home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

6 Hal yang Wajib Anda Tanyakan ke Dokter Sebelum Operasi Plastik

6 Hal yang Wajib Anda Tanyakan ke Dokter Sebelum Operasi Plastik

Sebelum operasi plastik, ada banyak hal yang perlu dipertimbangkan. Anda disarankan utnuk mengetahui informasi sebanyak-banyaknya mengenai prosedur operasi, hal apa saja yang harus dipersiapkan, dan berbagai risiko yang mungkin terjadi dari yang ringan hingga serius. Anda tidak bisa menebak-nebak atau sekadar cari tahu di dunia maya. Sebaiknya langsung temui dokter dan konsultasi dulu untuk menjawab hal-hal yang ingin Anda ketahui.

Ada beberapa hal yang wajib dan penting untuk diketahui dari dokter. Nah, inilah daftar pertanyaan utama yang harus Anda pastikan kepada dokter ahli sebelum mengambil keputusan operasi plastik. Simak apa saja pertanyaannya di bawah ini.

Yang harus ditanyakan pada dokter sebelum operasi plastik

1. Rekam jejak pengalaman dokter

Sebelum operasi plastik, ada baiknya Anda memilah dokter yang paling unggul dalam bidangnya. Pertama, Anda bisa menanyakan sertifikat bedah plastik yang ia punya. Lalu, pada dasarnya Anda harus mengetahui dahulu operasi apa dan ahli bedah apa yang dibutuhkan.

Misalnya, spesialis rekonstruksi biasanya untuk menangani kasus seperti luka bakar, luka akibat kecelakaan, cacat bawaan, atau cacat lahir. Sedangkan bedah kosmetik biasanya untuk jenis operasi estetika.

Sedangkan reputasi dan sertifikat dokter wajib diketahui guna menghindari Anda menjadi korban malpraktik. Jangan lupa juga tanyakan berapa banyak operasi yang telah dokter tersebut tangani. Hal ini berguna untuk meyakinkan Anda bahwa dokter tersebut ahli dan sudah terpercaya di bidangnya.

2. Di mana dan bagaimana prosedur operasi dilakukan

Umumnya ada beberapa prosedur operasi yang dilakukan. Selain itu, Anda mungkin diperbolehkan untuk rawat jalan setelah operasi. Bisa juga Anda harus rawat inap sepenuhnya di rumah sakit. Biasanya dokter akan mempertimbangkan beberapa faktor seperti usia, kesehatan, dan jarak rumah Anda dengan tempat operasi.

Namun, untuk perawatan di rumah sakit secara keseluruhan biasanya akan membutuhkan biaya yang lebih besar daripada rawat jalan. Nah, hal inilah yang harus diperhatikan. Jangan lupa untuk memikirkan faktor risiko kesehatan saat dan sesudah melakukan operasi.

3. Ketahui jenis bius apa yang akan digunakan oleh dokter

Pada tahap konsultasi ini, penting bagi Anda untuk menanyakan jenis anestesi apa yang akan digunakan saat operasi nanti. Berikut merupakan contoh bius yang akan dijelaskan sebelum operasi plastik dilakukan.

  • Bius umum. Dilakukan guna menekan sistem saraf pusat yang membuat Anda tidak sadar selama operasi berlangsung. Bius ini umumnya disuntikkan ke tubuh, atau lewat gas yang dimasukkan dalam saluran pernapasan.
  • Bius regional. Bius ini disuntikkan di sekitar saraf pusat untuk menghilangkan rasa di area tubuh tertentu. Sedangkan di bagian tubuh lainnya Anda akan tetap sadar. Masih terbagi dua jenis lagi pada bius jenis ini, yaitu bius spinal yang disuntik ke tulang belakang pasien dan bius epidural.
  • Bius lokal. Disuntik ke bagian tubuh tertentu. Fungsinya untuk menghilangkan sensasi pada bagian yang ingin dibedah. Umumnya, pasien akan tetap tersadar setelah dibius dengan bius lokal.

4. Seberapa besar risiko dari operasi yang akan Anda jalani?

Setiap operasi pastinya memiliki risiko tersendiri. Sebelum operasi plastik, ada baiknya Anda menanyakan pada dokter risiko apa saja yang mungkin terjadi. Risiko dari operasi yang serius, biasanya berkaitan dengan adanya kehilangan darah, infeksi, atau reaksi yang berlebihan terhadap bius umum. Meski jarang terjadi, akibatnya bisa mengacu pada kematian.

Ada beberapa jenis prosedur yang lebih bahaya daripada yang lain, walaupun kemajuan terbaru terus membuat komplikasi semakin kecil kemungkinannya. Karena operasi plastik adalah pilihan, ahli bedah biasanya akan menolak untuk membedah pasien mana pun yang merasa risikonya terlalu besar. Karena itu, komplikasi serius dengan operasi plastik sebenarnya tergolong langka.

Anda juga bisa menanyakan ada berapa komplikasi serius terkait operasi plastik yang akan Anda jalani, meskipun sebenarnya hal ini dilarang. Namun, dokter bedah Anda harus bersedia memberikan informasi ini sehingga Anda merasa nyaman untuk membuat pilihan paling tepat untuk kesehatan dan keselamatan Anda sendiri.

5. Lihat foto before-after pasien lain yang pernah dioperasi oleh dokter Anda

Biasanya, dokter yang profesional akan menunjukkan foto “sebelum-sesudah” pasien yang mereka tangani untuk materi promosi mereka, atau bisa juga sebagai gambar ilustrasi.

Minta dokter Anda menunjukan hasil dari pasien yang telah ia tangani. Umumnya, foto-foto ini pengunaannya hanya diizinkan untuk ahli bedah yang telah menyelesaikan pelatihan persyaratan pemegang sertifikasi operasi plastik tertentu.

6. Berapa rincian total biayanya?

Setelah Anda mantap dan yakin memilih dokter bedah yang diinginkan, sekarang waktunya Anda mengetahui biaya operasi plastik yang akan dilakukan. Pasalnya, beberapa orang tidak menyadari bahwa nantinya ada lebih banyak biaya lagi selain biaya inti.

Contohnya, ada biaya bius, biaya ruang operasi, biaya laboratorium, dan sejumlah biaya lain yang dapat memengaruhi anggaran. Mintalah rincian tertulis beserta total biaya operasinya, pastikan juga kalau operasi ini mencakup asuransi kesehatan yang Anda miliki.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Question to ask before have cosmestic surgery http://www.health.com/health/gallery/0,,20528435,00.html#what-are-your-qualifications–0 Diakses pada 21 Agustus 2017.

Questions to ask your plastic surgeon https://www.verywell.com/questions-to-ask-your-plastic-surgeon-2710061 Diakses pada 21 Agustus 2017.

Questions for cosmestic surgery consult http://www.americanboardcosmeticsurgery.org/5-essential-questions-for-cosmetic-surgery-consult/ Diakses pada 21 Agustus 2017.

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Novita Joseph Diperbarui 06/09/2017
Ditinjau secara medis oleh dr Tania Savitri
x