Jenis Pekerjaan Ini Bisa Menurunkan Gairah Seksual

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 4 Agustus 2020 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Bekerja merupakan upaya yang dilakukan untuk memenuhi kebutuhan hidup, baik untuk diri sendiri ataupun orang lain yang menjadi tanggungan Anda. Namun, sudah tahukah Anda ada beberapa pekerjaan yang dapat membuat gairah seksual menurun. Apa saja jenis pekerjaan tersebut? Simak penjelasannya di bawah ini.

Faktor yang membuat gairah seksual menurun

Ada beberapa faktor yang dapat memengaruhi gairah seksual seseorang. Pada laki-laki dan wanita, faktor yang menurunkan gairah seksual tersebut tentu saja berbeda.

Pada laki-laki, beberapa faktor, seperti hormon testosteron yang rendah, depresi, kurang tidur, terlalu sedikit atau terlalu banyak berolahraga, memiliki restless legs syndrom (Penyakit Willis-Ekbom), memilki penyakit kronis, menua, tingkat percaya diri yang rendah, atau pengguna alkohol dan narkoba.

Adapun penurunan gairah seksual pada wanita, dapat dipengaruhi beberapa faktor diantaranya kelelahan, hamil dan menyusui, bentuk tubuh yang tidak proporsional, memiliki masalah hubungan, pernah menjadi korban pelecehan fisik atau seksual, menopause, stres, depresi, tingkat percaya diri yang rendah, atau memiliki masalah seksual.

Jenis pekerjaan yang bisa menurunkan gairah seksual

Dilihat dari faktor-faktor di atas, beberapa jenis pekerjaan dapat menurunkan gairah seksual seseorang. Di bawah ini beberapa jenis pekerjaan tersebut berikut dengan alasannya.

  • Pekerjaan dengan tingkat stress tinggi

Stres dan hubungan seksual sangat berkaitan. Bila dengan berhubungan seksual bisa menghilangkan stres, begitupun dengan sebaliknya.

Stres menjadi faktor terbesar yang bisa mempengaruhi gairah seksual seseorang. Stres dapat menyebabkan pelepasan hormon kortisol dan epinefrin di dalam tubuh yang bisa menyebkan gairah seksual menurun.

Adapun beberapa pekerjaan yang dinilai memiliki tingkat stres tinggi, seperti tenaga kesehatan, penjahit, pekerja sosial, petugas militer, atau orang yang bekerja di rumah sakit.

  • Sering terpapar bahan kimia

Selain stres, pekerja yang sering terkena paparan kimia, uap kimia, debu, atau produk sampingan lainnya sangat berisiko terhadap gairah seksualnya. Bahan-bahan kimia ini dapat mengubah tingkat hormon di dalam tubuh dan mengakibatkan gairah seksual atau libido menjadi rendah.

Beberapa pekerjaan yang sering terpapar bahan kimia ini diantaranya produsen karet, mekanik, penambang, dan pekerjaan lainnya.

  • Sering terpapar panas/sinar matahari

Panas dan sinar matahari memang bisa meningkatkan gairah seksual seseorang. Namun, bila terlalu sering kena panas atau sinar matahari, hal ini justru dapat berakibat sebaliknya. Paparan panas yang terus menerus dapat mengakibatkan libido yang rendah pada pria.

Contoh pekerjaan yang sering terpapar panas atau sinar matahari, seperti petugas pengirim barang. Selain itu, pria yang suka menaiki sepeda juga termasuk dalam kategori ini.

Tanda-tanda pekerjaan Anda menurunkan gairah seksual

Terkadang, kita tidak menyadari bahwa pekerjaan yang dijalani sudah berpengaruh terhadap kehidupan seksual kita. Stres dalam bekerja terkadang tidak membuat kita berpikir ke arah itu.

Kemudian, apa yang membuktikan bahwa pekerjaan Anda telah menurunkan gairah seksual? Ada beberapa hal di bawah ini yang bisa menjadi tanda bahwa gairah seksual Anda sudah terpengaruh.

  • Tidak ada keinginan lagi untuk melakukan hubungan seksual.
  • Tidak lagi fokus dan terangsang saat melakukan hubungan seksual.
  • Sulit masturbasi.
  • Tidak lagi ingin mencari gaya bercinta yang menyenangkan bersama pasangan.
  • Mulai berbohong pada pasangan saat melakukan hubungan seksual.

Kalkulator Masa Subur

Ingin Cepat Hamil? Cari tahu waktu terbaik untuk bercinta dengan suami lewat kalkulator berikut.

Kapan Ya?
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Tiba-tiba Keluar Air Mani Padahal Tidak Terangsang, Kok Bisa?

Sedang berada di tempat umum, tiba-tiba keluar air mani? Padahal Anda tidak sedang bergairah atau berpikiran mesum. Nah, ini dia penjelasan dari para ahli.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Kesehatan Pria, Penyakit pada Pria 17 November 2020 . Waktu baca 4 menit

Mengapa Orgasme Wanita Berbeda dengan Pria?

Orgasme wanita bisa dicapai lewat berbagai cara, bahkan berulang kali. Namun, untuk mencapainya tidaklah semudah pria. Simak selengkapnya.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Kesehatan Seksual, Tips Seks 4 November 2020 . Waktu baca 4 menit

Waktu Bercinta Terbaik Bagi Pasangan Usia 20, 30, dan 40-an

Waktu bercinta yang paling ideal ternyata bisa berbeda-beda untuk setiap orang, tergantung usia Anda dan pasangan. Apa alasannya?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Kesehatan Seksual, Tips Seks 19 Agustus 2020 . Waktu baca 5 menit

Masturbasi Saat Hamil, Boleh Atau Tidak?

Masturbasi saat hamil kabarnya mampu memberikan kenikmatan yang lebih memuaskan daripada hubungan seksual. Namun, apakah aman?

Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Prenatal, Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 12 Agustus 2020 . Waktu baca 3 menit

Direkomendasikan untuk Anda

posisi ciuman

6 Jurus Berciuman yang Lebih Menggoda Daripada Sekadar Silat Lidah

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Dipublikasikan tanggal: 5 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
pengaruh minum kopi untuk seks

Kopi untuk Kemampuan Seks, Bermanfaat atau Sebaliknya?

Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 30 Desember 2020 . Waktu baca 3 menit
pria saat bercinta

6 Hal yang Paling Diidamkan Pria dari Wanita Saat Berhubungan Seksual

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
Dipublikasikan tanggal: 22 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit
Ternyata wanita mencapai orgasme terbaiknya di usia ini

Di Usia Ini, Wanita Akan Lebih Mudah Mendapat Orgasme yang Dahsyat

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 2 Desember 2020 . Waktu baca 3 menit