Assalamualaikum dok

Assalamualaikum dok,

Saya mau bertanya, jika berhubungan badan hanya saja Mr p nya masuk hanya sekali ke dalam vagina tapi setalah itu vagina ny berdarah tapi sperma dari cowok nya tidak keluar apakah bisa menyebabkan kehamilan dok atau tidak

Mohon di jawab dok terimakasih

Suka
Bagikan
Simpan
Komentar
1
2

2 komentar

Hallo Sobat sehat, terima kasih atas pertanyaan nya.

Walaikumsalam wr.wb

Potensi terjadinya kehamilan paling besar jika seorang pasangan berhubungan seks dengan penetrasi dan ejakulasi di dalam vagina pada masa subur. Berhubungan seks tanpa penetrasi pun bisa juga menyebabkan kehamilan, misalnya jika ada sel sperma yang menempel di kemaluan berjalan masuk ke dalam vagina. Akan tetapi, jika kasusnya seperti yang Anda sebutkan, dimana tidak terjadi penetrasi dan ejakulasi sama sekali, maka agaknya kehamilan nyaris tidak mungkin terjadi.

Pada kasus anda kemungkinan terjadi kehamilan sangat kecil bahkan tidak ada.


1 tahun yang lalu
Suka
Balas

Hai Sobat Sehat, pertanyaan Anda telah kami terima. Kami akan membantu memberikan penjelasan secara umum terlebih dulu, sebelum pakar kami memberikan respons ya.


Waalaikumsalam. Saya akan mencoba menjawab pertanyaan Anda dengan sebaik mungkin.:

Jika Mr P masuk ke dalam vagina hanya sekali dan tidak ada ejakulasi (sperma tidak keluar), kemungkinan terjadinya kehamilan sangat rendah. Namun, penting untuk diingat bahwa meskipun sperma tidak keluar, tetap ada kemungkinan adanya cairan pra-ejakulasi yang mengandung sperma. Meskipun jumlah sperma dalam cairan pra-ejakulasi biasanya lebih rendah daripada dalam ejakulasi, tetap ada kemungkinan kehamilan terjadi.

Selain itu, jika vagina mengalami pendarahan setelah hubungan seksual, hal ini bisa disebabkan oleh beberapa faktor seperti iritasi atau luka pada vagina, perdarahan menstruasi yang sedang berlangsung, atau masalah kesehatan lainnya. Jika pendarahan berlanjut atau Anda memiliki kekhawatiran, disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter untuk evaluasi lebih lanjut.

Namun, untuk memastikan kehamilan atau tidak, yang terbaik adalah melakukan tes kehamilan atau berkonsultasi dengan dokter kandungan. Dokter dapat melakukan pemeriksaan dan memberikan informasi yang lebih akurat berdasarkan kondisi Anda secara keseluruhan.

Saya harap jawaban ini membantu. Jika Anda memiliki pertanyaan lain, jangan ragu untuk bertanya.

1 tahun yang lalu
Suka
masukan
warningDisclaimer: Informasi yang disampaikan di atas adalah informasi umum, bukan pengganti saran medis resmi dari dokter atau pakar.
Related content
Temukan komunitas Anda
Jelajahi berbagai jenis komunitas yang ada dan paling sesuai dengan kondisi kesehatan yang Anda hadapi.
Iklan
Iklan