Filler atau Botox, Mana yang Lebih Baik?

Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 20 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Suntik filler atau botox untuk mengencangkan kulit dan membuat wajah terlihat lebih awet muda kini menjadi salah satu perawatan kecantikan yang cukup laris. Jika dulu suntik filler atau botox identik digunakan oleh perempuan berusia 40 tahun ke atas, namun lain halnya dengan saat ini. Banyak perempuan muda juga menggunakan perawatan kecantikan satu ini. 

Mengenal suntik filler & botox 

Suntik filler dan botox merupakan perawatan kecantikan yang tidak melibatkan operasi apapun. Oleh karena itu, jenis perawatan ini banyak diminati kaum hawa untuk mengatasi penuaan tanpa melalui operasi yang menyakitkan.

Meski sama-sama melalui suntikan, kedua prosedur ini sangat berbeda. Kamu wajib berkenalan terlebih dulu dengan kedua tindakan tersebut agar tidak salah dalam memilih prosedur yang sesuai dengan kebutuhan kulit kamu. 

Pada dasarnya tindakan untuk perawatan kecantikan seperti botox dan filler dilakukan berdasarkan kebutuhan dari si pasien. Namun kadangkala pasien sendiri kurang memahami apa yang dibutuhkan kulitnya. Jadi, diperlukan adanya observasi dan konsultasi dengan dokter sebelum dilakukan tindakan.

Suntik botox adalah perawatan kulit yang diandalkan untuk mengatasi kerutan. Biasanya, kerutan muncul akibat ekspresi wajah sehari-hari, mulai dari senyum, jidat yang mengerenyit, hingga menangis. Selain untuk mengatasi kerutan, suntik botox juga digunakan untuk terapi hiperhidrosis, pengobatan kedutan, menghilangkan bekas luka dan strechmark. 

Sementara, filler atau yang sering disebut dengan dermal filler bertujuan untuk mengisi jaringan lunak yang ada di bawah permukaan kulit untuk menambah volume pada bagian wajah tertentu. Biasanya digunakan untuk menambah volume pada pipi, bibir, dan sekitar mulut yang menipis akibat penuaan.

Botox menggunakan protein dari bakteri clostridium botolinum yang akan disuntikkan ke dalam kulit. Sedangkan filler memakai hyaluronic acid yang memang sudah ada di dalam tubuh. Tetapi dokter mungkin akan menyarankan memakai bahan lain seperti kalsium hidroksupalatit (radiesse), asam polilaktik, polyalkylimide, dan polymethyl-methacrylate microspheres (PMMA). Pemilihan bahan tersebut tentunya setelah dikonsultasikan dan disesuaikan terlebih dulu dengan kebutuhan kulit pasien.

Tindakan botox dan filler termasuk jenis perawatan estetika yang tergolong aman. Bahkan bisa dilakukan  pada remaja berusia 17 tahun dengan pertimbangan psikologis. Selama dokter yang mengerjakan memiliki kemampuan yang bagus secara teknis.

Kalkulator BMI

Benarkah berat badan Anda sudah ideal?

Ayo Cari Tahu!
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?

Artikel dari ahli dr. Febrina Felicia Somba, Sp.KK

Filler atau Botox, Mana yang Lebih Baik?

Suntik filler atau botox kini tak hanya identik bagi wanita berusia 40 tahun ke atas. Tapi bagaimana tips menentukan pilihan antara filler atau botox?

Ditulis oleh: dr. Febrina Felicia Somba, Sp.KK
filler atau botox

Yang juga perlu Anda baca

Benarkah Memakai Deodoran Setiap Hari Bisa Menyebabkan Pria Impoten?

Kebanyakan orang pakai deodoran sebelum beraktivitas Sayangnya, ada banyak rumor tentang bahaya deodoran yang beredar. Apa saja?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Kesehatan Pria, Impotensi 1 Maret 2021 . Waktu baca 4 menit

8 Olahraga yang Bisa Dilakukan di Tempat Tidur

Janganlah berpikir bahwa Anda tidak memiliki waktu untuk berolahraga, karena kini Anda dapat melakukan olahraga di tempat tidur.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Adinda Rudystina
Olahraga Lainnya, Kebugaran 1 Maret 2021 . Waktu baca 4 menit

Jangan Remehkan Bahaya Debu Polusi! Yuk, Lindungi Diri Dengan Cara Ini

Debu polusi yang tampak kecil dan tak berbahaya bisa jadi musuh besar kesehatan Anda. Ini berbagai bahaya polusi udara dan cara mengatasinya.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Kesehatan, Informasi Kesehatan 1 Maret 2021 . Waktu baca 5 menit

Aktivitas Fisik untuk Anda yang Malas Olahraga

Malas olahraga dapat berbahaya jika kebiasaan ini tidak diubah. Untuk mengakalinya, kegiatan sehari-hari ini dapat menjadi alternatif, lho.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Olahraga Lainnya, Kebugaran 1 Maret 2021 . Waktu baca 4 menit



Direkomendasikan untuk Anda

nyeri pinggang saat seks

Kenapa Saya Tiba-tiba Sakit Pinggang Saat Bercinta? (Plus Cara Mengatasinya)

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Dipublikasikan tanggal: 1 Maret 2021 . Waktu baca 3 menit
kutu bulu mata

Sering Tidak Disadari, Bulu Mata Juga Bisa Kutuan! Apa Gejalanya?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Elita Mulyadi
Dipublikasikan tanggal: 1 Maret 2021 . Waktu baca 3 menit
penyebab kondom sobek

8 Kesalahan yang Tanpa Disadari Bisa Bikin Kondom Sobek

Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 1 Maret 2021 . Waktu baca 5 menit
cara membasakan diri jalan kaki agar tubuh bugar

6 Trik Sederhana Agar Terbiasa Jalan Kaki Demi Tubuh yang Bugar

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 1 Maret 2021 . Waktu baca 5 menit