home
close

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Apakah Tisu Pembersih Vagina (Feminine Wipes) Terbukti Aman?

Apakah Tisu Pembersih Vagina (Feminine Wipes) Terbukti Aman?

Vagina adalah organ reproduksi wanita yang rentan terhadap infeksi, meskipun organ ini memiliki tingkat keasaman tinggi yang bisa membunuh bakteri. Oleh karena itu, wanita harus rajin membersihkan wilayah pribadinya ini. Bila infeksi terjadi karena pertumbuhan jamur yang berlebih, vagina akan mengalami iritasi, bengkak, dan terasa gatal. Salah satu tindakan pencegahan agar infeksi jamur vagina (kandidiasis vagina) tidak terjadi, mungkin Anda banyak yang merekomendasikan penggunaan tisu khusus untuk vagina (feminine wipes). Namun, apakah tisu pembersih vagina tersebut aman digunakan?

Apakah tisu pembersih vagina aman?

Tisu bayi yang bebas alkohol mungkin aman dan cukup lembut untuk membersihkan daerah intim Anda. Namun, penggunaan tisu tersebut kurang tepat bila digunakan untuk membersihkan vagina.

Untuk itu, feminine wipes dibuat khusus untuk membersihkan vagina. Wanita pun mulai menggunakan tisu ini sebagai pengganti tisu toilet.

Walaupun dibuat khusus untuk menjaga kebersihan vagina, sebagian besar tisu kemasan, termasuk tisu ini, mengandung bahan kimia, misalnya seperti bahan pengawet dan pewangi. Ini bisa menyebabkan reaksi alergi.

Dilansir dari Women Voices, sebuah proyek penelitian singkat dilakukan dengan meninjau 150 ulasan online negatif mengenai penggunaan feminine wipes. Ulasan-ulasan tersebut mengeluhkan reaksi kulit terhadap beberapa merek tisu tersebut.

Namun, belum ada penelitian yang pasti dan dalam skala besar mengenai dampak jangka panjang penggunaan tisu kewanitaan bagi kesehatan.

Kemudian, dr. Alyssa Dweck, seorang asisten profesor ginekologi di Mt. Sinai School of Medicine mengatakan bahwa penggunaan produk kebersihan ekstra higienis untuk vagina justru berisiko berfungsi sebaliknya.

Bahan-bahan kimia yang terkandung bisa mengganggu keseimbangan bakteri normal dan sehat pada vagina. Ini bisa membuat vagina menjadi lebih rentan terhadap infeksi, keputihan, dan bau tidak sedap.

Apa saja bahan kimia yang terkandung pada tisu pembersih vagina?

Semua produk kemasan yang bisa bertahan lama pasti menggunakan bahan kimia di dalamnya. Begitu juga dengan tisu pembersih vagina. Beberapa bahan kimia yang terkandung pada tisu tersebut seperti:

Pewangi

Produk yang memiliki wewangian biasanya bisa menyebabkan reaksi alergi pada kulit. Oleh karena itu, penggunaan wewangian pada tisu untuk vagina sangat dikhawatirkan akan menyebabkan iritasi.

Pengawet

Bahan ini wajib digunakan pada produk untuk mencegah pertumbuhan bakteri dan jamur, contohnya pada tisu pembersih vagina yang basah.

Banyak orang yang sensitif terhadap bahan pengawet ini, sehingga menimbulkan reaksi alergi. Bahan-bahan pengawet yang digunakan adalah paraben, formaldehid, phthalate, dan masih banyak lagi.

Bila Anda ingin menggunakan tisu ini, sebaiknya perhatikan label kemasan dan bahan-bahan yang terkandung pada kemasan dengan teliti. Bila mengandung bahan-bahan yang bisa menyebabkan iritasi, sebaiknya memang dihindari.

Lalu bagaimana cara membersihkan vagina yang benar?

Jawabannya adalah cukup dengan membersihkan vagina dengan air. Kandungan produk pembersih belum terbukti 100 persen aman digunakan untuk vagina, apalagi bila Anda memiliki alergi terhadap suatu bahan yang terkandung pada produk tersebut.

Air bisa membersihkan dan membilas semua kotoran yang dikeluarkan dari vagina tanpa mengubah pH dan menyebabkan iritasi. Anda bisa melakukan konsultasi terlebih dahulu untuk kepada dokter sebelum menggunakan suatu produk pembersih vagina.

Kemudian, yang lebih penting adalah bagaimana membersihkan vagina Anda. Jangan menggosok daerah intim Anda dengan terlalu keras. Ini bisa menyebabkan lecet, apalagi bila kuku Anda panjang.

Kalkulator Masa Subur

Kalkulator Masa Subur

Memantau siklus haid, menentukan hari kesuburan dan lebih membantu Anda untuk merencanakan kehamilan lebih baik.

Kalkulator Masa Subur

Memantau siklus haid, menentukan hari kesuburan dan lebih membantu Anda untuk merencanakan kehamilan lebih baik.

Kalkulator Masa Subur

Berapa lama siklus haid Anda?

(hari)

28

Berapa lama Anda haid?

(hari)

7

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

The Down Low on Down-There Grooming. https://www.shape.com/lifestyle/sex-and-love/down-low-down-there-grooming. Diakses pada 3 Februari 2018.

Don’t Believe the Hype. You Don’t Need a Wipe! https://www.womensvoices.org/2016/08/10/dont-believe-the-hype-you-dont-need-a-wipe/. Diakses pada 3 Februari 2018.

The Rub With Feminine Wipes. https://www.womensvoices.org/feminine-wipes-health-environment-concerns/. Diakses pada 3 Februari 2018.

The Absolute Best Way to Wipe Your Netherbits. https://www.womenshealthmag.com/health/how-to-wipe. Diakses pada 3 Februari 2018.

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Aprinda Puji Diperbarui 11/06/2021
Ditinjau secara medis oleh dr Tania Savitri
x