Flu saat hamil

Bu dokter , apa yg harus dilakukan ketika ibu hamil terkena flu dan pilek?

Suka
Bagikan
Simpan
Komentar
11
2

2 komentar

Hallo Sobat sehat, terima kasih atas pertanyaan nya.

Pilek saat hamil merupakan salah satu masalah yang sering kali terjadi. Meski umumnya tidak berbahaya, kondisi ini tetap dapat mengganggu aktivitas sebagian ibu hamil. Oleh sebab itu, penting untuk memahami penyebab pilek saat hamil dan cara mengatasinya.

Pilek dapat terjadi 2–3 kali setahun pada orang dewasa dan biasanya kondisi ini akan cepat membaik dalam waktu beberapa hari hingga seminggu. Namun, pada ibu hamil, pilek dapat terjadi lebih sering dan berlangsung lebih lama.

Berikut ini adalah beberapa cara mengatasi dan mencegah pilek saat hamil yang mudah dilakukan:


1. Menambah waktu istirahat

2. Memperbanyak asupan cairan

3. Mengonsumsi buah dan sayuran

4. Membatasi kontak dengan penderita pilek

5. Berolahraga dengan rutin

6. Mengonsumsi teh hangat dengan madu dan lemon

Pilek saat hamil memang umum terjadi. Namun, bila keluhan tidak kunjung membaik atau disertai gejala lain, seperti sesak napas, nyeri dada, sangat kelelahan, demam tinggi, atau muntah-muntah, segera periksakan diri ke dokter agar dapat diberikan penanganan yang tepat sesuai kondisi Bumil.

1 tahun yang lalu
Suka
Balas

Hai Sobat Sehat, pertanyaan Anda telah kami terima. Kami akan membantu memberikan penjelasan secara umum terlebih dulu, sebelum pakar kami memberikan respons ya.


Ketika seorang ibu hamil terkena flu dan pilek, ada beberapa langkah yang dapat diambil:
  1. Konsultasikan dengan dokter: Penting untuk menghubungi dokter Anda untuk mendapatkan saran yang tepat. Dokter akan mengevaluasi kondisi Anda dan memberikan rekomendasi yang sesuai dengan kehamilan Anda.

  2. Istirahat yang cukup: Istirahat yang cukup sangat penting untuk membantu tubuh Anda pulih dari flu. Cobalah untuk mengurangi aktivitas fisik yang berat dan beristirahat sebanyak mungkin.

  3. Minum banyak cairan: Penting untuk menjaga tubuh tetap terhidrasi saat mengalami flu. Minumlah banyak air putih, jus, dan kaldu hangat untuk membantu mengencerkan lendir dan mencegah dehidrasi.

  4. Konsumsi makanan bergizi: Makan makanan sehat dan bergizi dapat membantu memperkuat sistem kekebalan tubuh Anda. Pilih makanan yang kaya akan vitamin dan mineral, seperti buah-buahan, sayuran, dan protein sehat.

  5. Gunakan obat yang aman: Beberapa obat flu yang aman untuk dikonsumsi selama kehamilan termasuk acetaminophen (paracetamol) untuk mengurangi demam dan nyeri, serta dekstrometorfan atau guaifenesin untuk meredakan batuk. Namun, penting untuk berkonsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsi obat apa pun.

  6. Hindari kontak dengan orang yang sakit: Usahakan untuk menghindari kontak dengan orang yang sedang sakit flu untuk mencegah penyebaran infeksi.

  7. Cuci tangan secara teratur: Cuci tangan dengan sabun dan air mengalir secara teratur untuk menghindari penyebaran virus flu.

  8. Suntik vaksin flu: Jika Anda belum mendapatkan vaksin flu sebelum hamil, konsultasikan dengan dokter Anda apakah Anda masih bisa mendapatkannya selama kehamilan. Vaksin flu dapat membantu melindungi Anda dan bayi Anda dari risiko flu.

Selalu penting untuk berkonsultasi dengan dokter Anda untuk mendapatkan saran yang tepat dan sesuai dengan kondisi kesehatan Anda.

1 tahun yang lalu
Suka
masukan
warningDisclaimer: Informasi yang disampaikan di atas adalah informasi umum, bukan pengganti saran medis resmi dari dokter atau pakar.
Related content
Temukan komunitas Anda
Jelajahi berbagai jenis komunitas yang ada dan paling sesuai dengan kondisi kesehatan yang Anda hadapi.
Iklan
Iklan