Mungkinkah Kita Terkena Dua Penyakit Kelamin Sekaligus?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 6 November 2020 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Bisakah seseorang terkena dua penyakit kelamin sekaligus? Jawabannya, bisa. Meski terkesan mustahil, nyatanya seseorang memang bisa terkena dua penyakit kelamin sekaligus. Ketika Anda berhubungan seks dengan orang yang samapun, kedua penyakit tersebut bisa muncul beriringan.

Siapa yang berisiko terkena dua penyakit kelamin sekaligus?

Jika Anda secara seksual memang aktif dan tidak menetap pada satu pasangan saja, risiko terkena dua penyakit kelamin sekaligus mungkin saja terjadi. Pasangan yang tidak sering memeriksa kesehatan kelamin secara teratur, berisiko tinggi untuk tertular. Ingat, penyakit kelamin atau penyakit menular seksual umumnya akan muncul tanpa ada sadari. Virus yang ada di kelamin Anda bisa bertahan lama hingga ditulari virus baru. Maka tak jarang seseorang bisa terserang lebih dari 2 penyakit kelamin dalam satu masa.

Sebagai contoh, katakanlah Anda berhubungan seks tanpa kondom dengan orang yang memiliki dua penyakit kelamin sekaligus, HIV dan gonore. Berikut kemungkinan yang bisa terjadi:

  1. Anda dapat terinfeksi  atau tertular HIV dan gonore sekaligus.
  2. Anda dapat terinfeksi hanya HIV, tapi tidak terinfeksi gonore
  3. Anda dapat hanya terinfeksi gonore dan tidak tekena HIV
  4. Atau Anda bisa juga tidak terinfeksi keduanya

Beberapa contoh penyakit kelamin yang bisa menginfeksi dua sekaligus

1. Klamidia dan gonore

Penyakit kelamin yang bisa menyerang sekaligus adalah klamidia dan gonorea. Kedua penyakit ini paling umum dan bisa menyerang pada kelamin sekaligus. Ditemukan dari data yang dirilis oleh Virginia Departement of Health, antara 40 sampai 50 persen orang dewasa muda yang terinfeksi gonore juga terinfeksi oleh klamidia.

Selain itu, perempuan lebih banyak yang menderita dua penyakit kelamin sekaligus. Kedua penyakit ini disebabkan oleh bakteri chlamydia trachomatis dan neisseria gonorrhoeae. Biasanya, kedua penyakit bisa diobati dengan antibiotik saja, jika telah dideteksi sejak dini.

2. HIV dan sipilis

Anda bisa terkena dua penyakit kelamin sekaligus, HIV dan sipilis contohnya. Menurut laporan dari Virginia Department of Health, sepertiga kasus orang yang menderita HIV, nyatanya juga terkena sipilis juga. Tingkat infeksi sipilis dalam komunitas penderita HIV rata-rata berpotensi 118 kali lebih tinggi daripada yang tidak terkena. Diperkirakan, hal ini terjadi akibat seks anal yang menyebabkan penyakit menular seksual menyerang jaringan imun tubuh lewat cairan seksual yang keluar langsung di dalam tubuh.

3. HIV dan hepatitis C

WHO menyatakan bahwa 170 juta orang telah didiagnosis terkena hepatitis C di abad ke 19 yang lalu, dan menjadikannya sebagai epidemi pada skala yang lebih besar daripada HIV. Selain itu, hepatitis C adalah infeksi yang tidak dapat disembuhkan. Penyakit ini memiliki banyak efek samping yang membahayakan jiwa, seperti gagal hati, sirosis, dan kanker. Hepatitis juga akan membuat sistem kekebalan tubuh susah melawan virus dan infeksi, sehingga Anda akan lebih mudah terinfeksi HIV.

Kalkulator Masa Subur

Ingin Cepat Hamil? Cari tahu waktu terbaik untuk bercinta dengan suami lewat kalkulator berikut.

Kapan Ya?
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Ragam Obat Kuat Pria di Apotek, Apakah Bisa Bikin Tahan Lama di Ranjang?

Obat kuat sering dijadikan solusi untuk menunjang stamina pria di ranjang. Tapi apakah obat ini efektif? Adakah efek samping yang berbahaya?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Rizki Pratiwi
Kesehatan Seksual, Tips Seks 27 Januari 2021 . Waktu baca 9 menit

11 Pilihan Obat Kuat Alami yang Bikin Pria Lebih Tahan Lama di Ranjang

Waswas akan efek samping obat kuat seperti viagra? Cobalah konsumsi obat kuat dari tanaman herbal dan makanan sehat ini sebagai gantinya.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Kesehatan Seksual, Tips Seks 27 Januari 2021 . Waktu baca 9 menit

Apakah Bisa Hamil Jika Kita Menelan Sperma?

Saat oral seks, tidak jarang wanita kelepasan menelan sperma dari penis pria. Tapi amankah jika wanita menelan sperma? Temukan jawabannya di sini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Kesehatan Seksual, Tips Seks 27 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit

Benarkah Radiasi dari Wi-Fi Bisa Memicu Kanker Anak?

Perdebatan para ahli soal bahaya radiasi wi-fi tentu meresahkan, apalagi jika Anda dan anak setiap hari mengakses wi-fi. Jadi, amankah wi-fi bagi keluarga?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Kanker, Penyakit Kanker Lainnya 27 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

Mengobati Panas Dalam Dengan Obat Alami dan Medis

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 28 Januari 2021 . Waktu baca 12 menit
anatomi tubuh manusia

Anatomi Tubuh Manusia: Mengenal Sistem-Sistem Organ Manusia

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Dipublikasikan tanggal: 28 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit
gatal setelah mandi

Gatal Setelah Mandi? Beberapa Hal Ini Bisa Jadi Penyebabnya

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Dipublikasikan tanggal: 28 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit
jenis buah sehat

Jenis Buah-buahan yang Paling Sehat, Menurut Kebutuhan Anda

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 28 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit