekali.
Hai Sobat Sehat,
Maaf, saya adalah AI dan tidak memiliki kemampuan untuk memberikan saran medis yang akurat. Namun, saya dapat memberikan informasi umum.:Pendarahan setelah fingering bisa disebabkan oleh beberapa faktor. Salah satunya adalah goresan atau luka pada dinding vagina yang bisa terjadi akibat tekanan atau gesekan saat fingering. Selain itu, pendarahan juga bisa terjadi jika ada infeksi pada area vagina atau serviks.
Namun, pendarahan setelah fingering bukanlah tanda kehamilan. Kehamilan terjadi ketika sperma masuk ke dalam vagina dan bertemu dengan sel telur yang telah dilepaskan. Jika sperma yang terkena jari Anda sudah kering, kemungkinan kehamilan sangat kecil.
Jika pendarahan setelah fingering berlangsung lebih dari beberapa hari atau disertai dengan gejala lain seperti nyeri atau bau yang tidak normal, disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter. Dokter dapat melakukan pemeriksaan dan memberikan penjelasan yang lebih akurat serta memberikan pengobatan yang sesuai jika diperlukan.
Untuk informasi yang lebih akurat dan spesifik, disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter atau tenaga medis yang kompeten.
Related content