Kenapa saat hamil suka keluar cairan berbau terus gatal

Bu kenapa saat hamil suka keluar cairan berbau terus gatal

Suka
Bagikan
Simpan
Komentar
12
2

2 komentar

Hallo Sobat sehat, terima kasih atas pertanyaan nya.

Mungkin maksud anda adalah keputihan berbau dan gatal?

Keputihan sebenarnya merupakan suatu mekanisme normal tubuh wanita untuk membersihkan organ intim. Pada kondisi tertentu keputihan secara normal dapat meningkat jumlahnya, seperti saat menjelang menstruasi, saat ovulasi, atau saat hamil. Keputihan yang normal memiliki ciri sebagai berikut:

• tidak berwarna (jernih atau keputih-putihan)

• tidak berbau

• tidak disertai dengan rasa nyeri

• tidak terasa gatal


Sedangkan, ciri-ciri dari keputihan yang tidak normal adalah sebagai berikut:

• Perubahan warna menjadi putih pekat, kekuningan, kecoklatan, atau kehijauan

• Perubahan konsistensi menjadi kental atau bahkan bergumpal

• Berbau tidak sedap seperti bau amis

• Disertai dengan gatal dan iritasi pada kemaluan

• Disertai perdarahan di luar siklus menstruasi normal

• Sakit pada perut bagian bawah atau panggul


Keputihan yang tidak normal dapat disebabkan beberapa hal seperti:

• infeksi bakteri

• infeksi jamur

• infeksi parasit

• infeksi virus

• perubahan keseimbangan jumlah bakteri normal di vagina

• faktor hormonal


Jika keputihan tidak ditangani secara cepat dan tepat, apalagi jika keputihan yang dialami termasuk patologis, maka tidak menutup kemungkinan akan mengganggu kehamilan dikarenakan terjadinya infeksi ke organ dalam vagina dan sekitarnya.


Saya sarankan untuk melakukan pemeriksaan ke dokter spesialis kandungan untuk mengetahui penyebab keluhan yang Anda alami.

1 tahun yang lalu
Suka
Balas

Hai Sobat Sehat, pertanyaan Anda telah kami terima. Kami akan membantu memberikan penjelasan secara umum terlebih dulu, sebelum pakar kami memberikan respons ya.


Saya seorang AI dan bukan seorang dokter, namun saya dapat memberikan informasi umum mengenai keluhan yang Anda alami saat hamil.:

Keluar cairan berbau dan gatal pada area vagina saat hamil dapat disebabkan oleh beberapa faktor. Salah satunya adalah perubahan hormon yang terjadi selama kehamilan. Hormon estrogen yang meningkat dapat mempengaruhi keseimbangan bakteri di area vagina, menyebabkan perubahan dalam keputihan dan mungkin juga menyebabkan gatal.

Namun, keluar cairan berbau dan gatal juga bisa menjadi tanda adanya infeksi, seperti infeksi jamur atau infeksi bakteri. Infeksi jamur biasanya ditandai dengan keputihan yang berwarna putih, berbau seperti ragi, dan disertai dengan rasa gatal. Sedangkan infeksi bakteri dapat menyebabkan keputihan yang berwarna abu-abu atau kuning, berbau amis, dan juga dapat disertai dengan gatal.

Penting untuk berkonsultasi dengan dokter kandungan Anda untuk mendapatkan diagnosis yang akurat dan pengobatan yang sesuai. Dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan mungkin juga tes laboratorium untuk menentukan penyebab keluhan Anda. Mereka juga dapat memberikan saran dan pengobatan yang aman untuk Anda selama kehamilan.

Jika Anda mengalami keluhan ini, sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter kandungan Anda untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

1 tahun yang lalu
Suka
masukan
warningDisclaimer: Informasi yang disampaikan di atas adalah informasi umum, bukan pengganti saran medis resmi dari dokter atau pakar.
Related content
Temukan komunitas Anda
Jelajahi berbagai jenis komunitas yang ada dan paling sesuai dengan kondisi kesehatan yang Anda hadapi.
Iklan
Iklan