home

Apa keluhan Anda?

close
Tidak akurat
Susah dipahami
Yang lainnya

Kenapa Anda Sebaiknya Harus Ganti Celana Dalam Setelah Berhubungan Seks

Kenapa Anda Sebaiknya Harus Ganti Celana Dalam Setelah Berhubungan Seks

Mengganti celana dalam adalah hal penting yang tidak boleh dilupakan. Idealnya, Anda harus ganti celana dalam 1-2 kali sehari: pagi dan malam setelah mandi. Nah jika Anda berencana untuk berhubungan seks malam ini, jangan lupa ganti celana Anda sekali lagi setelahnya. Ya! Anda harus mulai membiasakan untuk langsung mengganti celana dalam setelah berhubungan intim.

Kenapa harus ganti celana dalam setelah berhubungan seks?

manfaat tidak memakai celana dalam

Mengganti celana dalam setelahnya bertujuan menjaga kebersihan dan kesehatan alat kelamin Anda.

Sewaktu Anda dan pasangan masih bercumbu dengan pakaian lengkap, celana dalam bisa terbasahi dengan cairan kelamin yang keluar ketika Anda terangsang. Entah itu cairan vagina atau cairan pra-ejakulasi. Selain itu, celana dalam itu mungkin saja sudah dipakai seharian sehingga juga sudah meresap banyak keringat Anda. Ditambah lagi, Anda juga akan berkeringat selama sibuk “pemanasan”.

Nah kemudian saat berhubungan seks, area vagina, penis atau anus juga masih rentan terpapar berbagai macam bakteri. Kuman tersebut sumbernya bisa dari macam-macam hal, seperti jari dan tangan (ketika vagina dirangsang dengan jari), kelamin pasangan, kondom, sex toy, seprai/sofa tempat Anda berbaring, atau objek-objek lainnya.

Jika Anda memakai kembali celana dalam yang tadi, maka risiko terpapar bakteri semakin besar. Celana dalam lembap adalah sarang ideal bagi bakteri dan jamur. Ditambah dengan kuman-kuman baru yang berpindah ke tubuh Anda dari seks barusan, kuman-kuman tersebut akan semakin berkembang biak dan kemudian bisa berpindah dengan mudah ke kulit kelamin sehingga akhirnya masuk ke dalam tubuh.

Itu kenapa Anda harus ganti celana dalam setelah berhubungan seks dengan yang baru dan bersih.

Hal penting lain yang tak boleh dilewati setelah hubungan seks

Kebanyakan orang akan kelonan atau langsung tidur setelah seks. Namun, Anda tidak boleh lupa ganti celana dalam. Nah sebelum buru-buru ganti, akan lebih baik jika Anda melakukan tiga hal ini terlebih dulu:

Ketiga hal ini perlu biasa dilakukan setelah seks untuk mencegah penyebaran kuman penyebab penyakit yang mungkin terjadi lewat kontak seksual. Setelah selesai bersih-bersih badan, barulah ganti celana dalam dengan yang baru dan pastinya bersih.

Pastikan juga celana dalam baru Anda berbahan serap keringat, seperti katun, dan tidak terlalu ketat untuk menjaga sirkulasi udara tetap optimal di area selangkangan. Setelahnya, barulah Anda boleh lanjut kelonan dengan pasangan.

Minum air putih juga setelah seks

Jangan lupa juga untuk minum air putih setelah berhubungan seks. Pada dasarnya, seks adalah aktivitas fisik yng mirip olahraga sehingga tubuh akan kehilangan banyak cairan lewat keringat. Selain itu, tenggorokan Anda mungkin terasa kering habis bercinta.

Jadi, selalu sediakan segelas air putih di meja samping tempat tidur atau di mana pun Anda biasanya berhubungan seks. Air putih juga bisa membantu melancarkan peredaran darah, baik untuk mencegah kram atau kesemutan setelah seks.

 

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Andriakos Jacqueline. 2015. 6 Underwear Rules Every Woman Should Live By. [Online] Tersedia pada: https://www.health.com/mind-body/6-underwear-rules-every-woman-should-live-by (Diakses 13 Juli 2018)

Ambardekar Nayana. 2017. Thisg You Should (and Shoudn’t) Do After Sex. [Online] Tersedia pada: https://www.webmd.com/sex-relationships/ss/slideshow-sexual-hygiene (Diakses 13 Juli 2018)

Birch Jenna. Tana tahun. 7 Things You SHould Always Do After Having Sex. [Online] Tersedia pada: https://www.huffingtonpost.com/entry/things-you-should-always-do-after-having-sex_us_5ab8f799e4b0decad04c1eb8 (Diakses 13 Juli 2018)

Brady Krissy. 2018. 7 Things To Do After Sex to Keep Your Vagina Happy. [Online] Tersedia pada: https://www.womenshealthmag.com/sex-and-love/a19929825/things-to-do-after-sex/ (Diakses 13 Juli 2018)

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Rr. Bamandhita Rahma Setiaji Diperbarui 17/06/2021
Ditinjau secara medis oleh dr. Tania Savitri