Desichie

pagi dok,

saya mau tanya,

saya tanggal 3februari sudah datang bulan, lalu tanggal 16 februari keluar lagi darah nya, tapi tidak banyak dan itu pun kadang keluar kadang tidak dok.

kira” itu kenapa yah dok,

🙏

Suka
Bagikan
Simpan
Komentar
12
2

2 komentar

Hallo Desi Lisdiyanti, terima kasih atas pertanyaan nya.

Pada menstruasi yang terjadi 2 kali dalam sebulan bisa dikatakan mengalami pemendekan siklus menstruasi yang tidak normal, dimana normalnya siklus menstruasi terjadi sekitar 21-35 hari dengan durasi 3-7 hari.

Kondisi tersebut dapat terjadi karena beberapa kemungkinan penyebab yaitu seperti efek samping penggunaan alat kontrasepsi, sedang stres, sering melakukan olahraga berlebih, adanya perubahan pola makan atau perubahan berat badan drastis, konsumsi obat tertentu, gangguan rahim, atau karena gangguan hormon.

Dikarenakan kondisi yang anda alami sudah melebihi 3 bulan lamanya, maka perlu dilakukan pelacakan penyebab keluhan tersebut, sehingga dapat ditentukan diagnosis dan penanganan yang tepat kedepannya.

Oleh karena itu, untuk memastikan keamanan kondisi rahim anda, akan lebih baik untuk anda memeriksakan diri dengan dokter obgyn secara langsung agar dapat dilakukan pemeriksaan menyeluruh termasuk pemeriskaan USG untuk memeriksa kondisi rahim anda.

1 tahun yang lalu
Suka
Balas

Hai Sobat Sehat, pertanyaan Anda telah kami terima. Kami akan membantu memberikan penjelasan secara umum terlebih dulu, sebelum pakar kami memberikan respons ya.


Berdasarkan informasi yang Anda berikan, ada beberapa kemungkinan penyebab mengapa Anda mengalami perdarahan di luar jadwal menstruasi. Beberapa kemungkinan penyebabnya antara lain:
  1. Perubahan hormonal: Fluktuasi hormon dalam tubuh dapat menyebabkan perdarahan di luar jadwal menstruasi. Hal ini bisa terjadi karena stres, perubahan berat badan, atau penggunaan kontrasepsi hormonal.

  2. Gangguan hormonal: Gangguan hormonal seperti sindrom ovarium polikistik (PCOS) atau gangguan tiroid dapat mempengaruhi siklus menstruasi dan menyebabkan perdarahan yang tidak teratur.

  3. Infeksi atau peradangan: Infeksi atau peradangan pada organ reproduksi seperti rahim atau indung telur juga dapat menyebabkan perdarahan di luar jadwal menstruasi.

  4. Polip atau miom: Polip atau miom pada rahim dapat menyebabkan perdarahan yang tidak teratur. Polip adalah pertumbuhan jinak yang terjadi di dalam rahim, sedangkan miom adalah tumor jinak yang tumbuh di dalam atau di sekitar rahim.

  5. Kehamilan: Perdarahan implantasi, yaitu perdarahan ringan yang terjadi ketika sel telur yang telah dibuahi menempel pada dinding rahim, dapat terjadi sekitar 10-14 hari setelah pembuahan. Namun, jika Anda sudah yakin bahwa Anda tidak hamil, maka kemungkinan ini dapat dikecualikan.

Untuk mengetahui penyebab pasti dari perdarahan yang Anda alami, disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter. Dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan mungkin memerlukan beberapa tes tambahan seperti tes darah atau USG untuk membantu mendiagnosis penyebabnya. Dengan mengetahui penyebabnya, dokter dapat memberikan penanganan yang sesuai.

Jika perdarahan yang Anda alami berlangsung lebih dari tujuh hari, sangat banyak, atau disertai dengan nyeri yang parah, segera hubungi dokter Anda untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

1 tahun yang lalu
Suka
masukan
warningDisclaimer: Informasi yang disampaikan di atas adalah informasi umum, bukan pengganti saran medis resmi dari dokter atau pakar.
Related content
Temukan komunitas Anda
Jelajahi berbagai jenis komunitas yang ada dan paling sesuai dengan kondisi kesehatan yang Anda hadapi.
Iklan
Iklan