Penyebab Anda Sering Diare Saat Sedang Haid

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 15 November 2019 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Tidak sedikit wanita yang mengeluh saat sedang memasuki masa menstruasi atau haid. Selain kram perut, diare saat mens juga banyak dikeluhkan oleh para wanita. Gangguan pencernaan ini ternyata sering dialami oleh kaum wanita ketika sedang mens. Lalu apa kaitan masa menstruasi dengan diare? Bagaimana bisa menstruasi menyebabkan diare?

Diare saat mens, apakah wajar?

Sebenarnya diare adalah gangguan pencernaan yang sangat normal terjadi dan dapat terjadi pada siapapun. Orang dewasa saja diketahui mengalami hal ini sebanyak 4 kali dalam satu tahun. Banyak hal yang dapat menyebabkan Anda mengalami diare, misalnya mengonsumsi makanan yang tidak bersih, alergi terhadap makanan, atau efek samping dari suatu obat tertentu.

Diare saat mens juga masih tergolong wajar, karena hal ini mungkin terjadi akibat perubahan fungsi tubuh ketika masa haid. Namun Anda harus waspada bila diare yang Anda alami berlangsung lama atau terjadi dalam jumlah banyak dan sering hingga Anda merasa lemas. Jika mengalami hal tersebut Anda harus segera periksakan diri ke dokter.

Apa penyebab diare saat haid?

Diare saat mens dapat disebabkan oleh perubahan fungsi tubuh yang terjadi ketika masa tersebut. Ya, ketika Anda haid, maka tubuh akan secara otomatis melakukan beberapa respon, seperti mengeluarkan berbagai hormon dan akhirnya mengubah kondisi Anda.

Meskipun sampai saat ini belum ada alasan yang jelas mengapa wanita mengalami diare saat mens, namun beberapa ahli menyatakan bahwa hal tersebut bisa dikaitkan dengan kram perut yang diakibatkan oleh perubahan hormon prostaglandin di dalam tubuh.

Prostaglandin merupakan hormon yang berperan penting dalam sistem reproduksi wanita. Saat memasuki masa menstruasi, hormon prostaglandin akan muncul dan menyebabkan beberapa gejala menstruasi seperti perut kram dan dismenore.

Pada sebagian wanita, hormon prostaglandin ini terkadang juga memengaruhi gerakan usus, sehingga membuat usus mengalami gangguan ketika mencerna makanan. Oleh karena itu, efek gangguan pencernaan yang dialami oleh wanita ketika haid cukup beragam. Tak hanya diare saja, namun beberapa di antaranya mengalami sembelit.

Apa yang harus saya lakukan untuk mengatasi diare saat mens?

Apabila diare ini sudah menjadi gejala ‘langganan’ yang muncul ketika Anda sedang PMS hingga menstruasi, maka Anda dapat mencegahnya dengan mengonsumsi obat-obatan yang berfungsi untuk mengatasi diare, seperti loperamide. Namun, sebelum memutuskan mengonsumsi obat-obatan tersebut ada baiknya Anda konsultasikan hal tersebut ke dokter.

Anda juga bisa menghindari berbagai macam pemicu yang dapat membuat gangguan pencernaan Anda semakin parah. Misalnya, hindari jajan sembarangan serta makanan yang sangat pedas. Anda juga dapat mengonsumsi makanan yang mengandung jenis serat larut air, seperti apel, wortel, atau kacang-kacangan. Makanan tersebut akan membantu mengatasi diare yang terjadi pada Anda.

Namun jika, diare yang Anda alami diiringi juga dengan gejala seperti ada darah di dalam kotoran atau sakit perut yang tak tertahankan, bisa jadi kondisi ini tak sekadar akibat sindrom pramenstruasi (PMS) saja. Anda mungkin mengalami radang atau infeksi pada dinding rahim, sehingga sebaiknya segera periksakan diri ke dokter.

Kalkulator Masa Subur

Ingin Cepat Hamil? Cari tahu waktu terbaik untuk bercinta dengan suami lewat kalkulator berikut.

Kapan Ya?
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Deodoran Tidak Mempan Kurangi Bau Badan? Atasi Dengan Bahan Alami Berikut Ini

Masalah bau badan tak sedap bikin kurang pede? Tenang, dua bahan alami ini bisa membantu mengurangi bau badan ketika deodoran saja tidak mempan.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Marsha Desica Arsanta
Kebersihan Diri, Hidup Sehat 21 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit

6 Kesalahan Saat Olahraga Lari yang Wajib Dihindari

Berlari tidak boleh sembarangan. Ada sejumlah kesalahan saat lari yang patut dihindari supaya waktu berolahraga Anda tak terbuang sia-sia.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Olahraga Kardio, Kebugaran 21 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

4 Jenis Olahraga yang Aman Dilakukan di Malam Hari

Olahraga malam hari bisa membantu Anda tidur nyenyak dan menghindarkan diri dari sengatan sinar matahari. Berikut 4 olahraga untuk dilakukan di malam hari.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Olahraga Lainnya, Kebugaran 21 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit

Sakit Kepala Setelah Makan? Ini 4 Hal yang Bisa Jadi Penyebabnya

Ngantuk atau lemas habis makan adalah hal yang biasa. Lalu, bagaimana kalau Anda justru sakit kepala setelah makan? Cari tahu penyebabnya di sini, yuk.

Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Kesehatan Otak dan Saraf, Sakit Kepala 21 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

polip hidung

Penyebab dan Cara Ampuh Mengatasi Hidung Tersumbat Alias Mampet

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 22 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit
kelopak mata bengkak, apa penyebabnya

Penyebab Kelopak Mata Bengkak dan Cara Tepat Mengatasinya

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 22 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit
penis bengkok

Bisakah Penis yang Bengkok Diluruskan Kembali?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Dipublikasikan tanggal: 22 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
memotong kuku

Kuku Pendek vs Kuku Panjang: Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 22 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit