Hai dok

Apakah tespek bisa menjadi positif karena urine melebihi batas padahal tidak hamil?

Suka
Bagikan
Simpan
Komentar
3
2

2 komentar

Hallo Sobat sehat, terima kasih atas pertanyaan nya.

Ada beragam jenis alat testpack yang tersedia di pasaran, dengan cara penggunaan dan akurasi yang berbeda-beda. Namun secara umum, alat testpack bisa mendeteksi hormon beta hCG (beta chorionic gonadotropin) dalam urin. Hormon ini banyak diproduksi oleh plasenta (ari-ari) janin yang sedang berkembang.

Karenanya, hasil positif pada pemeriksaan testpack besar kemungkinan menandakan seseorang sedang hamil. Meski demikian, bisa juga hasil testpack positif terjadi karena gangguan kehamilan (seperti keguguran, hamil kosong, hamil ektopik, hamil anggur), prosedur testpack yang kurang tepat, serta sampel urin yang terkontaminasi oleh bakteri dan obat.

Sebaliknya, hasil testpack yang negatif kemungkinan besar menunjukkan bahwa Anda tidak sedang hamil. Namun, bisa juga wanita hamil hasil testpacknya negatif bila ia terlalu dini melakukan testpack, tidak tepat melakukan testpack, serta urin yang terkontaminasi.

Kontak antara urin dengan air yang berlebihan bisa membuat urin lebih encer, sehingga konsentrasi hormon di dalamnya pun akan lebih rendah. Benar dugaan Anda, bahwa hal ini bisa membuat hasil testpack menjadi false-negative (negatif palsu, negatif padahal hamil). Akan tetapi, jika air yang mengenai urin atau testpack tersebut hanya sedikit, seringnya hal ini tidak berpengaruh signifikan terhadap hasil testpacknya.

Sebab itu, untuk memastikannya, Anda bisa lakukan testpack ulang minimal 3 hingga 7 hari lagi, atau menunggu Anda terlambat menstruasi setidaknya 1 minggu atau lebih. Pastikan juga Anda menggunakan container urin yang kering serta melakukan prosedur testpack sesuai cara yang tertera di kemasan testpack tersebut. Dengan begitu, hasil testpack Anda Anda peroleh pun akan lebih akurat.

1 tahun yang lalu
Suka
Balas

Hai Sobat Sehat, pertanyaan Anda telah kami terima. Kami akan membantu memberikan penjelasan secara umum terlebih dulu, sebelum pakar kami memberikan respons ya.


Tespek (tes kehamilan) biasanya akan memberikan hasil positif jika hormon hCG (human chorionic gonadotropin) terdeteksi dalam urine. Hormon hCG diproduksi oleh plasenta saat seorang wanita hamil. Namun, ada beberapa faktor yang dapat menyebabkan hasil tespek menjadi positif palsu, meskipun seseorang tidak hamil.:

Salah satu penyebab hasil positif palsu adalah adanya kehamilan kimia. Kehamilan kimia terjadi ketika telur yang telah dibuahi tidak berhasil menanamkan diri dengan baik di rahim. Ini dapat menyebabkan peningkatan sementara hormon hCG dalam urine, yang dapat dideteksi oleh tespek. Selain itu, beberapa kondisi medis seperti tumor ovarium dan gangguan hormon tertentu juga dapat menyebabkan peningkatan hormon hCG dalam tubuh, meskipun tidak ada kehamilan.

Namun, penting untuk diingat bahwa hasil tespek yang positif palsu jarang terjadi. Tespek umumnya memiliki tingkat keakuratan sekitar 97%. Jika Anda mendapatkan hasil positif palsu atau memiliki kekhawatiran tentang hasil tespek Anda, disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter untuk evaluasi lebih lanjut. Dokter dapat melakukan tes darah untuk mengukur kadar hormon hCG yang lebih akurat dan memberikan penjelasan yang lebih rinci tentang hasil tespek Anda.

Harap dicatat bahwa informasi ini hanya bersifat umum dan tidak menggantikan nasihat medis langsung dari dokter. Jika Anda memiliki kekhawatiran atau pertanyaan lebih lanjut, disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter Anda.

1 tahun yang lalu
Suka
masukan
warningDisclaimer: Informasi yang disampaikan di atas adalah informasi umum, bukan pengganti saran medis resmi dari dokter atau pakar.
Related content
Temukan komunitas Anda
Jelajahi berbagai jenis komunitas yang ada dan paling sesuai dengan kondisi kesehatan yang Anda hadapi.
Iklan
Iklan